Petualangan Leroy Sane di Turki menemui kendala besar, dengan mantan bintang Manchester City itu dilaporkan menyampaikan ketidakpuasannya kepada petinggi klub. Meski Galatasaray memulai musim 2026-27 tanpa terkalahkan, pemain internasional Jerman itu melihat statusnya di dalam skuad merosot tajam setelah perekrutan besar-besaran pada musim panas.
Ada gejolak di Galatasaray terkait Leroy Sane. Menurut surat kabar Turki Sabah, pemain tim nasional itu tidak puas dengan menit bermainnya dan tampaknya juga sempat mempertimbangkan untuk hengkang.
Mengapa Leroy Sane kerap dipandang kritis di Jerman sama sekali tidak bisa dipahami pelatih Galatasaray Okan Buruk. Terutama, menurutnya, tudingan yang menjadikan Sane sebagai salah satu pihak yang paling bertanggung jawab atas kegagalan timnas Jerman di Piala Dunia sama sekali tidak berdasar.
Dalam turnamen-turnamen besar, seragam DFB tampaknya menjadi beban yang terlalu berat bagi Leroy Sané. Namun, saat melawan Ekuador, ia tidak hanya mencatatkan sejarah, tetapi juga mengakhiri masa pacekliknya yang menyedihkan.