Roberto De Zerbi telah menawarkan insentif unik kepada para pemain Tottenham menjelang laga melawan Brighton. Pelatih asal Italia itu berjanji akan menanggung biaya makan malam tim setiap minggu jika mereka mulai meraih kemenangan, di tengah upaya Spurs untuk keluar dari zona degradasi Liga Premier.
Roberto De Zerbi mengakui bahwa Tottenham "penuh dengan masalah" saat mereka berjuang untuk menghindari degradasi bersejarah dari Liga Premier. Manajer asal Italia itu meminta para pemainnya untuk mengabaikan keributan seputar rival-rival mereka yang juga berjuang menghindari degradasi, dan fokus untuk meraih kemenangan liga pertama mereka di tahun 2026.
Tottenham Hotspur mendapat pukulan telak setelah dikonfirmasi bahwa kapten klub, Cristian Romero, harus absen hingga akhir musim akibat cedera lutut yang parah. Pelatih kepala Roberto De Zerbi menantang para pemainnya untuk tampil lebih baik dan mengambil alih tanggung jawab kepemimpinan, sambil menegaskan bahwa Spurs tidak boleh larut dalam kesedihan saat mereka berjuang untuk memastikan kelangsungan mereka di Liga Premier.
Tottenham terus terancam degradasi di Liga Premier, dengan Brad Friedel mengungkapkan kepada GOAL berapa lama waktu "minimal" yang dibutuhkan untuk kembali bersaing di Liga Champions jika skenario terburuk terjadi pada tahun 2026. Bermain di divisi Championship mungkin harus menjadi prioritas sebelum tim ini bisa kembali berlaga di kompetisi elit Eropa, di tengah kemerosotan performa yang luar biasa yang sedang mereka alami.
Pelatih kepala baru Tottenham, Roberto De Zerbi, mengajak para pemainnya untuk menghadiri jamuan makan malam mewah guna mempererat kekompakan tim, dalam upayanya menginspirasi tim untuk lolos dari zona degradasi Liga Premier. Pelatih asal Italia itu sangat ingin mengubah suasana di London Utara setelah rentetan hasil buruk yang membuat klub tersebut terancam harus bermain di Liga Championship musim depan.
Tottenham mendapat dorongan besar dalam perjuangan mereka menghindari degradasi seiring kembalinya Rodrigo Bentancur ke sesi latihan tim utama. Pemain internasional Uruguay itu absen sejak Januari setelah menjalani operasi akibat cedera otot paha belakang yang serius yang dialaminya saat melawan Bournemouth. Kembalinya dia terjadi pada saat yang sangat krusial bagi Roberto De Zerbi, yang tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi mantan klubnya, Brighton, pada Sabtu ini.
Tottenham Hotspur sedang mengalami krisis yang sangat parah. Legenda Liverpool, Jamie Carragher, meragukan apakah tim tersebut masih bisa bertahan di liga.
Micky van de Ven mengungkapkan kekhawatiran yang mendalam bahwa Tottenham Hotspur mungkin kehabisan waktu untuk menguasai sistem taktik rumit Roberto De Zerbi saat mereka berjuang menghindari degradasi bersejarah. Wakil kapten tersebut menegaskan bahwa skuad harus memprioritaskan hasil instan daripada pengembangan gaya permainan, menyusul kekalahan telak di kandang Sunderland yang membuat mereka tertinggal dua poin dari zona aman.
Musim mimpi buruk Tottenham Hotspur mencapai titik terendah baru saat laga perdana Roberto De Zerbi sebagai pelatih berakhir dengan kekalahan memalukan 1-0 di kandang Sunderland, yang membuat Jamie O'Hara memberikan penilaian yang sangat keras terhadap para pemain. Hasil ini membuat Spurs berada di peringkat ke-18 klasemen Liga Premier dan terpaut dua poin dari zona aman, sekaligus memperpanjang rentetan pertandingan tanpa kemenangan mereka menjadi 14 laga.
Jamie Carragher memberikan penilaian pedas terhadap peluang Tottenham Hotspur untuk bertahan di liga, dengan menyebutnya "sangat buruk" setelah mengalami kekalahan telak lainnya di Liga Premier. Berbicara setelah kekalahan 1-0 yang mematahkan semangat dari Sunderland, pakar Sky Sports itu berpendapat bahwa kedatangan Roberto De Zerbi tidak akan cukup untuk mencegah Spurs mengalami degradasi bersejarah ke Championship.
Masa jabatan Roberto De Zerbi sebagai pelatih kepala Tottenham Hotspur dimulai dengan hasil yang mengecewakan, setelah sebuah tendangan yang membentur pemain lawan membuat timnya menelan kekalahan 1-0 di kandang Sunderland. Hasil ini memperpanjang rentetan hasil buruk Spurs yang belum pernah menang di Liga Premier menjadi 105 hari, sehingga klub asal London Utara itu kini terperosok dalam pertarungan menghindari degradasi. Usai pertandingan, pelatih asal Italia itu memberikan penilaian yang membingungkan mengenai skuadnya, dengan menyatakan bahwa mereka lebih membutuhkan dukungan emosional daripada arahan taktis.
Bek Tottenham, Cristian Romero, terpaksa meninggalkan lapangan sambil menangis setelah mengalami benturan mengerikan dengan rekan setimnya, Antonin Kinsky, dalam laga Liga Premier melawan Sunderland pada Minggu lalu. Cedera tersebut semakin memperparah sore yang suram bagi Spurs, yang menelan kekalahan 1-0 di Stadium of Light dalam laga perdana Roberto De Zerbi sebagai pelatih.
Jika Anda harus menunjuk tiga manajer tetap yang berbeda dalam satu musim, itu mungkin pertanda bahwa segalanya tidak berjalan sesuai rencana. Dalam kasus Tottenham Hotspur, juara Liga Europa 2025, musim ini nyaris tidak bisa lebih buruk lagi. Upaya klub untuk menjadi tim yang lebih tangguh di bawah asuhan Thomas Frank justru berujung pada skuad yang dibentuk dengan buruk, yang terus-menerus dikalahkan dan dipermalukan di setiap kesempatan.
Tottenham Hotspur secara resmi terjerumus ke zona degradasi Liga Premier menyusul kemenangan telak West Ham atas Wolves pada Jumat malam. Hasil ini membuat klub asal London Utara itu kini dihadapkan pada ancaman nyata untuk terdegradasi dari kasta tertinggi, hanya setahun setelah meraih gelar di kompetisi Eropa.
Harapan Tottenham Hotspur untuk bertahan di liga mendapat pukulan telak menyusul kabar bahwa Mohammed Kudus mengalami kemunduran yang signifikan dalam proses pemulihannya dari cedera. Pemain internasional Ghana itu kini berisiko absen di sisa musim Liga Premier dan kemungkinan besar juga Piala Dunia musim panas ini.
Legenda Tottenham, Teddy Sheringham, telah menyampaikan keraguan yang serius mengenai kesesuaian Roberto De Zerbi untuk klub tersebut di tengah perjuangan sengit mereka menghindari degradasi. Meskipun mengakui bahwa ia mengagumi mantan manajer Brighton itu, striker ikonik tersebut khawatir adanya perbedaan karakter dapat menghambat harapan tim asal London Utara itu untuk bertahan di liga.