Roberto De Zerbi telah kembali ke Liga Premier bersama Tottenham Hotspur, namun sejumlah laporan menyebutkan bahwa London Utara bukanlah tujuan utamanya. Pelatih asal Italia itu dilaporkan telah menghubungi Manchester United terkait lowongan posisi manajer sebelum menandatangani kontraknya dengan Spurs, namun ia justru mendapat penolakan tegas yang memperbesar peluang Michael Carrick untuk mempertahankan jabatannya.
Roberto De Zerbi telah menunjukkan komitmen yang luar biasa kepada Tottenham Hotspur, dengan mengisyaratkan bahwa ia akan tetap bertahan meskipun klub tersebut terancam degradasi dari Liga Premier. Tiba di London Utara saat musim hanya tersisa tujuh pertandingan, pelatih asal Italia ini lebih mengutamakan perjuangan untuk bertahan dan mentalitas juang daripada filosofi permainannya yang terkenal berbasis penguasaan bola, demi memastikan Spurs terhindar dari degradasi yang memalukan ke Championship.
Mantan gelandang Tottenham, Victor Wanyama, telah menyampaikan pesan dukungan kepada klub lamanya dalam perjuangan mereka menghindari degradasi dari Liga Premier. Pemain asal Kenya yang menjadi pahlawan legendaris di London Utara di bawah asuhan Mauricio Pochettino ini pensiun pada hari Jumat dan kini mengalihkan fokusnya ke dunia kepelatihan sambil memberikan dukungan kepada manajer baru Spurs, Roberto De Zerbi, untuk membawa klub tersebut keluar dari krisis yang sedang dihadapi.
Manajer Marseille, Habib Beye, menjauhkan diri dari kontroversi terbaru seputar Mason Greenwood, dengan menegaskan bahwa dirinya bukanlah "pengadilan opini publik." Pelatih asal Senegal itu angkat bicara setelah pendahulunya di Orange Velodrome, Roberto De Zerbi, menjadi sorotan media karena meminta maaf atas pembelaannya terhadap sang penyerang sebelumnya, saat ia mulai menjabat sebagai pelatih Tottenham.
Pelatih kepala baru Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, tak membuang waktu untuk menegaskan niatnya, dengan menyatakan komitmennya untuk jangka panjang kepada klub tersebut terlepas dari status mereka di Liga Premier. Pelatih asal Italia ini tiba di London Utara saat timnya berada di ambang degradasi mengejutkan ke Championship.
Pelatih kepala Tottenham yang baru dilantik, Roberto De Zerbi, telah menyampaikan permintaan maaf resmi atas dukungannya yang pernah ia sampaikan secara terbuka kepada Mason Greenwood. Kelompok-kelompok suporter Spurs telah menyuarakan ketidaksetujuan mereka atas keputusan klub untuk mendatangkan pelatih asal Italia tersebut, yang pernah bekerja sama dengan Greenwood di Marseille.
Tottenham Hotspur telah menunjuk Roberto De Zerbi sebagai upaya terakhir untuk menghindari degradasi, namun langkah ini menandai perubahan struktural yang besar. Alih-alih sekadar menjadi pelatih kepala, pelatih asal Italia itu diberi peran manajerial tradisional dengan kendali penuh atas operasional sepak bola klub, mirip dengan peran Sir Alex Ferguson di Manchester United. Spurs mempercayakannya untuk membangun kembali klub secara total.
Mantan gelandang Liverpool dan Brighton, Adam Lallana, menegaskan bahwa "tidak ada keraguan sedikit pun" bahwa Roberto De Zerbi akan memastikan Tottenham tetap bertahan di Liga Premier. Pelatih asal Italia itu mengambil alih tim yang saat ini terpuruk di peringkat ke-17, hanya satu poin di atas zona degradasi, setelah menandatangani kontrak menggiurkan berdurasi lima tahun di London Utara.
Roberto De Zerbi nyaris tak sempat membongkar kopernya di Hotspur Way sebelum langsung dihadapkan pada kenyataan pahit. Manajer Tottenham yang baru dilantik ini, yang ditugaskan untuk menyelamatkan klub dari degradasi memalukan ke Championship, kini sudah harus berjuang mengatasi krisis cedera yang semakin parah dan telah merenggut satu lagi pemain inti.
Tottenham Hotspur Supporters’ Trust telah menyampaikan "kekhawatiran yang serius dan mendalam" menyusul penunjukan Roberto De Zerbi, dengan mengutip dukungan terbuka yang pernah ia berikan kepada Mason Greenwood saat masih di Marseille. Kontroversi ini muncul di saat yang sensitif bagi klub asal London Utara tersebut, yang tengah berjuang mempertahankan kekompakan tim sambil berupaya menghindari degradasi dari Liga Premier.
Tottenham Hotspur sedang berupaya keras untuk menyelesaikan susunan kepelatihan baru mereka guna menghindari degradasi yang fatal. Roberto De Zerbi siap untuk mengambil alih jabatan manajer dan dilaporkan telah menghubungi legenda Italia dan AC Milan, Alessandro Nesta. Bek peraih gelar juara Piala Dunia itu ditawari peran penting sebagai asisten manajer untuk membantu memperbaiki pertahanan yang rapuh dan menyelamatkan klub.
Tottenham telah menunjuk Roberto De Zerbi sebagai manajer baru mereka dalam upaya terakhir untuk menghindari degradasi dari Liga Premier. Spurs saat ini berada di peringkat ke-17 klasemen Liga Premier dan hanya unggul satu poin dari zona degradasi dengan tujuh pertandingan tersisa di musim ini.
Nah, begitulah lagi nasib Tottenham Hotspur. Setelah tujuh pertandingan di bawah kepemimpinan Igor Tudor yang seharusnya menyelamatkan Spurs dari degradasi, nasib mereka kini tampak lebih suram dari sebelumnya. Mereka hanya terpaut satu poin dari tiga tim terbawah Liga Premier dan menjadi satu-satunya tim yang belum pernah menang di kasta tertinggi pada tahun 2026. Setiap kali mereka tampak mulai bangkit, bencana baru sudah menanti di depan.
Tottenham telah mencapai kesepakatan prinsip untuk menunjuk Roberto De Zerbi sebagai pengganti Igor Tudor sebagai pelatih kepala. Mantan pelatih Brighton dan Marseille itu dilaporkan telah memberikan persetujuan akhir atas kepindahan yang akan membawanya kembali ke Liga Premier dengan kontrak berdurasi lima tahun. Dengan Spurs yang saat ini hanya unggul satu poin dari zona degradasi, dewan direksi telah mempercepat proses penunjukan tersebut guna memastikan kelangsungan tim di kasta tertinggi.
Setelah berpisah dengan Marseille, pelatih asal Italia itu siap memulai babak baru. Kesepakatan telah tercapai untuk kembali ke Liga Premier sebagai pelatih Tottenham.
Mantan pemain OM itu bisa jadi pelatih dengan gaji tertinggi di Liga Premier setelah Guardiola, tapi para penggemar telah melancarkan kampanye menentang sang pelatih