Nicky Butt melontarkan serangan pedas dan kasar terhadap Thomas Tuchel menyusul kegagalan Inggris yang memilukan di babak semifinal Piala Dunia setelah dikalahkan oleh Argentina. Mantan gelandang Manchester United dan timnas Inggris itu meyakini bahwa posisi pelatih asal Jerman tersebut kini tak bisa dipertahankan lagi setelah serangkaian keputusan taktis kontroversial membuat The Three Lions kehilangan kesempatan untuk melaju ke final, dan ia telah menunjuk dua calon pengganti.
Thomas Tuchel telah menegaskan komitmen penuhnya terhadap jabatan pelatih timnas Inggris meskipun mengalami kekecewaan yang mendalam akibat tersingkir di babak semifinal Piala Dunia. Pelatih asal Jerman itu menegaskan bahwa dirinya adalah orang yang tepat untuk memimpin The Three Lions menuju Euro 2028 yang akan digelar di kandang sendiri, dan telah mengidentifikasi sebuah "masalah besar" yang harus diselesaikan agar akhirnya dapat mengakhiri puasa gelar negara tersebut.
Kedua pertandingan semifinal Piala Dunia itu menghadirkan kisah yang sangat berbeda, namun final yang dihasilkan tampaknya akan menjadi laga yang sangat menarik antara dua tim yang luar biasa.
Legenda Inggris Michael Owen melancarkan serangan pedas terhadap Thomas Tuchel, dengan membandingkan taktik ultra-defensifnya dengan taktik tim pub lokal. Setelah kekalahan memilukan Three Lions 2-1 di semifinal Piala Dunia melawan Argentina, mantan striker tersebut menyebut pendekatan defensif tersebut sebagai "omong kosong" dan kebalikan mutlak dari keberanian.
Mantan pemain timnas Inggris, Andros Townsend, dengan tegas membela manajer Thomas Tuchel setelah kekalahan menyakitkan 2-1 yang dialami Three Lions di semifinal Piala Dunia melawan Argentina. Townsend menepis kritik luas terkait perubahan taktik defensif yang dilakukan Tuchel, dengan berargumen bahwa penyesuaian taktis tersebut merupakan manuver yang "cerdas", namun pada akhirnya gagal karena kinerja para pemain di lapangan.
Marc Guehi tampaknya mempertanyakan pendekatan taktis Thomas Tuchel setelah Inggris tersingkir secara mengecewakan di semifinal Piala Dunia oleh Argentina. Tim Three Lions kehilangan keunggulan yang mereka raih di babak kedua di Atlanta, yang memicu gelombang kritik terkait keputusan sang manajer untuk bermain bertahan.
Thomas Tuchel akan segera merasakan arti sebenarnya dari evaluasi pasca-turnamen ala Inggris — sesuatu yang menjadi keahlian utama negara tersebut. Proses evaluasi tersebut sudah berjalan penuh, dengan seruan luas agar sang manajer dipecat menyusul kegagalan yang sangat mengecewakan pada babak semifinal Piala Dunia Rabu lalu saat dikalahkan oleh juara bertahan Argentina; strategi pertahanan yang diterapkan justru berbalik merugikan, dan tim asuhan Tuchel akhirnya menelan kekalahan di masa tambahan waktu, meskipun sempat memimpin pada menit ke-85.
Thomas Tuchel mengkritik tajam pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia, dengan menyatakan bahwa baik para pemain Inggris maupun rekan-rekan mereka dari Prancis sama sekali tidak berminat untuk ikut serta dalam pertandingan tersebut. Impian The Three Lions untuk mencapai final pertama sejak 1966 pupus di tangan Argentina dalam pertandingan semifinal yang dramatis, sehingga mereka kini hanya memiliki satu kewajiban terakhir yang tidak diinginkan di Miami.