Piala Dunia 2026 telah berakhir, dengan Spanyol keluar sebagai juara setelah berhasil merebut gelar juara dunia sekali lagi. Turnamen yang tak terlupakan di Amerika Utara ini menampilkan para bintang top dari seluruh penjuru dunia yang menjadi sorotan utama. Lionel Messi, Kylian Mbappé, dan Jude Bellingham sama-sama memukau penonton, namun Rodri yang akhirnya dinobatkan sebagai pemain terbaik.
Mantan kapten timnas Inggris, Wayne Rooney, memberikan kritik pedas terhadap pertunjukan paruh waktu final Piala Dunia yang pertama kali digelar, sambil mengakui bahwa ia tak sabar menunggu musiknya berhenti. Legenda Manchester United itu sama sekali tidak terkesan dengan pertunjukan yang dipenuhi bintang-bintang di MetLife Stadium, yang menampilkan ikon-ikon dunia seperti Madonna, Shakira, dan Justin Bieber.
Mantan bintang Argentina, Angel Di Maria, segera menghubungi rekan-rekan senegaranya untuk memberikan dukungan setelah tim asuhan Lionel Scaloni mengalami kekalahan yang menyakitkan di babak perpanjangan waktu. Melalui unggahan di media sosial, pemain sayap legendaris itu dengan tegas membela warisan luar biasa tim tersebut dan menegaskan bahwa satu pertandingan saja tidak akan pernah meredupkan status mereka sebagai ikon bangsa.
Piala Dunia 2026 telah usai, begitu pula perebutan Sepatu Emas yang bergengsi—penghargaan yang diberikan kepada pencetak gol terbanyak turnamen tersebut. Seiring berakhirnya turnamen yang diperluas menjadi 48 negara ini, setelah sebulan penuh aksi seru di Amerika Utara, bintang mana yang berhasil membawa pulang penghargaan bergengsi tersebut? Di sini, GOAL merangkum para pemain paling produktif di turnamen ini.
Perayaan Spanyol atas kemenangan di Piala Dunia menghasilkan salah satu momen paling ikonik dalam turnamen tersebut, saat Lamine Yamal memeluk Lionel Messi yang tampak hancur hati setelah peluit akhir dibunyikan. Kekalahan Argentina dengan skor 1-0 membuat Albiceleste patah hati, sementara momen emosional antara legenda dan bintang masa kini sepak bola itu dengan cepat menjadi gambaran yang tak terlupakan dari malam itu.
Nico Paz telah menyampaikan pesan penuh emosi yang penuh semangat perlawanan kepada para pendukungnya menyusul kekalahan yang menyakitkan yang dialami Albiceleste di New York. Meskipun tidak turun ke lapangan selama ajang bergengsi tersebut, pemain muda ini mengungkapkan rasa bangga yang luar biasa terhadap timnya dan berfokus pada pembuktian diri di masa depan dengan berjanji akan merebut trofi tersebut di masa mendatang.
Unai Simon menggambarkan kejayaan Spanyol di Piala Dunia sebagai "kegilaan" setelah kiper Athletic Club tersebut memainkan peran kunci dalam perjalanan bersejarah La Roja menuju gelar juara. Pemain berusia 29 tahun itu dianugerahi penghargaan Sarung Tangan Emas setelah berhasil mempertahankan pertahanan yang nyaris tak tertembus, sehingga membantu negaranya merebut kembali trofi tersebut untuk pertama kalinya dalam 16 tahun.
Cristian Romero memicu perdebatan sengit di dunia maya menyusul insiden kontroversial yang terjadi saat upacara penyerahan medali pasca-pertandingan di New York. Bek tengah asal Argentina itu tampak sama sekali mengabaikan Presiden AS Donald Trump saat menerima medali runner-up, yang menjadi puncak dari malam yang sangat tidak nyaman bagi pemimpin Amerika tersebut di MetLife Stadium.
Dominasi Spanyol tidak hanya terbatas pada trofi Piala Dunia, dengan Rodri menjadi bintang utama di antara para pemenang penghargaan resmi turnamen tersebut. Kylian Mbappe dari Prancis membawa pulang Sepatu Emas setelah mencetak 10 gol, sementara Unai Simon dan Pau Cubarsi meraih penghargaan individu, di tengah kehadiran hampir 6,9 juta penonton yang menyaksikan kompetisi yang diperluas ini—yang mencakup 104 pertandingan—di seluruh Amerika Utara.
Lionel Messi menuai kritik setelah tampak mendesak wasit untuk mengusir Marc Cucurella dari lapangan selama final Piala Dunia. Reaksi kapten timnas Argentina itu terjadi setelah Enzo Fernandez diusir dari lapangan, dan mantan pemain timnas Inggris Lee Dixon menyebut perilaku pemenang Ballon d'Or delapan kali itu sebagai "konyol" selama pertandingan yang penuh drama tersebut.
Nicolas Otamendi menyasar mantan rekan setimnya di klub, Rodri, setelah akhir yang kacau dari ajang bergengsi di New York tersebut. Bek tengah asal Argentina itu merasa tim Spanyol secara sengaja memberikan tekanan kepada para wasit selama masa persiapan, dan mengisyaratkan bahwa keluhan-keluhan tersebut secara langsung berkontribusi pada kekalahan memilukan mereka di babak perpanjangan waktu.
Luis de la Fuente memuji penampilan tim Spanyol yang "luar biasa" setelah kemenangan mereka di final Piala Dunia 2026 atas Argentina, sambil menegaskan bahwa disiplin tim adalah kunci kemenangan. Pelatih kepala Spanyol itu juga mengungkapkan bagaimana timnya membatasi pengaruh Lionel Messi dan memuji dedikasi para pemainnya yang berhasil membawa pulang trofi paling bergengsi dalam dunia sepak bola.
Pahlawan perpanjangan waktu Spanyol, Ferran Torres, telah merefleksikan kontribusinya yang bersejarah setelah mengantarkan negaranya meraih kejayaan dunia dalam pertandingan yang menegangkan di Amerika Utara. Penyerang tersebut meyakini bahwa kemenangan dramatis mereka sudah ditakdirkan, memuji ketangguhan rekan-rekan setimnya dalam menghadapi lawan-lawan tangguh sebelum mengakui kekuatan ilahi yang menuntun mereka menuju kemenangan akhir.
IShowSpeed tertangkap kamera ikut terharu di tribun MetLife Stadium usai melihat Lionel Messi berlinang air mata. Spanyol menang 1-0 atas Argentina lewat gol Ferran Torres di final Piala Dunia 2026. Reaksi streamer fans berat Cristiano Ronaldo ini jadi sorotan dunia.
Mantan gelandang Jerman, Toni Kroos, memberikan tanggapan blak-blakan di media sosial terkait penampilan Argentina yang tak berdaya setelah kekalahan mereka di ajang puncak tersebut. Pemain tengah legendaris itu jelas menikmati hasil pertandingan di Amerika Utara tersebut, sambil secara halus mengejek masalah disiplin tim asal Amerika Selatan itu serta pendekatan taktis mereka yang sepenuhnya negatif.