Mantan manajer Chelsea, Liam Rosenior, secara resmi kembali ke dunia kepelatihan sepak bola setelah ditunjuk sebagai pelatih kepala baru klub Ligue 1, Paris FC. Pria asal Inggris berusia 41 tahun itu telah menandatangani kontrak berdurasi dua tahun di ibu kota Prancis, kembali ke dunia kepelatihan hanya tiga bulan setelah masa jabatannya yang singkat di Stamford Bridge berakhir lebih awal.
Liam Rosenior hampir kembali ke bangku pelatih saat ia bersiap untuk mengambil alih kendali klub Ligue 1, Paris FC. Mantan pelatih kepala Chelsea ini telah menganggur sejak masa jabatannya yang singkat dan penuh tantangan di Stamford Bridge berakhir dengan mengecewakan pada awal tahun ini.
Danny Murphy telah menjelaskan kepada GOAL mengapa Liam Rosenior, setelah kegagalannya di Chelsea, akan menjadi “risiko yang terlalu besar” bagi Fulham untuk menawarkan kepada pria berusia 41 tahun itu kesempatan kembali langsung ke dunia kepelatihan Liga Premier. Mantan bintang The Cottagers itu juga menganalisis peluang Frank Lampard untuk kembali ke London Barat setelah penampilannya yang gemilang yang membawa Coventry promosi.
Chelsea telah dijatuhi sanksi pelanggaran oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menyusul pertandingan Piala FA mereka melawan Charlton Athletic pada awal musim ini. Badan pengatur tersebut telah secara resmi membuka proses disiplin terkait perilaku para pendukung tim tamu selama lawatan ke The Valley pada bulan Januari.
Musim Liga Premier 2025-26 telah berakhir, dan para pemain papan atas di seluruh Inggris kini tengah menyusun rencana untuk musim panas ini, entah itu berlibur atau, bagi segelintir yang beruntung, kesempatan untuk unjuk gigi di Piala Dunia. Bahkan para pemain tim nasional itu pun pada akhirnya akan mendapat kesempatan untuk beristirahat, namun bagi para manajer mereka, pekerjaan tak pernah berhenti; rencana-rencana untuk bursa transfer dan musim depan kemungkinan besar sudah mulai disusun.
Fulham kini berada dalam ketidakpastian terkait masa depan manajer Marco Silva seiring dengan semakin kuatnya minat dari Chelsea. Meskipun tawaran kontrak jangka panjang telah diajukan, pelatih asal Portugal itu masih mempertimbangkan langkah selanjutnya dengan cermat, sementara Chelsea mempertimbangkannya untuk mengisi posisi pelatih kepala yang kosong.
Chelsea dilaporkan telah mempercepat upaya pencarian pelatih kepala baru dengan menghubungi perwakilan Andoni Iraola, manajer Bournemouth yang akan mengundurkan diri. Pelatih asal Spanyol itu, yang mendapat pujian luas atas kinerjanya di pantai selatan, kini muncul sebagai kandidat kuat untuk mengisi posisi pelatih kepala di Stamford Bridge pasca kepergian Liam Rosenior.
Frank Lampard kembali menegaskan komitmennya kepada Coventry City menyusul spekulasi bahwa ia mungkin akan diincar untuk kembali ke Chelsea untuk kali ketiga. Setelah membawa The Sky Blues meraih gelar juara Championship dan promosi ke Liga Premier, legenda The Blues itu menegaskan bahwa ia lebih fokus pada kesuksesannya saat ini daripada posisi kosong yang ditinggalkan oleh pemecatan Liam Rosenior.
Pihak manajemen Chelsea dilaporkan enggan mempertimbangkan gagasan untuk menunjuk Jose Mourinho sebagai manajer untuk kali ketiga, meskipun tekanan dari para penggemar semakin meningkat pasca kepergian Liam Rosenior. Meskipun pelatih legendaris asal Portugal itu saat ini tampil gemilang bersama Benfica, sumber internal klub mengindikasikan bahwa kembalinya Mourinho ke London Barat layaknya dongeng tampaknya tidak akan terwujud, karena dewan direksi lebih memprioritaskan kandidat lain.
Mantan bek Chelsea, William Gallas, mendesak petinggi klub untuk menunjuk Diego Simeone sebagai pelatih kepala tetap berikutnya guna mengakhiri krisis yang sedang melanda Stamford Bridge. Setelah pemecatan Liam Rosenior yang hanya bertahan 106 hari, Gallas meyakini bahwa hanya seorang pemimpin yang disiplin yang mampu mengubah skuad saat ini menjadi sekelompok "pejuang".
Legenda Chelsea, John Terry, telah mengutarakan kekhawatiran serius terkait stabilitas klub, sambil memperingatkan bahwa manajer-manajer papan atas mungkin akan menghindari posisi kosong di Stamford Bridge karena kurangnya daya beli dalam bursa transfer. Setelah pemecatan Liam Rosenior yang hanya menjabat selama 106 hari, mantan kapten tersebut mengaku merasa "frustrasi dan khawatir" terhadap arah yang diambil The Blues.