Jude Bellingham membagikan pengalamannya mengenai tantangan taktis saat bermain bersama dua bintang besar, Kylian Mbappé dan Vinicius Junior, di Real Madrid. Menjelang leg kedua perempat final Liga Champions yang akan menentukan nasib musim ini melawan Bayern Munich, pemain internasional Inggris itu mengakui bahwa membangun kerja sama yang padu dengan dua penyerang yang secara alami bermain di sisi kiri tidak selalu mudah.
Roy Keane tampaknya tidak akan pernah menjadi penggemar berat Vinicius Junior lagi. Setelah kekalahan Real Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions melawan FC Bayern München, legenda Liga Premier itu kembali melontarkan kritik tajam terhadap pemain Brasil tersebut.
Mantan gelandang Real Madrid, Rafael van der Vaart, melontarkan kritik pedas terhadap Vinicius Junior, dengan menyebut perilaku pemain sayap asal Brasil itu di lapangan sebagai "mengerikan". Pemain asal Belanda itu tidak segan-segan mengkritik tingkah laku sang penyerang setelah menyaksikan aksinya dalam laga krusial Liga Champions melawan Bayern Munich di Bernabeu.
Vincent Kompany memuji karakter Vinicius Junior dari Real Madrid setelah timnya, Bayern Munich, berhasil meraih kemenangan penting 2-1 di Liga Champions di Santiago Bernabeu. Manajer asal Belgia itu menegaskan bahwa melindungi talenta-talenta istimewa seperti penyerang asal Brasil itu tetap lebih penting daripada hasil pertandingan apa pun, terutama setelah dugaan pelecehan rasial yang baru-baru ini ditujukan kepada bintang Madrid tersebut.
Real Madrid harus menyesali peluang-peluang yang terbuang percuma meski kalah dominasi dari Bayern Munich, saat mereka menelan kekalahan tipis 2-1 pada leg pertama babak perempat final Liga Champions. Vinicius Jr. membuang banyak peluang, namun setelah Kylian Mbappé berhasil memperkecil ketertinggalan, Madrid tentu masih merasa memiliki peluang untuk melaju ke semifinal.