Rodrygo menjelaskan kepada GOAL bagaimana “persaingan sehat” antara pemain seperti Kylian Mbappé, Vinícius Júnior, dan Jude Bellingham di Real Madrid membantu “menjadikan semua orang lebih baik”. Dengan Los Blancos yang selalu berjuang untuk meraih gelar-gelar bergengsi di dalam dan luar negeri, penting bagi para pemain ‘Galáctico’ untuk menetapkan standar tertinggi di balik layar.
Pemain sayap Benfica, Gianluca Prestianni, dijatuhi sanksi larangan bermain selama enam pertandingan oleh UEFA akibat insiden pertukaran kata-kata yang bersifat diskriminatif dengan Vinicius Junior dari Real Madrid. Pemain berusia 20 tahun itu dinyatakan bersalah karena menggunakan bahasa yang homofobik selama pertandingan Liga Champions di Lisbon.
Pelatih kepala Real Madrid, Alvaro Arbeloa, membela Vinicius Junior setelah penyerang asal Brasil itu berhasil mengatasi atmosfer yang tidak bersahabat di Bernabeu untuk mencetak gol penentu kemenangan atas Alaves dalam laga La Liga pada Selasa. Meskipun ada ketegangan pasca kegagalan di Liga Champions, pemain sayap tersebut terbukti menjadi penentu kemenangan saat Los Blancos meraih kemenangan penting dalam upaya mereka mengejar Barcelona.
Real Madrid berhasil bangkit dari rentetan empat pertandingan tanpa kemenangan dan mempertahankan harapan tipis mereka untuk meraih gelar La Liga berkat kemenangan 2-1 atas Alaves pada Selasa. Gol-gol dari Kylian Mbappe dan Vinicius Jr memastikan kemenangan bagi tim asuhan Alvaro Arbeloa, yang berhasil memperkecil selisih poin dengan pemuncak klasemen Barcelona menjadi enam poin, setidaknya untuk 24 jam ke depan.
Vinicius Junior terus menjadi bahan perbincangan hangat di Real Madrid, namun Michael Owen menjelaskan kepada GOAL mengapa bintang Brasil itu “begitu hebat dan begitu istimewa” sehingga hanya “dua tim” yang mampu memboyongnya. Penyerang asal Amerika Selatan ini telah menjadi sosok yang memecah belah di dunia sepak bola, namun Owen meragukan bahwa ia akan meninggalkan Santiago Bernabeu untuk bergabung dengan klub lain di Eropa atau Liga Pro Arab Saudi.
Era kejayaan Real Madrid kini terasa seperti kenangan yang sudah lama berlalu, seiring dengan dampak finansial yang ditimbulkan oleh dua musim berturut-turut tanpa gelar juara yang mulai terasa berat. Stadion Bernabeu kini menyaksikan penurunan drastis dalam nilai keseluruhan skuad, dengan dua penyerang andalan, Jude Bellingham dan Vinicius Junior, sama-sama mengalami penurunan tajam dalam nilai pasar mereka di tengah perjuangan tim yang terus berlanjut.
Meskipun menjadi salah satu tokoh utama di Santiago Bernabeu, Vinicius Jr dilaporkan masih kekurangan satu unsur penting yang diperlukan untuk masuk ke jajaran legenda sepak bola. Mantan bek Brasil dan Atlético Madrid, João Miranda, memberikan penilaian tajam mengenai posisi winger Brasil tersebut di kancah sepak bola dunia. Bintang Real Madrid itu diberi tahu bahwa ia masih jauh dari level legendaris Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Setelah pertandingan perempat final yang spektakuler antara FC Bayern München dan Real Madrid, Ewald Lienen tidak segan-segan mengkritik Vinicius Junior. Ia juga mengkritik Antonio Rüdiger dengan tajam dan bahkan menuntut adanya tindakan tegas menjelang Piala Dunia mendatang.
Mantan pencari bakat Real Madrid, Manolo Romero, melontarkan kritik pedas terhadap Vinicius Junior menyusul tersingkirnya raksasa Spanyol itu dari Liga Champions secara dramatis di tangan Bayern Munich. Pencari bakat berpengalaman itu mempertanyakan kecerdasan sepak bola dan ketajaman sang pemain Brasil setelah kekalahan agregat 6-4 yang penuh kekacauan mengakhiri perjalanan Madrid di kompetisi Eropa.
Kekalahan dari FC Bayern sekali lagi memperlihatkan sisi buruk Real Madrid. Layaknya anak kecil yang manja, para pemain Los Blancos mengomel dan mengeluh tentang segala hal dan semua orang. Narasi bahwa mereka telah "dirampok" di Munich sekali lagi menegaskan bahwa Real benar-benar merupakan tim paling tidak disukai di dunia sepak bola. Padahal, justru sang juara berulang kali itulah yang seharusnya merasa dirugikan sepanjang pertandingan.
Jude Bellingham dan Vinicius Junior terlibat dalam pertengkaran sengit di lapangan saat Real Madrid tersingkir dari Liga Champions oleh Bayern Munich. Pemain internasional Inggris itu merasa sangat kesal dengan keputusan yang diambil rekan setimnya pada momen krusial di babak kedua, yang memicu pertukaran kata-kata tajam antara kedua bintang tersebut.
Bus tim Real Madrid meninggalkan Allianz Arena tanpa Vinicius Junior setelah mereka tersingkir secara dramatis dari Liga Champions oleh Bayern Munich. Penyerang asal Brasil itu harus tetap tinggal di Bavaria untuk menyelesaikan tugas-tugas wajib pasca-pertandingan.
Vinicius Junior tampaknya juga tidak lagi disukai di FC Bayern. Serangan terhadap Joshua Kimmich menimbulkan kemarahan. Pada akhirnya, hal itu tidak membantunya sama sekali.
Bagaimana Madrid bisa membalikkan ketertinggalan 2-1 dan bagaimana Bayern bisa menyelesaikan tugasnya melalui cara para penyerang mereka menciptakan peluang