Cristian Romero memicu perdebatan sengit di dunia maya menyusul insiden kontroversial yang terjadi saat upacara penyerahan medali pasca-pertandingan di New York. Bek tengah asal Argentina itu tampak sama sekali mengabaikan Presiden AS Donald Trump saat menerima medali runner-up, yang menjadi puncak dari malam yang sangat tidak nyaman bagi pemimpin Amerika tersebut di MetLife Stadium.
Dominasi Spanyol tidak hanya terbatas pada trofi Piala Dunia, dengan Rodri menjadi bintang utama di antara para pemenang penghargaan resmi turnamen tersebut. Kylian Mbappe dari Prancis membawa pulang Sepatu Emas setelah mencetak 10 gol, sementara Unai Simon dan Pau Cubarsi meraih penghargaan individu, di tengah kehadiran hampir 6,9 juta penonton yang menyaksikan kompetisi yang diperluas ini—yang mencakup 104 pertandingan—di seluruh Amerika Utara.
Lionel Messi menuai kritik setelah tampak mendesak wasit untuk mengusir Marc Cucurella dari lapangan selama final Piala Dunia. Reaksi kapten timnas Argentina itu terjadi setelah Enzo Fernandez diusir dari lapangan, dan mantan pemain timnas Inggris Lee Dixon menyebut perilaku pemenang Ballon d'Or delapan kali itu sebagai "konyol" selama pertandingan yang penuh drama tersebut.
Nicolas Otamendi menyasar mantan rekan setimnya di klub, Rodri, setelah akhir yang kacau dari ajang bergengsi di New York tersebut. Bek tengah asal Argentina itu merasa tim Spanyol secara sengaja memberikan tekanan kepada para wasit selama masa persiapan, dan mengisyaratkan bahwa keluhan-keluhan tersebut secara langsung berkontribusi pada kekalahan memilukan mereka di babak perpanjangan waktu.
Luis de la Fuente memuji penampilan tim Spanyol yang "luar biasa" setelah kemenangan mereka di final Piala Dunia 2026 atas Argentina, sambil menegaskan bahwa disiplin tim adalah kunci kemenangan. Pelatih kepala Spanyol itu juga mengungkapkan bagaimana timnya membatasi pengaruh Lionel Messi dan memuji dedikasi para pemainnya yang berhasil membawa pulang trofi paling bergengsi dalam dunia sepak bola.
Pahlawan perpanjangan waktu Spanyol, Ferran Torres, telah merefleksikan kontribusinya yang bersejarah setelah mengantarkan negaranya meraih kejayaan dunia dalam pertandingan yang menegangkan di Amerika Utara. Penyerang tersebut meyakini bahwa kemenangan dramatis mereka sudah ditakdirkan, memuji ketangguhan rekan-rekan setimnya dalam menghadapi lawan-lawan tangguh sebelum mengakui kekuatan ilahi yang menuntun mereka menuju kemenangan akhir.
IShowSpeed tertangkap kamera ikut terharu di tribun MetLife Stadium usai melihat Lionel Messi berlinang air mata. Spanyol menang 1-0 atas Argentina lewat gol Ferran Torres di final Piala Dunia 2026. Reaksi streamer fans berat Cristiano Ronaldo ini jadi sorotan dunia.
Mantan gelandang Jerman, Toni Kroos, memberikan tanggapan blak-blakan di media sosial terkait penampilan Argentina yang tak berdaya setelah kekalahan mereka di ajang puncak tersebut. Pemain tengah legendaris itu jelas menikmati hasil pertandingan di Amerika Utara tersebut, sambil secara halus mengejek masalah disiplin tim asal Amerika Selatan itu serta pendekatan taktis mereka yang sepenuhnya negatif.
Rodri mengukir puncak kesuksesan Spanyol di Piala Dunia dengan meraih Bola Emas setelah kemenangan mereka di final atas Argentina di MetLife Stadium. La Roja juga meraih penghargaan Sarung Tangan Emas dan Pemain Muda Terbaik melalui Unai Simon dan Pau Cubarsi, sementara Kylian Mbappé menjadi pencetak gol terbanyak turnamen tersebut dan meraih Sepatu Emas.
EAST RUTHERFORD, N.J. -- Lionel Scaloni meneteskan air mata dan meninggalkan konferensi pers pasca-pertandingan lebih awal setelah mengungkapkan pemikirannya saat ini mengenai kembalinya ia sebagai pelatih Argentina. Pria berusia 48 tahun itu mengungkapkan bahwa ia akan segera berbicara dengan Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina, Claudio 'Chiqui' Tapia, mengenai masa depannya, namun ia mengakui bahwa tekanan untuk mencapai tingkat kesuksesan seperti sebelumnya mungkin sulit untuk dihadapi.
Upaya Argentina mempertahankan gelar juara Piala Dunia berakhir dengan cara yang kacau balau setelah Leandro Paredes diusir dari lapangan karena perannya dalam perkelahian massal pasca kekalahan mereka di final melawan Spanyol. Enzo Fernandez sebelumnya sudah diusir sebelum peluit akhir dibunyikan, sementara insiden kekerasan pasca pertandingan itu membayangi kemenangan bersejarah Spanyol dan menuai kritik tajam dari para pakar.
Pers internasional telah memberikan penilaian yang tegas terkait final Piala Dunia antara Spanyol dan Argentina. Terutama surat kabar-surat kabar Inggris yang melunasi dendam lama mereka terhadap Albiceleste.
Lionel Messi berusaha memancing kartu merah bagi pemain Spanyol Marc Cucurella saat Argentina kalah di final Piala Dunia — dan karena itu ia mendapat kritik tajam.