Musim sepak bola Eropa hampir berakhir. Tinggal tersisa satu pertandingan—final Liga Champions—di mana Arsenal dan Paris Saint-Germain bersiap untuk bertarung di Budapest pada hari Sabtu. Kedua tim memasuki pertandingan ini setelah berhasil meraih gelar juara liga domestik masing-masing; PSG berupaya mempertahankan gelar yang mereka raih untuk pertama kalinya musim lalu, sementara The Gunners bertekad untuk meraih trofi Liga Champions pertama mereka.
Patrice Evra telah menyebutkan kepada GOAL satu pemain yang harus diupayakan habis-habisan oleh Manchester United untuk didatangkan musim panas ini, dengan Victor Osimhen disebut-sebut sebagai rekrutan impian bagi Setan Merah. Striker andalan timnas Nigeria yang produktif ini, yang saat ini membela klub raksasa Turki Galatasaray, telah santer dikaitkan dengan kepindahan ke Liga Premier selama beberapa jendela transfer.
Victor Osimhen diprediksi akan mengakhiri masa-masa sulit Chelsea dalam mencari penyerang tengah yang tepat. Mantan gelandang The Blues, Emmanuel Petit, meyakini bahwa striker asal Nigeria itu memiliki kepribadian dan mentalitas yang dibutuhkan untuk sukses di Stamford Bridge serta mengikuti jejak Didier Drogba.
Arsenal tengah gencar-gencarnya mencari pemain baru untuk musim panas ini, dengan direktur olahraga Andrea Berta secara langsung memimpin misi pemantauan di Turki. Petinggi The Gunners itu hadir dalam laga derby Istanbul yang sangat krusial antara Galatasaray dan Fenerbahce untuk memantau Victor Osimhen serta dua pemain lainnya.
Alex Iwobi menjelaskan apa yang membuat rekan setimnya di timnas Nigeria, Victor Osimhen, begitu istimewa. Striker Galatasaray itu begitu bertekad untuk menjadi pemain kelas dunia hingga ia rela “bermain curang hanya demi menang” dalam sesi latihan. Dalam wawancara di podcast Beast Mode On, gelandang serang Fulham, Iwobi, juga menceritakan seperti apa rasanya memiliki Jay-Jay Okocha—mantan bintang legendaris Paris Saint-Germain, Bolton, dan Super Eagles—sebagai pamannya.
Legenda Manchester United, Nicky Butt, mendesak petinggi Old Trafford untuk mengupayakan transfer striker Galatasaray, Victor Osimhen, pada bursa transfer musim panas nanti. Mantan gelandang tersebut meyakini bahwa pemain internasional Nigeria itu akan menjadi pilihan yang lebih baik daripada Benjamin Sesko, yang menurutnya tidak memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk menjadi penyerang tengah andalan United dalam jangka panjang.
Impian Galatasaray di Liga Champions berakhir dengan mimpi buruk di Anfield setelah Victor Osimhen dan Noa Lang dilarikan ke rumah sakit. Klub raksasa Turki itu mengonfirmasi bahwa striker asal Nigeria tersebut mengalami patah tulang lengan bawah, sedangkan pemain sayap asal Belanda itu menderita cedera ibu jari yang "parah".
Liverpool akhirnya berhasil melaju ke perempat final Liga Champions dengan meyakinkan atas Galatasaray. Arne Slot tak bisa menahan diri untuk tidak melontarkan sindiran setelah pertandingan.
Victor Osimhen termasuk salah satu penyerang paling diminati di Eropa. Namun, sementara banyak orang berspekulasi tentang transfer besar berikutnya, semakin banyak tanda yang menunjukkan bahwa pemain asal Nigeria itu telah mendarat di tempat yang tepat bersama Galatasaray.
Victor Osimhen menceritakan momen menyedihkan yang nyaris membuatnya memutuskan untuk pensiun dari sepak bola. Penyerang Galatasaray itu mengenang masa-masa saat ia masih bermain di Lille, ketika kondisi kesehatan ayahnya di Nigeria semakin memburuk. Meskipun ia berusaha keras untuk pulang ke rumah, ia mengatakan bahwa agen-agennya saat itu justru lebih fokus untuk menyelesaikan transfer bernilai jutaan euro, sebuah situasi yang membuatnya mengalami gejolak emosional yang sangat mendalam.
Victor Osimhen tak kuasa menahan emosi menjelang laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Galatasaray dan Liverpool pada Selasa malam. Beberapa saat sebelum kick-off di Rams Park yang ramai, para pendukung tuan rumah memamerkan sebuah tifo besar dan menyentuh yang menampilkan potret striker Nigeria tersebut bersama ibunya yang telah meninggal. Spanduk tersebut disertai dengan pesan yang kuat dan jelas menyentuh hati penyerang berusia 27 tahun itu: "Kami adalah keluarga dan keluarga adalah segalanya."
Sudah lebih dari dua tahun sejak Victor Osimhen mengungkapkan bahwa ia telah memutuskan klub mana yang akan ia bergabung setelah Napoli. Hanya tiga hari kemudian, Presiden Partenopei Aurelio De Laurentiis mengungkapkan bahwa striker tersebut akan "bergabung dengan Real Madrid, Paris Saint-Germain, atau salah satu tim Premier League". Osimhen justru berakhir di Istanbul bermain untuk Galatasaray, klub terbesar di Turki, namun bukan destinasi yang tepat seperti yang dibayangkan oleh pemain internasional Nigeria tersebut saat ia mengumumkan niatnya untuk meninggalkan Naples.