Mantan pencari bakat senior Everton Bryan King mendesak penyerang Chelsea Liam Delap untuk meninggalkan Stamford Bridge dan pindah ke Goodison Park musim panas ini demi membangun kembali kariernya. Setelah menjalani musim debut yang sulit di London barat, Delap disarankan mengikuti jalur yang pernah ditempuh Romelu Lukaku ketika ia membuat langkah serupa pada awal kariernya.
Masa penuh pasang surut Romelu Lukaku di Napoli tampaknya mendekati akhir seiring Major League Soccer muncul sebagai tujuan serius bagi striker veteran itu. Atlanta United telah memulai kontak dengan perwakilan penyerang internasional Belgia tersebut untuk menjajaki potensi transfer pada musim panas ke Amerika Serikat.
Romelu Lukaku tidak akan menerima peran sebagai pemain cadangan di Napoli, menurut agennya, Federico Pastorello. Penyerang asal Belgia tersebut, yang akan memasuki tahun terakhir kontraknya, hanya tampil selama 64 menit dalam pertandingan klub selama musim 2025-26 akibat cedera otot parah yang dialaminya pada masa pramusim, sehingga masa depannya di Stadio Maradona pun menjadi tidak pasti.
Romelu Lukaku mungkin akan menghadapi tantangan baru, dengan Major League Soccer (MLS) muncul sebagai opsi serius di samping minat yang ditunjukkan oleh Ajax, Monaco, dan Fenerbahçe. Napoli diperkirakan akan melepas striker asal Belgia tersebut dalam upaya mengurangi beban gaji mereka, meskipun kepindahan apa pun akan bergantung pada kesediaan klub-klub tersebut untuk memenuhi tuntutan finansial terkait transfer permanen.
Dengan kemenangan telak atas Amerika Serikat, Belgia berhasil memastikan langkahnya ke perempat final Piala Dunia. Tuan rumah bersama itu menuai banyak ejekan—bahkan Presiden AS Donald Trump pun ikut menjadi sasaran kritik.
Romelu Lukaku telah menjelaskan alasan mengapa ia menyerahkan tugas mengeksekusi tendangan penalti dalam kemenangan dramatis Belgia 3-2 atas Senegal pada babak perpanjangan waktu. Meskipun merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Belgia, penyerang Napoli itu merasa tidak sanggup mengambil tendangan penalti yang penuh tekanan di detik-detik terakhir pertandingan babak 32 besar Piala Dunia tersebut. Keputusan itu membuka jalan bagi Youri Tielemans untuk menjadi pahlawan saat Red Devils berhasil melakukan comeback yang menakjubkan.
Sudah lama terlihat seolah-olah generasi emas Belgia akan kembali mengalami kegagalan memalukan dalam upaya terakhir mereka untuk memenangkan turnamen besar. Namun, muncullah sebuah duet yang tak lama sebelumnya sempat menimbulkan sedikit kegemparan. Pada akhirnya, Belgia berhasil lolos ke babak 16 besar secara dramatis.
Rudi Garcia dengan tegas membela para bintang berpengalaman Belgia setelah kemenangan telak mereka memastikan posisi teratas di grup Piala Dunia. Pelatih tersebut mengatakan bahwa kritik terhadap Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, dan Leandro Trossard sebelum turnamen berlangsung tidak adil, dan menegaskan bahwa ketiganya telah membuktikan kualitas mereka di lapangan.
Ternyata, Belgia mungkin masih bisa diandalkan. Pembicaraan tentang “generasi emas” sudah lama berlalu, dan, sejujurnya, dua hasil pertandingan pertama mereka di Piala Dunia justru semakin memperkuat anggapan bahwa masa kejayaan Setan Merah telah berlalu. Namun, jika pertandingan penutup babak penyisihan grup pada Jumat melawan Selandia Baru bisa dijadikan acuan, para pemain senior Belgia mungkin masih punya satu kesempatan terakhir untuk membuktikan diri.
Penantian Belgia untuk meraih kemenangan pertamanya di Piala Dunia 2026 akan terus berlanjut, karena Red Devils hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Iran pada hari Minggu. Kartu merah yang diterima Nathan Ngoy memupus segala harapan tim asuhan Rudi Garcia untuk mencetak gol penentu kemenangan di menit-menit akhir, karena mereka kesulitan menciptakan peluang tanpa kehadiran Jeremy Doku yang mematikan, yang absen karena sakit.