Manajer Bayern Munich, Vincent Kompany, memuji keputusan bersejarah Union Berlin untuk menunjuk Marie-Louise Eta sebagai pelatih kepala baru mereka. Wanita berusia 34 tahun itu naik pangkat dari jabatannya di tim U-19 untuk menjadi wanita pertama yang memimpin tim Bundesliga putra, menggantikan Steffen Baumgart.
Union Berlin dengan tegas membela Marie-Louise Eta setelah ia mendapat kritik misoginis menyusul penunjukannya yang bersejarah sebagai pelatih kepala. Direktur olahraga Horst Heldt mengecam reaksi negatif tersebut sebagai “gila” dan “memalukan”, sekaligus menegaskan bahwa klub memiliki keyakinan penuh terhadap kepemimpinannya.
Union Berlin telah mengambil keputusan bersejarah dengan menunjuk Marie-Louise Eta sebagai pelatih kepala sementara menyusul pemecatan Steffen Baumgart. Langkah ini menandai tonggak sejarah bagi sepak bola Eropa, karena Eta menjadi wanita pertama yang memimpin sepenuhnya sebuah tim profesional pria di salah satu dari lima liga teratas di benua tersebut.
Pada musim panas lalu, FC Bayern berusaha keras untuk merekrutnya, namun gagal; belakangan ini, ia ikut berlatih bersama tim senior Union Berlin — dan tak lama lagi, Linus Güther yang baru berusia 15 tahun itu bisa saja melakukan debutnya di Bundesliga.
Kevin Diks diperkirakan akan berhadapan langsung dengan Harry Kane ketika Borussia Moenchengladbach menyambangi kandang Bayern Munich pada pekan depan.
Gol penalti Kevin Diks di injury time memastikan Borussia Moenchengladbach meraih kemenangan setelah merasakan paceklik tiga poin di beberapa pertandingan terakhir.
Kevin Diks menegaskan dirinya ikut bertanggung jawab atas hasil buruk yang diraih Borussia Moenchengladbach, dan bertekad membantu tim kembali ke jalur kemenangan.
Kekalahan dari Union Berlin menjadi modal yang tidak bagus buat Kevin Diks dan Borussia Moenchengladbach, karena mereka selanjutnya akan menghadapi Bayern Munich.