Dayot Upamecano telah memaparkan strategi taktisnya untuk menetralisir ancaman besar yang ditimbulkan oleh Erling Haaland menjelang laga Piala Dunia yang sangat dinantikan. Bek asal Prancis ini akan menghadapi ujian terberatnya di turnamen internasional tersebut di Boston, saat Les Bleus berhadapan dengan tim Norwegia yang sedang dalam performa terbaiknya.
Pertarungan antara Kylian Mbappé dan Erling Haaland sempat digadang-gadang sebagai rivalitas sepak bola besar berikutnya yang akan menggantikan dominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo selama dua dekade, namun saat kedua bintang asal Prancis dan Norwegia ini bersiap untuk saling berhadapan di Piala Dunia 2026, bisa dikatakan bahwa persaingan pribadi di antara mereka belum benar-benar memanas seperti yang diharapkan banyak orang.
Martin Odegaard memimpin Erling Haaland dan skuad Norwegia dalam perayaan 'Viking Row' yang viral setelah memastikan tempat mereka di babak gugur Piala Dunia. Skuad tersebut bergabung dengan para pendukung dalam perayaan tersebut usai kemenangan mereka atas Senegal, dan adegan-adegan pasca-pertandingan itu dengan cepat menjadi viral di media sosial.
Penyerang Manchester City, Erling Haaland, menghimbau para penggemar sepak bola untuk tetap rendah hati meskipun telah membawa Norwegia melaju ke babak gugur Piala Dunia. Penyerang yang sangat tajam ini mencetak dua gol dalam kemenangan menegangkan atas Senegal yang memastikan lolosnya timnya, namun ia dengan cepat menepis anggapan bahwa negaranya merupakan pesaing serius untuk memenangkan turnamen tersebut.
Pertandingan yang dipenuhi bintang-bintang ternama — termasuk Erling Haaland, Sadio Mané, dan Martin Ødegaard — membutuhkan percikan yang tak terduga, dan bek kanan cadangan Norwegia, Marcus Pedersen, memberikan hal itu setelah 42 menit awal yang menegangkan. Kemudian Haaland mengambil alih permainan, dua kali menerobos pertahanan Senegal yang kebingungan untuk memastikan kemenangan 3-2 dan membawa Norwegia lolos ke babak gugur untuk pertama kalinya sejak 1998.