England

Berita England

Lautaro Martinez Argentina

Martinez tak kuasa menahan air mata saat siaran langsung TV setelah Argentina lolos ke final Piala Dunia

Lautaro Martinez tak mampu menahan emosinya di lapangan setelah membawa Argentina melaju ke final Piala Dunia 2026 berkat gol penentu kemenangan yang dramatis melawan Inggris. Kapten Inter itu meneteskan air mata saat wawancara televisi pasca-pertandingan di Atlanta, mengenang perjalanan yang telah membawanya dari awal yang sederhana hingga berada di ambang gelar juara dunia keduanya.

FBL-WC-2026-PRESSER-ENG

Tuchel '100%' berkomitmen untuk memimpin Inggris menuju Euro 2028

Thomas Tuchel telah menegaskan komitmen penuhnya terhadap jabatan pelatih timnas Inggris meskipun mengalami kekecewaan yang mendalam akibat tersingkir di babak semifinal Piala Dunia. Pelatih asal Jerman itu menegaskan bahwa dirinya adalah orang yang tepat untuk memimpin The Three Lions menuju Euro 2028 yang akan digelar di kandang sendiri, dan telah mengidentifikasi sebuah "masalah besar" yang harus diselesaikan agar akhirnya dapat mengakhiri puasa gelar negara tersebut.

England v Argentina: Semi Final - FIFA World Cup 2026

Tuchel dibela terkait kekalahan telak Argentina oleh mantan bintang timnas Inggris

Mantan pemain timnas Inggris, Andros Townsend, dengan tegas membela manajer Thomas Tuchel setelah kekalahan menyakitkan 2-1 yang dialami Three Lions di semifinal Piala Dunia melawan Argentina. Townsend menepis kritik luas terkait perubahan taktik defensif yang dilakukan Tuchel, dengan berargumen bahwa penyesuaian taktis tersebut merupakan manuver yang "cerdas", namun pada akhirnya gagal karena kinerja para pemain di lapangan.

FBL-WC-2026-MATCH102-ENG-ARG

Scaloni: Argentina bermain seolah-olah mereka masih berusia tujuh tahun!

Lionel Scaloni tak bisa menyembunyikan rasa bangganya setelah menyaksikan Argentina meraih kemenangan comeback yang luar biasa atas Inggris dan memastikan tempat mereka di final Piala Dunia 2026. Pelatih Albiceleste itu memuji pendekatan psikologis unik para pemainnya, dengan menyatakan bahwa mereka bermain dengan kebebasan layaknya anak-anak meskipun berada di bawah tekanan besar di panggung dunia.