Mikel Arteta dan Arsenal telah menerima peringatan resmi dari UEFA menyusul penundaan kick-off dalam laga Liga Champions pekan lalu. Tindakan disiplin ini diambil setelah Real Madrid dijatuhi denda sebesar €20.000 atas pelanggaran serupa selama pertandingan perempat final mereka melawan Bayern Munich baru-baru ini.
Mikel Arteta telah diperingatkan bahwa Arsenal tengah menghadapi momen krusial dalam sejarah modern mereka saat mereka bersiap menghadapi laga penentuan perebutan gelar melawan Manchester City. Dengan The Gunners yang saat ini memimpin enam poin, mantan bek Jamie Carragher menyatakan bahwa kegagalan merebut trofi tersebut akan memicu periode saling menyalahkan dan keraguan yang mendalam bagi klub dan sang pelatih.
Mantan gelandang Arsenal, Jorginho, telah membagikan kisahnya mengenai keputusannya untuk meninggalkan London Utara, sambil mengakui bahwa ia kesulitan mempertahankan gairahnya terhadap sepak bola selama bulan-bulan terakhirnya di Emirates. Pemain asal Italia itu hanya mendapat peran cadangan di bawah asuhan Mikel Arteta dan mengakui bahwa waktu bermain yang terbatas serta fokus taktis yang kaku membuatnya sulit merasa penting bagi tim.
Mikel Arteta memuji skuad Arsenal atas pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah 140 tahun klub tersebut, menyusul keberhasilan mereka melaju ke perempat final Liga Champions. Meskipun hanya bermain imbang tanpa gol melawan Sporting CP, sang manajer yakin bahwa keberhasilan lolos ke empat besar akan memberikan dorongan psikologis yang sangat penting bagi tim.
Thierry Henry melontarkan tantangan tegas kepada Mikel Arteta, menuntut agar Arsenal membuktikan klaim sang manajer soal "semangat" internal saat mereka bertandang ke markas Manchester City akhir pekan ini. Legenda klub itu menanggapi dengan sinis anggapan bahwa The Gunners bisa meraih hasil positif di Etihad Stadium jika mereka kembali menampilkan performa yang tidak kompak seperti yang terlihat dalam beberapa pertandingan terakhir.
Ini saatnya lagi bagi Arsenal. Begitu kalender memasuki bulan April, dunia pun akan melihat seperti apa sebenarnya tim mereka ini. Sayangnya bagi The Gunners, pola yang sudah tak asing lagi kini kembali terulang di hadapan kita. Kekalahan di kandang dari Bournemouth pada Sabtu lalu sangat mirip dengan kekalahan-kekalahan lain pada fase yang sama di musim-musim sebelumnya.
Sam Allardyce mengkritik Mikel Arteta karena secara terbuka membagikan metode latihan Arsenal yang "aneh". Mantan manajer timnas Inggris itu mempertanyakan kebijaksanaan membagikan latihan-latihan yang tidak biasa, termasuk para pemain yang berlatih menyeimbangkan pulpen dan berlatih dengan iringan musik yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI), serta menyarankan bahwa keterbukaan semacam itu bisa berbalik merugikan sang manajer The Gunners di tengah tekanan sengit dalam perebutan gelar juara.
Selama berbulan-bulan, FC Arsenal dianggap sebagai tim yang harus dikalahkan untuk meraih gelar-gelar besar musim ini. Hal itu pun harus dirasakan secara pahit oleh Bayern dan Vincent Kompany. Bahkan, meraih quadruple pun tampak mungkin bagi Mikel Arteta dan rekan-rekannya. Namun kini keadaan telah berbalik, dan kini muncul kekhawatiran akan kegagalan bersejarah yang berdampak besar.
Mikel Arteta merasa sangat cemas mengenai masa depannya di Arsenal menyusul penurunan performa mendadak The Gunners di Liga Premier. Hal itu menurut seorang pakar bahasa tubuh, yang menyatakan bahwa pelatih asal Spanyol itu "sangat marah" kepada para pemainnya dan semakin cemas akan kelangsungan jabatannya seiring dengan mulai terganggunya upaya tim asal London Utara itu dalam perburuan gelar juara.
FC Arsenal sedang mengalami penurunan performa menjelang akhir musim. Jika musim ini benar-benar berakhir tanpa gelar bagi pemuncak klasemen Liga Premier, hal itu bisa membuat pelatih Mikel Arteta (44) kehilangan jabatannya.
Legenda Arsenal, Anders Limpar, telah memperingatkan bahwa Mikel Arteta bisa saja dipecat jika The Gunners gagal meraih trofi besar musim ini. Meskipun telah dilakukan investasi besar-besaran pada skuad, kekhawatiran tetap muncul mengenai apakah para pemain saat ini memiliki ketangguhan mental untuk menahan laju Manchester City dalam perebutan gelar juara, terutama setelah mereka menelan kekalahan 2-1 dari Bournemouth pada Sabtu lalu.
Ambisi Arsenal untuk meraih gelar Liga Premier mengalami pukulan telak pada Sabtu lalu setelah mereka secara mengejutkan menelan kekalahan di kandang sendiri dari Bournemouth. Menyusul kekecewaan di Emirates, pemain baru yang didatangkan pada bursa transfer musim panas, Viktor Gyokeres, menyebut kondisi lapangan sebagai salah satu faktor yang menyebabkan The Gunners gagal mencetak gol.
Mikel Arteta telah menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada para pendukung setia Arsenal setelah The Gunners menelan kekalahan telak 2-1 di kandang sendiri dari Bournemouth pada Sabtu lalu. Hasil ini mengembalikan keunggulan kepada Manchester City dalam perebutan gelar Liga Premier yang semakin genting bagi tim asal London Utara tersebut.