Bintang Tottenham asal Spanyol, Pedro Porro, berbicara mengenai masa depannya dalam sebuah acara penghormatan yang mengharukan yang digelar untuknya di kota kelahirannya, Don Benito. Ia juga menganggap enteng kontroversi yang mencuat seputar final Piala Dunia.
Bek Tottenham itu merupakan salah satu pilar utama timnas Spanyol yang meraih gelar juara Piala Dunia, setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 melalui babak perpanjangan waktu.
Surat kabar "Sport" memuat pernyataan Porro, yang mengatakan bahwa keberhasilan meraih gelar Piala Dunia belum memuaskan ambisi kompetitifnya.
Ia menambahkan, "Masih banyak yang harus saya raih. Saya adalah pemain yang memiliki ambisi besar, dan saya selalu berusaha untuk belajar lebih banyak. Semua orang yang mengenal saya tahu bahwa saya menginginkan lebih."
Pedro Porro juga berbicara tentang betapa terharunya dirinya atas kehangatan sambutan yang diterimanya, dan ia ingin mempersembahkan keberhasilan ini kepada semua orang yang telah mendampinginya sejak awal kariernya.
Porro mengakui bahwa ia tidak pernah membayangkan akan mendapatkan penghormatan seperti ini, seraya menegaskan bahwa untuk mencapai level elite dibutuhkan "banyak pengorbanan", terutama sejak ia harus meninggalkan rumahnya demi melanjutkan perjalanan sepak bolanya.
Terkait masa depannya, Porro menegaskan bahwa ia akan tetap bertahan bersama Tottenham, klub yang mengikatnya dengan kontrak, seraya menyebutkan bahwa ia merasa "sangat bahagia" di sana.
Meskipun ia tidak menutup kemungkinan untuk kembali bermain di Spanyol suatu hari nanti, ia menekankan bahwa fokus penuhnya saat ini tertuju pada perjalanannya di Inggris.
Bek asal Spanyol itu juga menghadirkan suasana ceria dalam acara tersebut ketika ia berkelakar kepada para hadirin mengenai popularitas besar yang dimiliki kakeknya, Antonio Sauceda, dengan mengatakan bahwa acara sambutan itu "untuk dirinya".
Di penghujung pembicaraannya, Porro menganggap enteng kritik yang datang dari Argentina serta tuntutan untuk mengulang final Piala Dunia, seraya menegaskan bahwa ia tidak menyimak apa pun terkait hal itu, dan bahwa itu "hanyalah hal-hal yang dikatakan dari luar" serta tidak ada kaitannya dengan dirinya secara pribadi.
