Oliver Maywurm

Koresponden sepak bola Jerman dan Eropa

Editor GOAL DE / SPOX

📝 Bio:

 Tumbuh di dekat kota Trier yang indah, kota tertua di Jerman. Setelah belajar Bahasa Jerman, saya melakukan magang di GOAL dan tampil cukup baik sehingga tak lama kemudian bisa melakukan pelatihan di Munich. Sejak 2017, saya bekerja sebagai editor di GOAL dan SPOX.

⚽ Bagaimana saya masuk ke dunia sepak bola:

Sejauh yang saya ingat, Lars Ricken muda pada pertengahan 90-an adalah pahlawan pertama masa kecil saya. Kemenangan Jerman di Euro 1996, turnamen besar pertama yang saya ikuti dengan sadar, membuat saya jatuh cinta dengan sepak bola sejak itu.

🎯 Fokus utama dalam pekerjaan saya:

Meneliti dan menulis berita (terutama berita transfer)

Mendelegasikan artikel SEO

🌟 Momen favorit saya dalam sepak bola:

Gol emas Oliver Bierhoff di Final Euro 1996, gol kemenangan Mario Götze di Final Piala Dunia 2014. Dan yang kurang terlihat tapi sangat berarti: Mengalami secara langsung di stadion saat usia tujuh tahun bagaimana Eintracht Trier kami menyingkirkan juara UEFA Cup Schalke dan juara Liga Champions Borussia Dortmund di DFB-Pokal.

Artikel oleh Oliver Maywurm
  1. "Tidak sesuai dengan semangat permainan" - Kimmich mendesak adanya perubahan aturan

    Joshua Kimmich menyerukan perubahan aturan setelah Bayern Munich kalah 5-4 dari Paris Saint-Germain pada leg pertama semifinal Liga Champions. Titik krusialnya adalah penalti kontroversial yang diberikan kepada PSG sesaat sebelum babak pertama berakhir, yang berhasil dikonversi oleh Ousmane Dembele sehingga skor menjadi 3-2 untuk tuan rumah. "Lebih ke keputusan yang kurang beruntung," kata Kimmich kepada Amazon Prime setelah pertandingan, sambil menambahkan, "Itu sama sekali tidak sesuai dengan semangat permainan."