Gelandang serang Chelsea, Cole Palmer, akhirnya angkat bicara setelah namanya tidak masuk dalam skuad Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026—sebuah keputusan yang menjadi sorotan publik. Pemain berusia 23 tahun itu, yang menjadi pahlawan bagi The Three Lions selama Euro 2024, terpaksa menyaksikan turnamen tersebut dari jauh setelah Thomas Tuchel memilih opsi penyerang lain.
Cole Palmer telah menyadari apa yang harus dilakukannya agar bisa menjadi “pemain hebat”, dengan Frank Leboeuf mengakui kepada GOAL bahwa tidak dipanggilnya bintang Chelsea itu ke skuad Inggris untuk Piala Dunia akan terasa seperti “tamparan keras di wajah”. Gelandang serang yang penuh teka-teki ini tetap menjadi penentu kemenangan di Stamford Bridge, namun statistiknya terus menurun dari tahun ke tahun setelah mengawali kariernya di London Barat dengan gemilang.
Para penggemar Inggris sudah pernah menyaksikan Cole Palmer menunjukkan penampilan gemilangnya untuk tim nasional sebelumnya. Memang, ia nyaris menyelamatkan penampilan yang secara umum kurang memuaskan di final Euro 2024, dengan mencetak gol penyama kedudukan dan memberikan semangat baru saat Three Lions tampak tak berdaya melawan Spanyol. Tentu saja, mereka tetap kalah dalam pertandingan itu, seperti yang sering terjadi di berbagai turnamen selama bertahun-tahun.
Cole Palmer memanfaatkan media sosial untuk memberikan sekilas gambaran tentang kehidupannya di luar lapangan setelah tidak masuk dalam skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026. Gelandang serang Chelsea ini, yang merupakan salah satu bintang andalan Three Lions selama setahun terakhir, justru memanfaatkan musim panas ini untuk memulihkan tenaganya setelah menjalani musim kompetisi domestik yang melelahkan.
Piala Dunia 2026 sudah di depan mata. Setelah bertahun-tahun penuh antisipasi, babak kualifikasi yang mendebarkan, serta berbagai berita baik—dan buruk—seputar ajang puncak FIFA ini, para pemain dan pelatih dari seluruh dunia kini tengah menyelesaikan persiapan terakhir mereka setelah berdatangan ke Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada untuk turnamen sepak bola internasional terbesar yang pernah diselenggarakan.
Para penyerang Chelsea, Cole Palmer dan Joao Pedro, mengejutkan para penggemar sepak bola dengan penampilan cameo tak terduga dalam sebuah film pendek aneh yang disutradarai oleh ikon pop Madonna. Setelah menjalani musim domestik yang sulit dan tidak dipanggil untuk Piala Dunia mendatang, kedua bintang tersebut tampil sebentar dalam adegan di kamar mandi dalam proyek berdurasi 14 menit yang berjudul Confessions II.
Nike telah meluncurkan kampanye barunya yang bertajuk "Rip the Script" menjelang Piala Dunia 2026, yang mempertemukan sejumlah bintang sepak bola ternama dan selebriti internasional. Cole Palmer, Erling Haaland, Kylian Mbappé, dan Vinícius Júnior menjadi bintang utama dalam video tersebut, yang mengedepankan kreativitas dan permainan instingtif sekaligus menampilkan inovasi-inovasi terbaru merek tersebut di bidang sepak bola.
Cole Palmer tampaknya sedang menikmati liburan musim panasnya yang tak terduga, setelah terlihat bersantai di Ibiza bersama Wayne Lineker menyusul pencoretannya dari skuad Inggris. Bintang Chelsea itu menjadi salah satu nama besar yang absen dari daftar 26 pemain pilihan Thomas Tuchel untuk Piala Dunia mendatang.
Penyerang Chelsea, Joao Pedro, melontarkan pernyataan mengejutkan mengenai rekan setimnya di klub, Cole Palmer, dengan menyarankan bahwa gelandang serang Inggris itu akan menjadi pilihan yang tepat untuk mewarisi jersey nomor 10 ikonik milik Neymar di timnas Brasil. Keduanya dipastikan akan melewati musim panas ini tanpa tampil di panggung internasional setelah tidak masuk dalam skuad akhir masing-masing untuk Piala Dunia 2026.
Chelsea tengah menghadapi tekanan finansial yang berat musim panas ini, dan manajer baru Xabi Alonso mungkin harus melepas pemain-pemain andalannya untuk membiayai perekrutan yang diinginkannya. Dengan Manchester United yang dilaporkan tertarik, The Blues telah menetapkan harga jual yang sangat tinggi untuk Cole Palmer. Para peminat potensial telah diberi tahu angka pasti yang diminta hanya untuk memulai negosiasi terkait gelandang serang berbakat tersebut.
Pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, memberikan penjelasan mengenai keputusannya untuk tidak memasukkan gelandang serang Chelsea, Cole Palmer, ke dalam skuad final Piala Dunia yang terdiri dari 26 pemain. Pelatih asal Jerman itu tetap teguh pada kebijakan seleksinya yang ketat dan tidak memandang reputasi, dengan menyatakan bahwa penyerang serba bisa tersebut belum mampu menunjukkan performa di level elit saat membela timnas.
Nah, begitulah: Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 telah dikonfirmasi dan akan tercatat sebagai salah satu skuad paling kontroversial sepanjang masa. Manajer Thomas Tuchel telah menegaskan sejak awal bahwa ia tidak segan-segan membuat kontroversi dengan keputusannya, dan ia tetap setia pada janjinya dengan pemilihan pemain yang memecah belah dalam upaya terbaru The Three Lions untuk mengakhiri penantian yang menyiksa demi trofi besar pertama sejak 1966.