Upaya Arsenal untuk merebut gelar Liga Premier mengalami pukulan telak pada Sabtu lalu saat mereka secara mengejutkan kalah 2-1 di kandang sendiri dari Bournemouth, yang memicu sorakan protes dari penonton di Emirates. Meskipun masih memimpin jauh di puncak klasemen, performa The Gunners belakangan ini telah memicu kekhawatiran di kalangan pendukung setia klub asal London Utara tersebut.
Jimmy Floyd Hasselbaink berpendapat bahwa Mikel Arteta beruntung masih menjabat sebagai manajer Arsenal setelah pengeluaran transfer klub selama dua tahun terakhir. Mantan striker Belanda itu mempertanyakan catatan prestasi sang pelatih asal Spanyol dan menyarankan bahwa The Gunners seharusnya sudah berada di posisi yang lebih baik setelah melakukan investasi besar-besaran pada skuad.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memberikan kabar terbaru yang cukup mengejutkan dan optimis mengenai kondisi kebugaran Mikel Merino, yang mengisyaratkan bahwa gelandang tersebut masih bisa tampil sebelum musim ini berakhir. Meskipun baru saja menjalani operasi akibat patah kaki, pemain timnas Spanyol itu diyakini akan pulih dengan cepat dan turut berperan dalam laga-laga sisa musim The Gunners.
Mikel Arteta telah menyampaikan pesan yang jelas kepada para pemain muda Arsenal, Ethan Nwaneri dan Myles Lewis-Skelly, dengan memperingatkan bahwa ia akan bersikap tegas terkait masa depan mereka di Stadion Emirates. Terlepas dari prestise akademi Hale End, manajer The Gunners itu menegaskan bahwa keunggulan adalah satu-satunya hal yang penting saat klub berupaya menyeimbangkan keuangan pada musim panas ini.
Mantan gelandang Liverpool, Vladimir Smicer, berpendapat bahwa Mikel Arteta telah melewatkan kesempatan emas dengan memilih merekrut Viktor Gyokeres daripada Patrik Schick. Legenda asal Ceko itu mengklaim bahwa kemampuan penyelesaian akhir yang lebih baik dari bintang Bayer Leverkusen itu seharusnya sudah memastikan trofi Liga Premier bagi The Gunners.
Mikel Arteta memuji kontribusi para pemain pengganti Arsenal setelah Kai Havertz dan Gabriel Martinelli bekerja sama untuk memastikan kemenangan dramatis 1-0 atas Sporting CP. The Gunners tampaknya akan mengalami malam yang mengecewakan di Lisbon sebelum keduanya masuk ke lapangan dan memberikan keunggulan penting bagi tim Liga Premier itu dalam laga perempat final Liga Champions.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, membela metode latihan tak lazim terbarunya setelah video para pemainnya yang menyeimbangkan pulpen di antara jari-jari mereka sambil menggiring bola menjadi viral. Pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa latihan-latihan unik ini dirancang untuk menumbuhkan fokus dan komitmen di dalam skuad, saat mereka berusaha bangkit dari kekecewaan di ajang piala domestik baru-baru ini.
Musim Arsenal saat ini berada di ambang kehancuran setelah dua pekan yang penuh bencana yang membuat dua peluang meraih trofi sirna. Mantan bek Chelsea, Frank Leboeuf, menjadi salah satu yang paling vokal dalam mengkritik hal ini, dengan menyatakan bahwa skuad asuhan Mikel Arteta kurang memiliki ketangguhan mental yang diperlukan untuk meraih gelar bergengsi saat tekanan semakin meningkat.
Mantan pemain Arsenal, Theo Walcott, menyatakan bahwa "energi gugup" Mikel Arteta di pinggir lapangan menular ke para pemainnya saat mereka tersingkir secara mengecewakan dari Piala FA di kandang Southampton. Impian The Gunners untuk meraih trofi semakin pupus setelah gol Shea Charles di menit-menit akhir memastikan kemenangan 2-1 bagi tim Championship tersebut di pantai selatan.