Rio Ferdinand telah melontarkan peringatan keras kepada Roberto De Zerbi terkait tawaran posisi manajer yang kosong di Tottenham Hotspur. Menyusul pemecatan mendadak Igor Tudor, mantan bek Manchester United itu berpendapat bahwa pelatih asal Italia tersebut sebaiknya mempertimbangkan dengan matang sebelum menyetujui tawaran untuk terjun ke lingkungan yang kacau di London Utara. Ia mengungkapkan kekhawatiran besar bahwa dewan direksi klub dan kurangnya ambisi di sana pada akhirnya akan merusak kariernya.
Mantan kiper Tottenham, Brad Friedel, mengungkapkan kepada GOAL alasannya lebih memilih Harry Redknapp atau Glenn Hoddle daripada Roberto De Zerbi di tengah bergulirnya pergantian manajer yang tak kunjung henti. Dengan Thomas Frank dan Igor Tudor yang telah berlalu di London Utara musim ini, nasib Tottenham dalam mempertahankan diri di Liga Premier kini berada di ujung tanduk tanpa adanya sosok yang sudah dikenal untuk menjadi sumber inspirasi.
Legenda Tottenham Hotspur, Chris Waddle, melontarkan kritik pedas terhadap kondisi klub saat ini, dengan menyatakan bahwa mereka tak terhindarkan akan terdegradasi ke Championship, terlepas dari siapa pun yang akan mengambil alih jabatan manajer selanjutnya. Pasca kepergian manajer sementara Igor Tudor, mantan pemain timnas Inggris itu meyakini bahwa masalah di Tottenham Hotspur Stadium jauh lebih mendalam daripada sekadar masalah di bangku cadangan.
Roberto De Zerbi dilaporkan telah melakukan perubahan haluan yang dramatis dan kini bersedia menjadi pelatih kepala Tottenham Hotspur berikutnya. Setelah pemecatan Igor Tudor yang baru menjabat selama tujuh pertandingan, Spurs siap menawarkan kontrak jangka panjang selama lima tahun kepada pelatih asal Italia tersebut. Mantan pelatih Brighton itu semula berencana menunggu hingga musim panas, namun godaan untuk kembali ke Liga Premier mungkin membuatnya bersedia memimpin tim pada fase akhir musim ini.
Tottenham Hotspur telah menunjuk Roberto De Zerbi sebagai target utama untuk menggantikan pelatih sementara Igor Tudor, dan kabarnya bersedia menawarkan "bonus bertahan yang besar" kepada pelatih asal Italia itu jika ia langsung mengambil alih jabatan manajer tetap. Dikabarkan bahwa De Zerbi ingin menunggu hingga musim panas sebelum bergabung dengan klub lain, namun Spurs berusaha meyakinkan mantan manajer Marseille itu untuk melunakkan pendiriannya.
Kelompok-kelompok pendukung Tottenham Hotspur bersatu untuk menyuarakan penolakan keras mereka terhadap kemungkinan penunjukan Roberto De Zerbi sebagai pelatih kepala klub berikutnya. Reaksi keras ini terutama dipicu oleh dukungan terbuka yang pernah diberikan manajer asal Italia tersebut kepada penyerang Mason Greenwood saat mereka masih bersama di Marseille.
Tottenham Hotspur dilaporkan telah menunjuk mantan pelatih Eintracht Frankfurt dan Borussia Mönchengladbach, Adi Hutter, sebagai kandidat utama untuk memimpin tim di Tottenham Hotspur Stadium. Klub asal London Utara ini saat ini sedang menghadapi masa ketidakstabilan yang sangat parah, baik di dalam maupun di luar lapangan, setelah serangkaian hasil buruk.
Tottenham Hotspur telah menunjuk Roberto De Zerbi sebagai kandidat utama untuk menggantikan posisi manajer. Mantan pelatih kepala Brighton dan Marseille itu dilaporkan bersedia pindah ke London Utara. Namun, kesepakatan apa pun bergantung sepenuhnya pada satu syarat utama: Spurs harus berhasil menghindari degradasi dan mempertahankan status mereka di kasta tertinggi untuk musim depan.
Peminjaman Ethan Nwaneri ke Marseille kembali berjalan lancar setelah penunjukan cepat Habib Beye sebagai pengganti Roberto De Zerbi. Meskipun Mikel Arteta membela keputusan untuk mengirim bakat muda tersebut ke Ligue 1 meskipun Arsenal sedang dilanda krisis cedera, pergeseran taktik di Stade Velodrome dapat membantu mengoptimalkan potensi penuh sang pemain muda.
Marseille telah mengumumkan penunjukan Habib Beye sebagai manajer baru mereka, menggantikan Roberto De Zerbi yang kontroversial. Beye kembali ke OM setelah menghabiskan dua tahun di klub tersebut selama masa karirnya sebagai pemain. Ia telah menandatangani kontrak yang berlaku hingga musim panas 2027 dan ditugaskan untuk menyelamatkan musim Marseille dari keterpurukan.
Medhi Benatia diperkirakan akan tetap bertahan di Marseille meskipun baru saja secara terbuka mengumumkan pengunduran dirinya beberapa hari yang lalu, dalam sebuah keputusan mengejutkan yang dikonfirmasi oleh pemilik klub. Bek mantan Juventus dan Bayern Munich ini tidak hanya dibujuk untuk tetap tinggal oleh pemilik klub Frank McCourt, tetapi juga diberikan kendali penuh atas klub saat mereka menghadapi periode gejolak institusional yang intens.
Marseille kembali dilanda kekacauan baru setelah mantan bek Adil Rami memperingatkan bahwa budaya "ketakutan" dan "negativitas" secara aktif menghalangi talenta-talenta terbaik untuk bergabung dengan klub. Pemenang Piala Dunia 2018 yang vokal itu angkat bicara setelah hasil mengecewakan di lapangan, di mana tim Prancis itu kehilangan keunggulan dua gol di kandang sendiri dan berakhir imbang 2-2 dengan Strasbourg. Hasil imbang itu semakin memperburuk suasana ketidakpastian yang melingkupi klub, yang telah melihat struktur kepemimpinannya runtuh dalam hitungan hari.