Akun Instagram Cristiano Ronaldo tampaknya memberikan "suka" pada sebuah postingan media sosial yang kontroversial yang menuduh adanya korupsi di FIFA dan mengklaim bahwa para pejabat berusaha menyerahkan gelar Piala Dunia 2026 kepada Lionel Messi. Interaksi yang viral tersebut mencuat sebelum kekalahan Argentina di final melawan Spanyol, setelah turnamen yang diwarnai oleh berbagai kontroversi terkait keputusan wasit.
Enzo Fernandez menyampaikan pesan kepada para pendukung Argentina setelah kekalahan mereka di final Piala Dunia melawan Spanyol, di mana ia diusir wasit pada menit-menit akhir pertandingan yang penuh drama tersebut. Gelandang Chelsea itu meninjau kembali perjalanan timnya, sementara FIFA juga membuka penyelidikan terkait kejadian-kejadian kacau yang terjadi setelah peluit akhir dibunyikan.
Unai Simon meraih penghargaan Sarung Tangan Emas di Piala Dunia 2026 setelah mencatatkan tujuh clean sheet dalam delapan penampilannya — sebuah prestasi yang benar-benar bersejarah, namun sulit untuk mengatakan bahwa kiper tersebut memainkan peran yang sangat penting dalam kesuksesan Spanyol karena ia nyaris tidak melakukan apa-apa.
Dan begitu saja, semuanya telah berakhir. Setelah lima setengah minggu penuh aksi yang mendebarkan, Piala Dunia 2026 mulai terlihat di kaca spion; turnamen internasional terbesar dalam sejarah sepak bola ini meninggalkan kenangan yang tak terlupakan, sementara juara Spanyol terus merayakan kemenangan mereka.
Spanyol merayakan kemenangan mereka di Piala Dunia dengan parade bus terbuka yang meriah melintasi Madrid, di mana Lamine Yamal menghibur para pendukung dengan menyanyikan lagu-lagu Bad Bunny bersama rekan-rekan setimnya. Ferran Torres juga menarik perhatian dengan topi yang terinspirasi dari Donald Trump, sebelum perayaan tersebut berubah menjadi momen yang mengharukan selama upacara tim di Alun-Alun Cibeles.
Inaki Williams menjadi yang terdepan dalam menyampaikan ucapan selamat kepada adiknya, Nico, menyusul kemenangan bersejarah Spanyol di final Piala Dunia melawan Argentina. Penyerang Athletic Club itu menggunakan media sosial untuk mengungkapkan rasa bangga yang luar biasa atas prestasi adiknya di panggung terbesar dunia.
Legenda sepak bola Jerman, Lothar Matthäus, melontarkan kritik pedas terhadap perilaku tim Argentina setelah kekalahan mereka di final Piala Dunia melawan Spanyol. Mantan peraih Ballon d'Or itu mengecam Albiceleste atas kurangnya sportivitas dan pendekatan taktis mereka selama turnamen bergengsi tersebut.