Mata dunia akan tertuju pada final Piala Dunia 2026 hari Minggu mendatang, yang akan mempertemukan Argentina dan Spanyol, dalam pertandingan yang memiliki makna simbolis melampaui batas-batas kompetisi sepak bola, karena mempertemukan ikon bersejarah Barcelona dengan talenta-talenta muda terbaiknya.
Final ini berlangsung di saat semua tim yang diperkuat pemain Real Madrid telah tersingkir dari kompetisi, mulai dari Brasil yang dipimpin Vinícius Júnior, Inggris yang dipimpin Jude Bellingham, Jerman yang dipimpin Antonio Rüdiger, hingga Turki yang dipimpin Arda Güler, sehingga tim "Los Blancos" nyaris tidak hadir sama sekali di babak penutup Piala Dunia.
Situasi ini mendorong beberapa pengamat media di Spanyol, terutama jurnalis Cristóbal Soria, untuk mengomentari situasi tersebut dengan nada sarkastis, dengan menganggap bahwa final hari Minggu akan menjadi perayaan murni bagi para penggemar Barcelona, baik jika Messi maupun Yamal yang menjuarai gelar tersebut.
Pada malam ketika semua harapan mereka pupus, para pendukung Real Madrid mendapati diri mereka benar-benar tersingkir dari perhitungan, sementara final impian antara ikon bersejarah Barcelona dan bakat mudanya kini menjadi kenyataan.
Jurnalis Spanyol terkenal, Cristóbal Soria, tidak melewatkan kesempatan untuk mengejek para penggemar Real Madrid, dengan menegaskan bahwa satu-satunya wakil yang tersisa bagi mereka di final adalah Marc Cucurella yang baru saja bergabung dengan tim.
Dalam sebuah video menarik yang menampilkan dirinya dari tempat tidur dengan raut wajah yang tampak terpukul, Soria berkata: “Balasan setimpal… Bagaimana para legenda Real Madrid menghabiskan malam mereka? Betapa segalanya berbalik melawan kalian! Pada hari Minggu, salah satu musuh para legenda Real Madrid akan mengangkat Piala Dunia, entah itu Messi atau Lamine Yamal.”
Jurnalis tersebut menambahkan dengan nada sinis: “Lalu bagaimana dengan para pakar yang mendukung Brasil yang dipimpin Ancelotti dan Vinícius, Inggris yang dipimpin Bellingham, Jerman yang dipimpin Rüdiger, dan Turki yang dipimpin Güler? Baiklah, inilah kenyataannya sekarang… Baik Lamine Yamal maupun Messi yang akan mengangkat trofi pada hari Minggu, dan para pakar akan menontonnya dari rumah masing-masing.”


