Setelah lima minggu, dengan rekor 104 pertandingan yang digelar dan 308 gol yang tercipta, Piala Dunia 2026 secara resmi telah berakhir. Dari sudut pandang sepak bola murni, turnamen terbesar FIFA sepanjang masa ini tidak mengecewakan, dengan 48 tim bertarung di tiga negara tuan rumah dan wilayah Amerika Utara yang luas. Dan ketika 46 negara di antaranya telah tersingkir, hanya dua tim peringkat teratas di dunia yang tersisa: Spanyol dan Argentina.
Apakah Argentina mendapat perlakuan istimewa dari wasit di Piala Dunia? Teori yang semakin sering beredar ini kembali mendapat bahan bakar tak lama setelah dimulainya pertandingan final Piala Dunia melawan Spanyol.
Luis de la Fuente berusaha menenangkan kekhawatiran terkait Lamine Yamal setelah bintang muda sensasional itu tampak mengalami kesulitan secara fisik selama kemenangan Spanyol di semifinal Piala Dunia melawan Prancis. Pelatih La Roja itu juga memberikan kabar terbaru mengenai kondisi kebugaran Pedro Porro, yang terpaksa ditarik keluar menjelang akhir pertandingan saat Spanyol memastikan tempatnya di ajang puncak Piala Dunia 2026.
Terlepas dari segala rintangan dan spekulasi menjelang pertandingan, justru Spanyol-lah yang melaju ke final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Prancis dan barisan penyerang legendarisnya dengan sangat mudah di Dallas pada hari Selasa. Sungguh luar biasa betapa mudahnya kemenangan 2-0 itu diraih, dengan pemain-pemain seperti Kylian Mbappe, Michael Olise, dan Ousmane Dembele yang sama sekali tidak tampil memukau, sehingga tim favorit turnamen ini pun tersingkir tanpa perlawanan berarti.
Pedro Porro telah muncul sebagai bagian penting dari susunan pemain inti Spanyol di Piala Dunia 2026, membentuk kemitraan yang tangguh bersama bintang muda Barcelona, Lamine Yamal. Meskipun memulai turnamen dari bangku cadangan, bek Tottenham ini kini menjadi pemain yang tak tergantikan bagi Luis de la Fuente di sayap kanan, dan baru-baru ini ia membagikan pandangannya mengenai kerja samanya dengan Yamal.