Donny Afroni

Editor

Mengawali karir di dunia jurnalistik pada tahun 2000 dengan liputan utama di bidang hukum dan kriminal, politik, serta sosial masyarakat. Namun di tengah pekerjaan itu, selalu berusaha meliput kegiatan olahraga, terutama pertandingan sepakbola, cabang olahraga yang saya gemari dan mainkan sejak kanak-kanak.

Pada 2002 bergabung ke Harian Terbit dengan fokus liputan olahraga umum, sampai akhirnya hijrah ke Goal pada 2009 yang membuat kecintaan kepada sepakbola tersalurkan. Saya lebih difokuskan meliput kegiatan sepakbola nasional, dan menangani koresponden.

Hadirnya sejumlah pemain keturunan yang memperkuat timnas Indonesia dalam dua tahun terakhir membuat saya menaruh perhatian kepada mereka, terutama yang berkarir di luar negeri, memberikan penilaian terhadap kinerja pemain di klub masing-masing.

Bidang yang ditekuni:

  • Menganalisa dan meliput pertandingan Super League

  • Memberikan penilaian terhadap pemain abroad

  • Editorial dan artikel sepakbola nasional dan internaional

Momen tak terlupakan:

Meyaksikan pertandingan terakhir enam besar Persirakatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta ketika PSMS Medan melawan Persib Bandung dan Persebaya Surabaya menghadapi PSM Makassar pada 1986 saat masih kanak-kanak. Di samping merasa senang dengan atmosfer yang tercipta di stadion, ada perasaan takut juga, karena banyak benda yang dilempar dari atas.

Artikel oleh Donny Afroni
  1. "Tidak ada hubungannya dengan usaha" - Chalobah membantah pernyataan Rosenior setelah kekalahan dari Brighton

    Musim Chelsea kini terjerumus ke dalam krisis setelah menelan kekalahan telak 3-0 di kandang Brighton, sebuah hasil yang membuat klub tersebut terpuruk akibat lima kekalahan beruntun di liga tanpa mencetak satu gol pun. Ketegangan kini merembet ke ruang ganti setelah Trevoh Chalobah secara terbuka membantah pernyataan yang dilontarkan manajer Liam Rosenior terkait komitmen skuad.

  2. Bellingham membeli saham di franchise kriket The Hundred, Birmingham Phoenix

    Bintang Real Madrid dan timnas Inggris, Jude Bellingham, secara mengejutkan terjun ke dunia bisnis olahraga profesional dengan menjadi pemegang saham minoritas di franchise kriket The Hundred, Birmingham Phoenix. Gelandang berusia 22 tahun ini, yang masih dianggap sebagai pahlawan di wilayah West Midlands berkat penampilannya yang gemilang bersama Birmingham City, bergabung dengan kelompok pemilik menjelang musim kriket 2026.

  3. Wrexham kembali masuk ke zona playoff Championship berkat kemenangan atas Oxford

    Wrexham kembali merangsek ke zona playoff Championship berkat kemenangan 1-0 yang penuh perjuangan atas Oxford United, yang kembali membangkitkan harapan untuk promosi keempat berturut-turut yang bersejarah. Josh Windass kembali menjadi pahlawan dengan mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut, sehingga klub yang didukung oleh pihak Hollywood ini tetap berada dalam persaingan untuk memperebutkan tempat di Liga Premier.

  4. Lineker membantah anggapan bahwa 'Arsenal gagal di saat-saat krusial'

    Gary Lineker membela Arsenal setelah kekalahan 2-1 mereka dari Manchester City, dan menegaskan bahwa ia tidak akan mempercayai klaim bahwa The Gunners telah "gagal di saat-saat krusial" dalam perebutan gelar Liga Premier. Meskipun gol penentu kemenangan Erling Haaland membuat City kini hanya tertinggal tiga poin dari Arsenal dengan satu pertandingan lebih sedikit, Lineker yakin masih ada alasan untuk optimis bagi tim asuhan Mikel Arteta.

  5. Giggs mendesak Man Utd untuk memberi kesempatan kedua kepada pemain yang didatangkan seharga £72 juta itu yang kurang beruntung

    Legenda Manchester United, Ryan Giggs, memberikan dukungannya kepada Michael Carrick untuk menjadi manajer tetap klub berikutnya setelah penampilannya yang mengesankan selama menjabat sebagai manajer sementara. Mantan pemain sayap itu juga berpendapat bahwa klub tidak boleh mengabaikan Rasmus Hojlund, yang akan kembali dari masa peminjaman di Napoli pada musim panas ini.

  6. Hakimi mengkritik selebrasi gol Endrick dalam kemenangan Lyon atas PSG

    Pertandingan antara Paris Saint-Germain dan Olympique Lyonnais memang sesuai ekspektasi, namun ketegangan tak mereda setelah peluit akhir dibunyikan. Achraf Hakimi tampak kurang senang dengan sikap tanpa beban yang ditunjukkan oleh bintang muda Brasil, Endrick, yang merayakan golnya di hadapan para pendukung PSG setelah mencetak gol pembuka dalam kemenangan Lyon 2-1.

  7. Mantan bintang PL mengklaim Rice sebagai salah satu dari ENAM pemain Arsenal yang 'tidak tampil' saat melawan City

    Harapan Arsenal untuk meraih gelar Liga Premier mengalami pukulan telak setelah kekalahan dari Manchester City, namun reaksi pasca-pertandingan justru berfokus pada kegagalan para pemain secara individu. Mantan penyerang Watford, Troy Deeney, memimpin kritik tersebut dengan menyebut enam pemain kunci yang gagal memenuhi ekspektasi dalam pertandingan krusial tersebut, termasuk "temannya" Declan Rice.

  8. "Kelihatannya agak aneh!" - Haaland mengungkapkan mengapa pacarnya 'tidak senang'

    Erling Haaland mengakui bahwa kekasihnya, Isabel Haugseng Johansen, sering kali merasa prihatin melihat dampak fisik yang ditimbulkan oleh pertarungan-pertarungan di Liga Premier. Penyerang Manchester City itu terlibat dalam duel sengit dengan Gabriel Magalhaes dari Arsenal dalam kemenangan krusial 2-1 pada Minggu lalu di Etihad. Duel satu lawan satu ini telah menjadi salah satu persaingan paling menarik di Liga Premier dalam beberapa tahun terakhir.

  9. Bintang Newcastle, Gordon, 'terbuka' terhadap kemungkinan pindah ke Bayern Munich

    Pemain sayap Newcastle United, Anthony Gordon, dilaporkan "terbuka" untuk pindah dari Liga Premier ke Bundesliga seiring dengan meningkatnya upaya Bayern Munich untuk mendatangkan pemain internasional Inggris tersebut. Pemain berusia 25 tahun itu telah menjadi target utama klub asal Bavaria tersebut, yang berupaya memperkuat lini serang mereka musim panas ini dengan pemain yang memiliki pengalaman bertanding di level Eropa.

  10. Lampard dinobatkan sebagai Manajer Terbaik Musim Ini di Championship

    Frank Lampard dinobatkan sebagai Manajer Terbaik Musim Ini di EFL Championship berkat perannya dalam membawa Coventry City promosi. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas musim yang penuh kejutan, di mana Coventry secara konsisten melampaui ekspektasi dan mengungguli tim-tim raksasa tradisional di divisi tersebut. Dengan meraih gelar juara, mantan gelandang Chelsea ini telah mengakhiri masa penantian yang menyakitkan selama 25 tahun untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Inggris.

  1. Bernardo Silva memuji Haaland yang 'luar biasa' setelah penampilan gemilangnya bersama Man City

    Kapten Manchester City, Bernardo Silva, memuji insting "hewan" Erling Haaland setelah striker asal Norwegia itu mengantarkan timnya meraih kemenangan krusial 2-1 atas rival perebutan gelar, Arsenal. Hasil pertandingan di Etihad Stadium ini membuat persaingan perebutan trofi Liga Premier semakin terbuka lebar, sehingga tim asuhan Pep Guardiola kini berada dalam jangkauan The Gunners.

  2. 📽️ | Gabriel Jesus menanggapi ejekan 'Yudas' dari para penggemar

    Gabriel Jesus terlibat dalam insiden panas dengan para pendukung Manchester City setelah dijuluki "Yudas" saat Arsenal bertandang ke Stadion Etihad dalam laga Liga Premier. Saat sedang melakukan pemanasan di pinggir lapangan dalam kekalahan 2-1 yang dialami The Gunners, pemain asal Brasil itu berbalik dan berbicara kepada para pendukung yang melontarkan nyanyian-nyanyian negatif kepadanya.

  3. 📽️ | Seorang penggemar Man City yang 'cengeng' kembali mengejek Arsenal dengan kejam

    Persaingan antara Manchester City dan Arsenal telah mencapai titik didih baik di dalam maupun di luar lapangan, dengan para pendukung yang semakin kreatif dalam mencari cara untuk mengolok-olok rival mereka dalam perebutan gelar juara. Setelah akhir pekan yang menandai kembalinya momentum ke pihak Etihad, perayaan seorang penggemar yang viral itu kini menjadi simbol meningkatnya kecemasan di kubu Arsenal.

  4. Apakah USMNT menjadi ‘tanda bahaya’ bagi Pulisic menjelang Piala Dunia?

    Menjelang penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, sorotan kini tertuju pada Christian Pulisic. Mantan pemain timnas AS yang kini menjadi analis, Taylor Twellman, mengutarakan kekhawatirannya terkait performa Pulisic menjelang turnamen yang akan digelar di kandang sendiri. Meskipun penyerang AC Milan itu tetap menjadi andalan negaranya, penurunan performanya telah memicu perdebatan mengenai apakah timnas AS dapat mengandalkan bintang utamanya saat momen krusial.

  5. Pemberontak atau terlalu optimis? De Zerbi yakin Spurs bisa ‘menang lima kali berturut-turut’

    Roberto De Zerbi membuat pernyataan mengejutkan bahwa tim Tottenham asuhannya mampu memenangkan kelima laga sisa mereka di Liga Premier untuk menghindari degradasi bersejarah. Posisi klub asal London Utara itu di klasemen Liga Premier semakin memburuk pada Sabtu lalu, setelah gol penyama kedudukan di menit-menit akhir dari Georginio Rutter menggagalkan upaya De Zerbi untuk meraih kemenangan pertamanya sejak mengambil alih tim.

  6. Kane ‘sangat cocok untuk Real’ dan ‘tim mana pun di dunia’

    Harry Kane saat ini sedang menjalani musim paling produktif dalam karier gemilangnya, dan mantan rekan setimnya, Fernando Llorente, meyakini bahwa bintang Bayern Munich itu akan menjadi pilihan yang tepat bagi klub elit mana pun di seluruh dunia. Meskipun memiliki riwayat cedera, performa mencetak gol yang konsisten dari kapten timnas Inggris ini di Jerman telah memicu kembali perbincangan mengenai kesesuaiannya untuk bermain di level tertinggi, termasuk kemungkinan bergabung dengan Real Madrid.

  7. Xabi Alonso

    ‘Benar-benar hancur’ - Keputusan manajer Liverpool tidaklah sederhana

    Legenda Liverpool, Steve Nicol, telah memberikan kejutan dalam perbincangan mengenai siapa yang seharusnya menggantikan Arne Slot di Anfield, dengan menyarankan bahwa Andoni Iraola dari Bournemouth bisa menjadi kandidat yang ideal. Meskipun Xabi Alonso telah lama menjadi kandidat terdepan untuk mengambil alih jabatan di Merseyside, Nicol menyatakan keraguannya menyusul masa jabatan sang pelatih asal Spanyol yang penuh tantangan di La Liga.

  8. Vinicius Junior 2025-26

    Vinicius Jr. mengatakan bahwa dia 'masih jauh' dari Messi dan Ronaldo

    Meskipun menjadi salah satu tokoh utama di Santiago Bernabeu, Vinicius Jr dilaporkan masih kekurangan satu unsur penting yang diperlukan untuk masuk ke jajaran legenda sepak bola. Mantan bek Brasil dan Atlético Madrid, João Miranda, memberikan penilaian tajam mengenai posisi winger Brasil tersebut di kancah sepak bola dunia. Bintang Real Madrid itu diberi tahu bahwa ia masih jauh dari level legendaris Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.