Romelu Lukaku dan Napoli telah mengadakan pembicaraan yang "konstruktif" untuk menyelesaikan perselisihan terkait rehabilitasi cederanya. Penyerang tersebut akan tetap tinggal di Belgia untuk melanjutkan proses pemulihannya sebelum kembali ke Italia menjelang Piala Dunia 2026.
Romelu Lukaku akhirnya akan kembali berlatih bersama Napoli setelah perselisihan yang ramai diperbincangkan dengan klub tersebut, yang mengakibatkan sang striker didenda karena absen tanpa izin. Pemain internasional Belgia itu telah absen dari skuad sejak Maret, memilih untuk menjalani rehabilitasi cedera di negaranya meskipun telah diperintahkan secara langsung untuk kembali ke Italia.
Masa depan Romelu Lukaku di Napoli kini berada di ujung tanduk, karena klub sedang mempertimbangkan untuk menangguhkannya hingga akhir musim. Striker asal Belgia itu tidak hadir dalam sesi latihan setelah jeda internasional, dan memilih untuk tetap tinggal di negaranya guna menjalani perawatan cedera. Sikap pembangkangan yang terang-terangan ini telah membuat petinggi klub geram, sehingga membuka peluang bagi tindakan disiplin yang tegas.
Pada malam hari tanggal 28 Februari di Verona, Romelu Lukaku masuk sebagai pemain pengganti di Stadio Marcantonio Bentegodi dan mencetak gol penentu kemenangan bagi Napoli atas Verona pada menit ke-96 melalui tendangan kaki kiri dari jarak dekat. Gol itu sama sekali bukan gol yang indah—kiper Lorenzo Montipo sempat menyentuh bola dengan tangannya—tetapi gol tersebut jelas merupakan salah satu gol paling penting dalam seluruh karier Lukaku.
Direktur olahraga Napoli, Giovanni Manna, telah melontarkan peringatan keras kepada Romelu Lukaku, sekaligus menegaskan bahwa striker asal Belgia itu akan menghadapi "konsekuensi" akibat keputusan kontroversial yang diambilnya selama jeda internasional. Mantan penyerang Chelsea dan Inter Milan itu memilih untuk tetap tinggal di Belgia alih-alih kembali ke Italia sesuai permintaan klub, yang memicu perselisihan terbuka yang berpotensi menggagalkan kariernya bersama klub Serie A tersebut.
Mantan bek Inter, Andrea Ranocchia, angkat bicara mengenai ketegangan yang semakin memuncak antara Romelu Lukaku dan Napoli, dengan menyebut penolakan sang striker untuk kembali ke Italia sebagai situasi yang "sungguh aneh". Di tengah pertimbangan petinggi Partenopei untuk mengambil tindakan disiplin yang tegas, mantan rekan setimnya itu menyerukan agar kondisi mental sang pemain asal Belgia ditelaah lebih dalam setelah serangkaian cedera yang dialaminya.
Napoli telah mengeluarkan pernyataan resmi yang keras setelah Romelu Lukaku tidak kembali mengikuti latihan pasca jeda internasional. Striker asal Belgia itu tetap berada di negaranya meskipun klub telah memerintahkannya untuk kembali, sehingga petinggi Partenopei mempertimbangkan untuk mengambil tindakan disiplin yang tegas.
Romelu Lukaku akhirnya angkat bicara mengenai ketegangan yang semakin memuncak antara dirinya dan Napoli, sambil menegaskan bahwa ia "tidak akan pernah membelakangi" klub tersebut. Penyerang tersebut menghabiskan masa jeda internasional di Belgia untuk memulihkan diri dari cedera, sebuah langkah yang kabarnya membuat petinggi Partenopei kecewa dan memicu spekulasi tentang adanya perselisihan serius.
Penyerang tengah asal Belgia itu akhirnya angkat bicara untuk mengklarifikasi kekacauan seputar ketidakhadirannya di Napoli melalui sebuah postingan di Instagram, di mana ia mengungkapkan bahwa dirinya sedang cedera.
Hubungan Romelu Lukaku dengan Napoli telah mencapai titik kritis setelah keputusannya untuk tetap tinggal di Belgia selama jeda internasional. Meskipun klub dan manajer Antonio Conte merasa kecewa atas ketidakhadirannya di lapangan latihan, laporan terbaru menunjukkan bahwa upaya diplomatis sedang dilakukan untuk memperbaiki situasi tersebut.
Romelu Lukaku telah memicu perselisihan besar di Napoli setelah dilaporkan menolak kembali ke markas latihan klub di Castel Volturno. Striker berpengalaman itu baru-baru ini menarik diri dari tugas tim nasional untuk fokus memulihkan kebugarannya, namun ia memilih tetap tinggal di Belgia meskipun bertentangan dengan keinginan para pejabat klub dan manajer Antonio Conte.