Barcelona telah mengeluarkan pernyataan untuk mengonfirmasi bahwa Lamine Yamal akan absen hingga akhir musim akibat cedera otot paha belakang. Bintang timnas Spanyol itu mengalami cedera tersebut saat mencetak gol penalti dalam kemenangan 1-0 timnya atas Celta Vigo, dan Barcelona pun memberikan kabar terbaru mengenai peluang pemain berusia 18 tahun itu untuk tampil di Piala Dunia.
Gol penalti Lamine Yamal memastikan Barcelona berhasil mengalahkan Celta Vigo yang gigih pada Rabu malam, sehingga memperlebar keunggulan mereka atas Real Madrid di puncak klasemen La Liga menjadi sembilan poin. Namun, kemenangan 1-0 di Spotify Camp Nou itu harus dibayar mahal, karena sang winger muda berbakat terpaksa ditarik keluar karena cedera tak lama setelah mencetak gol penentu kemenangan dari titik penalti pada babak pertama.
Bintang Manchester City, Rayan Cherki, mendapat pujian tertinggi dari sesama pemain, dengan penyerang Villarreal, Georges Mikautadze, menyatakan bahwa pemain asal Prancis itu memiliki bakat yang lebih unggul daripada Lamine Yamal dari Barcelona. Perbandingan berani ini muncul saat Cherki terus memperkuat reputasinya sebagai salah satu pemain kreatif paling menjanjikan di dunia sepak bola.
Legenda sepak bola Belanda, Ruud Gullit, telah melontarkan peringatan keras kepada Barcelona dan Spanyol terkait beban fisik yang ditanggung oleh bintang muda Lamine Yamal. Pemenang Ballon d'Or tersebut mengungkapkan keprihatinannya yang mendalam bahwa pemain berusia 18 tahun itu terlalu sering diturunkan baik di level klub maupun tim nasional.
Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, mengaku ingin "mengikuti jejak" Lionel Messi setelah dinobatkan sebagai Laureus World Young Sportsperson of the Year 2026. Penyerang berusia 18 tahun itu memanfaatkan acara bergengsi tersebut untuk memberikan penghormatan kepada ikon asal Argentina tersebut, yang hingga kini tetap menjadi satu-satunya pesepakbola yang pernah memenangkan penghargaan Laureus World Sportsman of the Year.
Sergio Agüero melontarkan pujian yang sangat tinggi kepada Lamine Yamal, dengan pernyataan mengejutkan bahwa bintang muda Barcelona itu sudah bermain di level yang menempatkannya di atas hampir semua pemain sepak bola dunia, kecuali seorang superstar tertentu. Legenda Manchester City dan Barcelona ini juga meyakini bahwa remaja tersebut memiliki bakat langka yang belum pernah terlihat di Camp Nou sejak kepergian Lionel Messi, pemenang Ballon d'Or delapan kali.
Perjalanan Barcelona di Liga Champions mungkin berakhir dengan kekecewaan setelah dikalahkan Atletico Madrid, namun penampilan Lamine Yamal meninggalkan kesan mendalam bagi salah satu legenda klub, Neymar. Terlepas dari kekecewaan karena tersingkir di babak perempat final, kemunculan Yamal sebagai pemimpin sejati di usianya yang baru 18 tahun telah meyakinkan banyak pihak bahwa ia adalah pewaris takhta di Camp Nou.
Kegagalan Barcelona di Liga Champions akibat kekalahan dari Atletico Madrid telah memicu gelombang refleksi internal dan kritik eksternal, namun tak ada suara yang sekeras suara Christophe Dugarry. Mantan pemain timnas Prancis itu melontarkan serangan tajam terhadap bintang muda Lamine Yamal, mempertanyakan baik kualitas maupun temperamennya.
Lamine Yamal mungkin harus kembali menunda impiannya untuk berlaga di Liga Champions musim ini, namun pemain muda Barcelona itu terus membuat para pesaingnya kagum atas bakat luar biasa yang dimilikinya. Meskipun Atletico Madrid berhasil memastikan tiket ke semifinal, pujian untuk pemain berusia 18 tahun itu terus mengalir dari kubu lawan, dengan Matteo Ruggeri memuji kemampuannya.
Lamine Yamal merasa sangat kecewa setelah Barcelona tersingkir dari kompetisi Eropa, namun ia bertekad untuk mengembalikan klub tersebut ke puncak Eropa. Pemuncak klasemen La Liga itu tersingkir dari babak perempat final Liga Champions oleh Atlético Madrid, dan Yamal mengunggah pesan di Instagram setelah pertandingan untuk menjelaskan bahwa kekalahan tersebut merupakan bagian dari "perjalanan" yang sedang dilalui klub dalam upayanya meraih trofi.
Thierry Henry memuji Lamine Yamal tanpa henti, membandingkan sikap "tanpa rasa takut" dan kepercayaan diri yang tinggi dari remaja Barcelona itu dengan Cristiano Ronaldo muda. Meskipun Blaugrana tersingkir secara agregat dari Liga Champions oleh Atletico Madrid, pemain berusia 18 tahun itu membuktikan janjinya sebelum pertandingan dengan mencetak gol di awal laga di Metropolitano, yang sempat membangkitkan harapan akan kebangkitan bersejarah.
Barcelona kehabisan tenaga di saat-saat krusial dan gagal dalam upaya comeback yang menegangkan pada leg kedua perempat final Liga Champions melawan Atlético Madrid. Tertinggal 2-0 secara agregat setelah leg pertama, Barcelona yang dipimpin oleh Lamine Yamal dan Ferran Torres tak mampu mengalahkan rival sekota mereka meski berhasil menyamakan kedudukan pada babak pertama yang memukau di Stadion Metropolitano.