Adhe

Adhe Makayasa

Jurnalis GOAL ID

Pandit Man United di GOAL ID sejak 2013 dan pengalamannya membentang dari ESPN Star Sports, Fox Sports hingga FIFA. Sesekali terjun ke lapangan mencatat live score pertandingan Indonesia Super League - yang datanya tampil real time di Google Live Feed dan banyak platform.

Lahir di Yogyakarta, PSIM adalah cinta pertama Adhe. Uniknya, takdir profesional justru membawanya meliput rival PSS selama bertahun-tahun. Kini, lingkaran itu terasa lengkap. Adhe berkesempatan kembali ke akar dan meliput tim masa kecilnya di kasta tertinggi.

Kenangan sepak bola favorit Adhe adalah meliput langsung pertandingan Indonesia melawan Belanda di GBK pada 2013, juga secara random bertemu Radja Nainggolan di tribun Stadion Sultan Agung, Bantul saat eks Inter tersebut bermain untuk Bhayangkara FC.

Bidang keahlian Adhe setelah belasan tahun dan ribuan pertandingan di sepak bola:

  • Mendeteksi potensi pemain
  • Pengetahuan sepak bola Indonesia
  • Penulisan artikel editorial

XI Sepanjang Masa Adhe (4-1-2-3)

Edwin van der Sar; Dani Alves, Paolo Maldini, Nemanja Vidic, Roberto Carlos; Roy Keane; Xavi, Paul Scholes; Lionel Messi, Ruud van Nistelrooy, Cristiano Ronaldo.

Artikel oleh Adhe Makayasa
  1. Kai Havertz Arsenal Kairat Almaty 2025-26

    Havertz Kembali! Bintang Jerman Bersinar, Arsenal Segel Posisi Puncak UCL

    Kai Havertz menandai starter pertamanya dalam hampir setahun dengan satu gol dan satu assist saat Arsenal meraih kemenangan 3-2 atas Kairat Almaty, memastikan rekor sempurna delapan kemenangan di Liga Champions. Havertz, yang terakhir kali menjadi starter 357 hari lalu, menunjukkan apa yang hilang dari tim saat melayani gol pembuka Viktor Gyokeres sebelum mencetak gol indah sendiri setelah Jorginho sempat menyamakan kedudukan lewat penalti.

  2. Salah Cetak Gol, Tapi Cedera Frimpong Nodai Kemenangan Liverpool

    Liverpool mungkin sedang kesulitan di Liga Primer, tetapi mereka adalah tim yang sangat berbeda di Liga Champions, seperti yang mereka tunjukkan pada Kamis dini hari WIB dengan langsung melaju ke babak 16 besar setelah menghancurkan Qarabag 6-0 di Anfield. Dengan krisis cedera di lini pertahanan The Reds yang semakin memburuk setelah kekalahan mengejutkan di Bournemouth pada Sabtu lalu, manajer Arne Slot justru harus kehilangan pemain lain setelah Jeremie Frimpong tertatih keluar lapangan karena cedera hamstring.

  1. Maaf, Pep, Tak Ada Konspirasi EPL Melawan City

    Pep Guardiola punya rekam jejak ledakan emosi di konferensi pers, namun pelatih Manchester City ini tetap sulit ditebak. Ia sering tenang saat kalah, tapi justru meledak-ledak usai menang. Itulah yang terjadi setelah City menaklukkan Wolves, di mana ia kembali menyalahkan wasit tanpa dasar yang kuat.

  2. Cunha Sang 'Maverick' Bisa Jadi Cantona Era Modern Man Utd

    Saat Matheus Cunha merebut bola sebelum mencetak gol kemenangan sensasional untuk Manchester United di kandang Arsenal, hanya satu hal yang ada di pikirannya: "Saya harus mencetak gol." Menerima bola dengan membelakangi gawang, lebih dari 30 yard jauhnya, dan menghadapi pertahanan terbaik di liga, Cunha menunjukkan mentalitas yang dibutuhkan untuk mengikuti jejak sang genius.

  3. Petit Sebut Arsenal Butuh Bintang Man Utd Untuk Juara

    Ikon Arsenal Emmanuel Petit meyakini Bryan Mbeumo adalah sosok kunci yang dibutuhkan The Gunners demi menyegel gelar Liga Primer. Meski masih di puncak klasemen, keunggulan pasukan Mikel Arteta kian menipis menjadi empat poin usai ditekuk Manchester United, membuat posisi mereka terancam oleh Man City dan Aston Villa.