Real Madrid v Atletico Madrid: Spanish Super CupGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Vinicius dan Rodrygo Terancam: Revolusi Mourinho Bisa Mengubah Wajah Real Madrid

Real Madrid mulai bergerak lebih awal di bursa transfer musim panas, setelah memasuki negosiasi dengan klub Jerman, Leipzig, untuk merekrut winger muda Jan Diomande, dalam langkah yang pada pandangan pertama mungkin tampak sekadar penguatan lini serang, namun sebenarnya menyimpan dimensi yang lebih besar di dalam ruang ganti klub raksasa Spanyol tersebut.

Meski Real Madrid telah memiliki duet serang berkelas dunia yang diwakili oleh dua bintang Brasil, Vinicius Junior dan Rodrygo, pelatih asal Portugal Jose Mourinho menilai bahwa timnya membutuhkan darah segar di sektor sayap, yang memberinya lebih banyak kecepatan serta variasi dalam solusi serangan, terutama dengan padatnya musim dan banyaknya kompetisi.

  • Cote D'Ivoire v Norway: Round Of 32 - FIFA World Cup 2026Getty Images Sport

    Persaingan yang Bisa Berubah Menjadi Korban

    Jika Real Madrid berhasil merampungkan transfer tersebut, persaingan untuk dua posisi sayap akan menjadi lebih sengit dari sebelumnya, mengingat kehadiran Vinicius, Rodrygo, dan Diomande, di samping Kylian Mbappe yang juga mampu bermain di kedua sisi.

    Kepadatan ini bisa mendorong manajemen untuk mempertimbangkan kembali masa depan salah satu bintang yang ada saat ini, terutama jika datang tawaran finansial besar yang sulit ditolak.

    Selain itu, ada pemain asal Maroko Brahim Diaz, di samping pemain Turki Arda Guler yang sebelumnya pernah mengisi posisi sayap kanan.

  • Iklan
  • Brazil v Norway: Round Of 16 - FIFA World Cup 2026Getty Images Sport

    Apakah Vinicius akan pergi?

    Nama Vinicius tetap menjadi yang paling stabil di dalam proyek Real Madrid, karena ia masih menjadi salah satu pemain terpenting di tim, sekaligus dianggap klub sebagai salah satu wajah pemasaran dan olahraga untuk masa depan.

    Meski beberapa kali dikaitkan dengan kepindahan ke Liga Arab Saudi, ide kepergiannya tampak rumit saat ini, kecuali jika Real Madrid menerima tawaran luar biasa yang sulit diabaikan, disertai persetujuan dari pemain itu sendiri.

  • Real Madrid CF v Getafe CF - LaLiga EA SportsGetty Images Sport

    Rodrygo dalam Zona Bahaya

    Di sisi lain, Rodrygo tampak lebih rentan terhadap opsi hengkang, terlebih ia telah berulang kali kehilangan posisi utamanya, ditambah banyaknya opsi serang yang bisa semakin mengurangi menit bermainnya.

    Baca juga: Keputusan yang Membuka Tabir: Mengapa Guardiola Kabur dari Neraka Italia?

    Nama pemain Brasil itu selama beberapa bulan terakhir telah dikaitkan dengan sejumlah klub besar Liga Inggris, sehingga menjualnya bisa menjadi salah satu solusi yang dipertimbangkan jika Real Madrid membutuhkan keseimbangan teknis dan finansial di dalam tim.

    Ditambah lagi dengan cederanya berupa robekan ligamen lutut anterior pada akhir musim lalu, yang membuat kesiapannya untuk musim baru menjadi sulit di tengah persaingan sengit dan keinginan setiap pemain untuk membuktikan diri di hadapan "Special One".

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google
  • FBL-ESP-LIGA-REAL MADRID-TRAININGAFP

    Mourinho Menginginkan Tim Tanpa Garis Merah

    Yang ditegaskan oleh langkah-langkah Real Madrid di bursa transfer adalah bahwa Jose Mourinho tidak percaya pada gagasan "kursi yang dipesan" di dalam susunan pemainnya, seberapa pun nilai atau sejarah seorang pemain bersama klub. Pelatih asal Portugal itu menyadari bahwa menjaga level tim menuntut adanya persaingan berkelanjutan di semua posisi, dan itulah yang mendorongnya untuk meminta perekrutan elemen-elemen baru bahkan di posisi yang tampak lengkap di atas kertas.

    Dari titik tolak inilah, mendatangkan Diomande tidak akan sekadar menjadi transaksi untuk menambah opsi serangan baru, melainkan pesan yang jelas kepada semua pemain bahwa keputusan bermain sebagai starter hanya akan ditentukan di dalam lapangan.

    Dan jika pemain itu berhasil membuktikan dirinya dengan cepat, Real Madrid bisa mendapati dirinya menghadapi kelimpahan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya, sehingga hal itu mungkin mendorong manajemen untuk mempertimbangkan tawaran yang diajukan untuk sejumlah bintang, baik untuk menyediakan ruang di dalam skuad maupun untuk meraih keuntungan finansial yang membantu mendanai transfer-transfer lain.

    Karena itu, kedatangan Diomande mungkin tidak berarti kepergian Vinicius atau Rodrygo secara langsung, tetapi akan menempatkan masa depan mereka di bawah tekanan nyata untuk pertama kalinya sejak bertahun-tahun.

    Dan di klub sebesar Real Madrid, di mana tidak ada tempat kecuali bagi yang terbaik, setiap penurunan level atau kehilangan tempat utama bisa membuka pintu bagi keputusan-keputusan yang sebelumnya tidak pernah diajukan, terutama jika datang tawaran besar yang sejalan dengan visi teknis dan ekonomi manajemen.