Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Yosua Arya

Yosua Arya

Jurnalis GOAL ID

Mengawali karier sebagai penulis magang di GOAL Indonesia pada awal 2021, Yosua kemudian diangkat menjadi jurnalis di tahun yang sama dan hingga kini konsisten menulis dengan fokus utama pada Real Madrid serta jagat La Liga Spanyol.

Lahir dan besar di Salatiga, kecintaan Yosua pada sepakbola berakar pada klub lokal, PSISa Salatiga serta PSIS Semarang. Namun, perjalanan cintanya tidak berhenti di sana. Aksi duo kidal Real Madrid, Raul Gonzalez dan Guti Hernandez, memperkenalkan Yosua pada dunia sepakbola Eropa dan menumbuhkan rasa kagum yang kemudian berkembang menjadi spesialisasi profesional.

Terjun meliput langsung Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia menjadi salah satu pengalaman paling berkesan baginya. Di turnamen itu, Yosua berkesempatan bertemu sekaligus mewawancarai para wonderkid yang kini mulai bersinar di level elite: Marc Guiu, Franco Mastantuono hingga Claudio Echeverri.

Bidang keahlian Yosua di GOAL Indonesia di antaranya:

  • Mengulas dunia La Liga Spanyol, khususnya Real Madrid

  • Analisis preview pertandingan dengan pendekatan taktik dan naratif

  • Editorial sepakbola internasional

  • Penelusuran pemain muda dan perkembangan talenta global

 

XI Sepanjang Masa Yosua (4-3-3): Iker Casillas; Dani Alves, Sergio Ramos, Carles Puyol, Roberto Carlos; Luka Modric, Guti Hernandez, Xavi Hernandez; Lionel Messi, Raul Gonzalez, Cristiano Ronaldo
Artikel oleh Yosua Arya
  1. Casemiro Buktikan Bahwa Ejekan Carragher Salah - Tapi Ini Waktu Yang Tepat Untuk Pergi

    Belum lama ini, tampaknya Casemiro akan meninggalkan Manchester United dengan memalukan, diusir dan meninggalkan sepakbola Eropa untuk selamanya, tercatat dalam sejarah sebagai salah satu kesalahan transfer terburuk klub. Sebaliknya, ia akan pergi dengan kepala tegak, menunjukkan bahwa, bertentangan dengan penilaian brutal Jamie Carragher, sepakbola tidak pernah meninggalkannya.

  2. Sudah Habiskan Banyak Uang Di Musim Panas, Slot Ungkap Rencana Transfer Liverpool

    Manajer Liverpool Arne Slot meredam antusiasme terkait potensi kedatangan pemain baru di Januari, mengakui bahwa ia memperkirakan bursa transfer musim dingin akan tetap sepi di Anfield meskipun daftar pemain cedera semakin panjang. Meskipun bos The Reds itu mengkonfirmasi bahwa klub tetap terbuka untuk "peluang" jika profil yang tepat tersedia, ia mengakui bahwa skuad kemungkinan akan tetap sama karena mereka berupaya lolos ke Liga Champions di paruh kedua musim.

  3. "Tidak Di Tangan Saya" - Arbeloa Buka Suara Soal Masa Depan Vini Jr Di Tengah Godaan Arab

    Manajer Real Madrid Alvaro Arbeloa mengakui bahwa kebuntuan kontrak klub dengan Vinicius Junior sepenuhnya di luar kendalinya, meskipun ia sangat berharap bintang Brasil itu tetap berada di Santiago Bernabeu. Masa depan sang winger masih belum pasti, dengan perwakilan Vini Jr. saat ini berada di Madrid, namun spekulasi baru tentang kepindahan yang menguntungkan terus berlanjut.

  4. "Setiap Pemain Punya Masalah!” – Rosenior Akui Sudah Bicara dengan Palmer Soal Potensi Hengkang Dari Chelsea

    Liam Rosenior mengatakan ia telah berbicara dengan Cole Palmer tentang masa depannya di Chelsea di tengah kabar sang pemain yang merindukan kampung halamannya. Pemain berusia 23 tahun itu dibesarkan di Manchester dan laporan muncul awal pekan ini yang mengklaim ia merindukan kota kelahirannya. Namun, Rosenior menegaskan bahwa pemain internasional Inggris tersebut "sangat bahagia" di Stamford Bridge.

  5. Sempat Tak Dilirik Amorim, Mainoo Kini Tuai Pujian Dari Carrick

    Michael Carrick memuji kualitas Kobbie Mainoo dan mengakui bahwa ia menikmati bekerja dengan gelandang muda Manchester United tersebut. Pemain berusia 20 tahun itu terpinggirkan di bawah mantan bos Setan Merah Ruben Amorim, karena ia tidak sepenuhnya cocok dengan sistem 3-4-3-nya. Namun, tampaknya pemain internasional Inggris tersebut akan mendapatkan lebih banyak kesempatan di bawah arahan Carrick.

  6. Sinyal Bahaya di Stamford Bridge: Palmer Bisa Tinggalkan Chelsea?

    Ikon Chelsea Marcel Desailly telah mengeluarkan peringatan keras kepada mantan klubnya, yang mengindikasikan bahwa Cole Palmer secara sensasional dapat mengajukan permintaan transfer jika ia tidak percaya The Blues dapat memenangkan Liga Primer dalam dua musim ke depan. Pemenang Piala Dunia tersebut mendesak manajemen Chelsea untuk membangun sistem yang stabil yang secara khusus berpusat pada pemain internasional Inggris tersebut, sekaligus meminta Palmer untuk menunjukkan "rasa hormat" dan "kerendahan hati" kepada manajemen baru klub.

  1. Alami Cedera Serius, Flick Beri Kabar Terbaru Kondisi Pedri

    Manajer Barcelona ​​Hansi Flick memberikan kabar yang mengkhawatirkan tentang kondisi Pedri setelah pemain internasional Spanyol itu terpaksa keluar dari pertandingan Liga Champions melawan Slavia Praham. Sang gelandang hanya bermain lebih dari satu jam sebelum mengalami cedera. Manajernya mengakui “ini bukan kabar baik”, dengan pukulan tak terduga lainnya yang dideritanya.

  2. Bale Ungkap Faktor Kegagalan Xabi Di Real Madrid

    Gareth Bale telah mengungkapkan alasan mengapa masa jabatan Xabi Alonso di Real Madrid berakhir dengan kegagalan, mengklaim bahwa pelatih asal Spanyol itu gagal dalam satu area penting meskipun memiliki kecemerlangan taktik. Peraih lima gelar Liga Champions itu percaya bahwa tekanan unik di Santiago Bernabeu membutuhkan seorang "manajer" yang mampu menangani ego yang rapuh daripada seorang "pelatih taktis", sebuah nuansa yang menurutnya terbukti fatal bagi mantan rekannya.

  3. "Saya Bukan Messi, Tapi Saya Juga Bukan Pembelian Terburuk Madrid" - Mastantuono

    Franco Mastantuono membalas kritik setelah mencetak gol dalam kemenangan telak Real Madrid 6-1 atas Monaco di Liga Champions, menegaskan bahwa ia bukanlah "Lionel Messi baru" atau "rekrutan terburuk" dalam sejarah klub. Remaja Argentina itu mengungkapkan awal yang sulit di Spanyol setelah kemenangan tersebut, mengungkapkan bahwa ia "tidak melupakan" kata-kata kasar yang dilontarkan kepadanya sambil memberikan pembelaan yang penuh semangat untuk Jude Bellingham.