Rodri mengukir puncak kesuksesan Spanyol di Piala Dunia dengan meraih Bola Emas setelah kemenangan mereka di final atas Argentina di MetLife Stadium. La Roja juga meraih penghargaan Sarung Tangan Emas dan Pemain Muda Terbaik melalui Unai Simon dan Pau Cubarsi, sementara Kylian Mbappé menjadi pencetak gol terbanyak turnamen tersebut dan meraih Sepatu Emas.
EAST RUTHERFORD, N.J. -- Lionel Scaloni meneteskan air mata dan meninggalkan konferensi pers pasca-pertandingan lebih awal setelah mengungkapkan pemikirannya saat ini mengenai kembalinya ia sebagai pelatih Argentina. Pria berusia 48 tahun itu mengungkapkan bahwa ia akan segera berbicara dengan Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina, Claudio 'Chiqui' Tapia, mengenai masa depannya, namun ia mengakui bahwa tekanan untuk mencapai tingkat kesuksesan seperti sebelumnya mungkin sulit untuk dihadapi.
Upaya Argentina mempertahankan gelar juara Piala Dunia berakhir dengan cara yang kacau balau setelah Leandro Paredes diusir dari lapangan karena perannya dalam perkelahian massal pasca kekalahan mereka di final melawan Spanyol. Enzo Fernandez sebelumnya sudah diusir sebelum peluit akhir dibunyikan, sementara insiden kekerasan pasca pertandingan itu membayangi kemenangan bersejarah Spanyol dan menuai kritik tajam dari para pakar.
Pers internasional telah memberikan penilaian yang tegas terkait final Piala Dunia antara Spanyol dan Argentina. Terutama surat kabar-surat kabar Inggris yang melunasi dendam lama mereka terhadap Albiceleste.
Lionel Messi berusaha memancing kartu merah bagi pemain Spanyol Marc Cucurella saat Argentina kalah di final Piala Dunia — dan karena itu ia mendapat kritik tajam.
Pertandingan final Piala Dunia yang berlangsung sengit antara Spanyol dan Argentina berubah menjadi ricuh begitu peluit akhir dibunyikan dan memastikan La Roja sebagai juara. Beberapa pemain La Albiceleste mencoba berkonfrontasi dengan para pemain juara di lapangan. Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, terpaksa bertindak sebagai penengah saat ia memisahkan beberapa insiden bentrokan di lapangan.
Seiring berjalannya waktu dan bayangan-bayangan terus menyelimuti lapangan di New Jersey, Argentina terus menunggu. Pasti, saat itu akan tiba, bukan? Kan selalu begitu? Dalam dua Piala Dunia terakhir, selalu ada momen ajaib dari Lionel Messi, dan momen itu seolah-olah selalu datang saat Argentina paling membutuhkannya.
Dalam pertandingan final Piala Dunia yang sangat timpang, Spanyol terus-menerus berhadapan dengan tim Argentina yang bermain aman. Keputusan akhir pun ditentukan oleh seorang pemain pengganti saat menghadapi tim Amerika Selatan yang kekurangan pemain.