Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Zaki

Muhammad Zaki

Jurnalis GOAL IDMeliput sepakbola sejak pertengahan 2021, Zaki memulai kariernya di GOAL Indonesia dengan fokus pada liputan kompetisi Eropa. Dari sana, perjalanannya mengalir ke berbagai lapis ruang redaksi: dari menulis berita harian dengan ritme cepat, menyusun analisis taktik yang rinci, hingga merangkai feature panjang tentang kisah-kisah para legenda, mereka yang mulai dilupakan sepakbola, hingga permata-permata tersembunyi yang sudah menanti untuk ditemukan dunia. Empat tahun lebih berkecimpung membuatnya terbiasa membaca detail kecil di balik sebuah pertandingan, lalu mengubahnya menjadi cerita yang bisa dinikmati pembaca.

Kecintaannya pada sepakbola berakar dari Chelsea, tepatnya ketika ia terpesona oleh sosok Gianfranco Zola—bukan hanya karena magis di kakinya, tapi juga karena nama sang legenda yang menurutnya begitu renyah di telinga. Beberapa tahun kemudian, Piala Dunia 2002 memperkenalkannya pada Oliver Kahn, penjaga gawang yang menjadi jatuh cinta kedua Zaki pada sepakbola, sekalipun Jerman pulang dengan tangan kosong kala itu.

Momen paling membekas bagi Zaki terjadi jauh lebih dekat di mata: berdiri di tribun selatan Maguwoharjo, menjadi saksi ketika PSS Sleman mengangkat trofi Divisi Utama 2013. Euforia kemenangan itu berubah getir karena dualisme membuat Si Elang Jawa gagal promosi.

Bidang keahlian Zaki di GOAL Indonesia di antaranya:

  • Analisis taktik sepakbola Eropa, termasuk Premier League dan Liga Champions
  • Pandit GOAL Indonesia untuk Chelsea FC
  • Liputan berita transfer pemain & dinamika regulasi keuangan klub
  • Editorial sepakbola internasional: biografi pemain, kisah legenda, hingga talenta muda tersembunyi
  • Penilaian rating & performa pemain dengan pendekatan analitik sekaligus naratif

XI Sepanjang Masa Zaki (4-2-3-1)

Oliver Kahn; Cafu, John Terry, Franz Beckenbauer, Paolo Maldini; Xavi Hernandez, Claude Makelele; Lionel Messi, Eric Cantona, Eden Hazard; Marco van Basten.

Artikel oleh Muhammad Zaki
  1. Henderson incar kembali membela Inggris setelah pindah ke Chelsea

    Jordan Henderson belum berniat pensiun dari tim nasional. Ia menegaskan bahwa kepindahannya ke Chelsea baru-baru ini memberinya kesempatan ideal untuk membuktikan bahwa mereka yang meragukannya salah. Gelandang berusia 36 tahun itu, yang baru-baru ini tidak dipilih untuk Nations League, yakin penampilannya di Stamford Bridge bisa membuatnya kembali masuk dalam rencana Thomas Tuchel.

  2. Nwaneri, pemain pinjaman Arsenal, keliru diganjar kartu merah setelah baru 18 detik

    Wonderkid Arsenal Ethan Nwaneri mengalami salah satu momen paling aneh musim Bundesliga saat Borussia Dortmund bermain imbang tanpa gol melawan Union Berlin baru-baru ini. Gelandang remaja yang tengah dipinjamkan ke Jerman itu tampak harus meninggalkan lapangan lebih awal, bahkan sebelum pertandingan benar-benar menemukan ritmenya, setelah wasit Daniel Schlager keliru menunjukkan kartu merah kepadanya.

  3. Maguire pertanyakan keberanian Manchester United setelah imbang melawan Leeds

    Harry Maguire melontarkan penilaian pedas soal ruang ganti Manchester United. Ia menyebut rekan-rekan setimnya tidak memiliki “keberanian” yang dibutuhkan untuk mengalahkan Leeds United. Manchester United harus puas dengan hasil imbang 1-1 yang mengecewakan di Elland Road, sehingga tetap terpuruk di paruh bawah klasemen Liga Primer Inggris. Bek tengah itu juga mengungkap reaksi internal terhadap kritik Lisandro Martinez baru-baru ini kepada jajaran petinggi klub.

  4. Takut kamera! Bintang-bintang Manchester United khawatir dokumenter Amazon menjadi penyebab performa buruk mereka

    Keputusan Manchester United mengizinkan kamera masuk ke Old Trafford dilaporkan mulai menjadi bumerang, seiring para pemain dan staf menyuarakan kekhawatiran atas kehadiran kru dokumenter All or Nothing milik Amazon Prime. Meski klub berpeluang meraup keuntungan finansial besar, ketegangan yang timbul akibat pengambilan gambar terus-menerus disebut sebagai salah satu faktor di balik awal musim mereka yang buruk.

  5. Olmo memperingatkan Real dan PSG setelah mengakhiri puasa gol

    Dani Olmo melontarkan peringatan penuh percaya diri kepada Paris Saint-Germain dan Real Madrid setelah akhirnya kembali menemukan ketajamannya dalam mencetak gol. Pemain internasional Spanyol itu mencetak gol saat Barcelona melibas Real Betis 5-2, memperpanjang rentetan hasil sempurna mereka di kompetisi domestik tepat menjelang pekan yang akan menentukan musim mereka.

  6. Richarlison kembali menyindir pelatih Tottenham Hotspur De Zerbi secara terbuka setelah Ferguson turun tangan

    Richarlison menggunakan media sosial untuk kembali menyulut perseteruan terbuka dengan pelatih kepala Tottenham, Roberto De Zerbi, setelah tersingkir dari skuad tim utama. Pemain timnas Brasil itu, yang tidak masuk dalam daftar skuad klub untuk Liga Primer Inggris, tampaknya telah mencapai batas kesabarannya terkait posisinya saat ini di London utara.

  7. Arteta jagokan Havertz jadi striker pencetak 30 gol di tengah kesulitan Gyokeres

    Mikel Arteta memberikan dukungan penuh kepada Kai Havertz. Ia menegaskan bahwa pemain timnas Jerman itu memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk menjadi penyerang yang mampu mencetak 30 gol per musim bagi Arsenal. Pelatih Arsenal tersebut memuji kecerdasan Havertz yang unik di lapangan, sementara sang penyerang terus dipercaya menjadi ujung tombak ketimbang Viktor Gyokeres yang tengah kesulitan.

  1. Kiper Chelsea Martinez mengirim pesan dari ranjang rumah sakit setelah benturan kepala yang mengerikan

    Kiper Chelsea Emiliano Martinez memberikan kabar positif kepada para pendukung setelah menjalani operasi akibat cedera rahang yang dialaminya dalam pertandingan Liga Primer Inggris melawan Everton pada Sabtu. Pemain tim nasional Argentina itu terpaksa ditandu keluar lapangan setelah mengalami benturan yang mengkhawatirkan. Kini, ia telah buka suara dari ranjang rumah sakit untuk menjelaskan perkiraan waktu pemulihannya.

  2. Krisis cedera di Manchester City?! Maresca beri kabar mengkhawatirkan saat Haaland tertatih-tatih keluar lapangan

    Manchester City mempertahankan awal sempurnanya di musim Liga Primer Inggris dengan kemenangan 3-2 yang diraih lewat perjuangan keras atas Ipswich Town. Namun, kemenangan itu dibayangi sejumlah kekhawatiran terkait kebugaran pemain. Penyerang andalan Erling Haaland termasuk di antara beberapa pemain kunci yang mengalami cedera ringan, membuat para suporter cemas menjelang jadwal pertandingan yang berat.

  3. “Saya tahu saya akan pergi”: Raphinha ungkap cara Flick mencegahnya hengkang dari Barcelona

    Bintang Barcelona Raphinha mengaku telah memutuskan untuk meninggalkan klub sebelum kedatangan Hansi Flick mengubah segalanya. Winger asal Brasil itu santer dikaitkan dengan kepindahan dari Camp Nou pada musim panas 2024, tetapi pembicaraan dari hati ke hati dengan Flick, yang saat itu baru ditunjuk sebagai pelatih, meyakinkannya untuk bertahan dan memperjuangkan tempatnya di tim.

  4. 📽️ | Onana kembali mengalami mimpi buruk saat pemain pinjaman Manchester United itu kebobolan lewat sepak pojok

    Masa sulit Andre Onana selama jauh dari Old Trafford mencapai titik terendah baru pada Kamis malam setelah sang kiper melakukan kesalahan mencolok di kompetisi Eropa. Kiper asal Kamerun yang saat ini dipinjamkan ke Trabzonspor itu gagal mengantisipasi situasi bola mati yang seharusnya mudah ditangani. Insiden tersebut segera viral di berbagai platform media sosial.

  5. “Tidak ingin melakukannya”: Calafiori ungkap alasan para bintang Arsenal nyaris absen dari parade juara

    Bek Arsenal Riccardo Calafiori mengungkapkan pasang surut emosi yang dialami tim sepanjang musim 2025-26. Ia menyebut beberapa anggota skuad awalnya enggan mengikuti parade perayaan gelar Liga Primer Inggris. Pemain timnas Italia itu mengakui bahwa kekecewaan akibat kekalahan di final Liga Champions masih membayangi tim, bahkan saat mereka bersiap merayakan keberhasilan di kompetisi domestik bersama para suporter.