Bos Crystal Palace Oliver Glasner dikabarkan muncul sebagai target utama Manchester United untuk menggantikan Ruben Amorim. Setan Merah kini resmi masuk bursa pencarian manajer anyar setelah memutuskan memecat Amorim dari jabatannya. Glasner menarik perhatian berkat kiprahnya di Liga Inggris bersama Palace, meski MU diyakini akan memercayai pelatih sementara hingga musim 2025/26 berakhir.
Para pemain Manchester United berbondong-bondong menyampaikan pesan perpisahan kepada Ruben Amorim lewat media sosial setelah sang pelatih mendadak dipecat. Banyak pesan hangat dari mayoritas skuad Setan Merah, meski bungkamnya sejumlah bintang MU juga tak luput dari perhatian.
Itu adalah momen mengejutkan yang muncul tiba-tiba namun sepertinya sudah lama membara. Ruben Amorim baru saja melalui konferensi pers setelah bermain imbang di Leeds dengan tenang, memberikan sedikit bahan berita bagi para jurnalis yang berkumpul. Namun kemudian datanglah momen mengejutkan yang pada akhirnya menyebabkan pemecatannya hanya 14 bulan setelah mengambil alih Old Trafford.
Ole Gunnar Solskjaer dilaporkan terbuka untuk kembali ke Manchester United sebagai manajer sementara pengganti Ruben Amorim, empat tahun setelah ia sendiri dipecat. Darren Fletcher akan memimpin tim dalam jangka pendek, namun klub mencari sosok lain untuk menjabat hingga akhir musim.
Hanya beberapa jam usai dipecat Man Utd, Ruben Amorim tampak tegar saat menyapa fotografer di tengah jalan-jalan musim dingin bersama sang istri. Pelatih Portugal itu didepak menyusul serangan tajamnya pada petinggi klub dan hasil imbang mengecewakan kontra Leeds, kurang dari 24 jam sebelumnya.
Ruben Amorim resmi dipecat Man United pada Senin pagi usai hasil imbang mengecewakan kontra Leeds. Namun, bukan sekadar hasil buruk, perilaku pelatih asal Portugal itu disinyalir menjadi pemicu utamanya. Amorim diduga sengaja berselisih dengan petinggi klub dan menciptakan kebingungan taktis demi memuluskan jalan keluarnya dari Old Trafford.
Alejandro Garnacho termasuk di antara pemain yang diasingkan Ruben Amorim dari skuad Manchester United, dan tampaknya sangat senang melihat mantan bosnya dipecat.
Manchester United mencari pengganti jangka panjang untuk Ruben Amorim setelah memecat sang bos. Mereka kini menimbang opsi pemimpin jangka pendek sampai manajer permanen ditemukan. Dengan Darren Fletcher memimpin sementara, United mempertimbangkan untuk membawa pulang legenda klub ke Old Trafford hingga akhir musim.
Ruben Amorim disebut 'meledak' ketika melakukan pertemuan dengan dewan direksi klub yang berujung terhadap pemecatan dirinya sebagai pelatih Manchester United.
Ruben Amorim resmi diberhentikan Manchester United, mengakhiri masa jabatannya selama 14 bulan di Old Trafford. Posisi pelatih asal Portugal itu memang sudah lama dipertanyakan, terutama setelah serangannya yang menyinggung petinggi klub menyusul hasil imbang kontra Leeds. Kini, Amorim harus menanggung konsekuensi perkataannya, juga karena rentetan performa yang jauh dari meyakinkan.
Liga Inggris 2025/26 resmi mencapai titik tengah musim ini. Arsenal memimpin klasemen dengan keunggulan enam poin yang sangat menjanjikan, membuka peluang The Gunners untuk mengakhiri penantian gelar yang menyakitkan selama 22 tahun. Peluang itu semakin menguat setelah Manchester City tergelincir melawan Chelsea yang tanpa manajer usai memecat Enzo Maresca, tapi armada Pep Guardiola selalu menjadi pengejar paling berbahaya. Sementara itu, Aston Villa akan berusaha keras untuk tetap menjaga jarak meski baru saja dihajar 4-1 di Emirates.
Ruben Amorim mendapat serangan keras dari putra Paul Scholes, yang menyebut pelatih asal Portugal itu “tak berguna” dan menyuruhnya “minggat” dari Manchester United. Ledakan ini muncul setelah Amorim mengkritik jajaran petinggi MU usai hasil imbang melawan Leeds United. Arron Scholes menuduh Amorim sedang mencari-cari masalah agar dipecat Setan Merah dan mendapat pesangon.
Ruben Amorim mengatakan bahwa ia datang untuk menjadi "manajer dan bukan pelatih" Manchester United dalam sebuah pesan tajam kepada dewan klub. Pelatih asal Portugal itu mengarahkan kemarahannya kepada pimpinan The Red Devils setelah menyaksikan timnya bermain imbang 1-1 dengan Leeds United pada hari Minggu. Dalam sebuah ledakan yang mengejutkan, pria berusia 40 tahun itu mengisyaratkan bahwa hari-harinya di Old Trafford mungkin sudah terhitung jika ia tidak mendapatkan dukungan yang menurutnya ia butuhkan.
Ruben Amorim terlibat adu argumen singkat dengan seorang reporter setelah menolak menjelaskan alasan dirinya mulai meninggalkan formasi 3-4-3 yang sejak awal ingin ia jadikan fondasi Manchester United. Pelatih asal Portugal itu ditanya hingga tiga kali dalam konferensi pers jelang laga kontra Leeds terkait maksud pernyataannya sebelumnya soal perubahan sikap terhadap sistem permainan. Namun, Amorim terus menghindar dan enggan memberi jawaban jelas.
Mantan bek Manchester United sekaligus pengamat Sky Sports, Gary Neville, melontarkan kritikan tajam terhadap Ruben Amorim setelah hasil imbang 1-1 dengan Wolves yang berada di dasar klasemen pada hari Selasa. Ia mempertanyakan keputusan Amorim dengan mengganti pencetak gol Joshua Zirkzee saat jeda babak pertama. United gagal memanfaatkan kemenangan 1-0 pada Boxing Day melawan Newcastle, karena harus berbagi poin dengan tim Midlands yang terpuruk, memberikan tim asuhan Rob Edwards hanya poin ketiga mereka musim ini.
Ruben Amorim menegaskan bahwa dia tetap "sangat percaya diri" bahwa Manchester United akan memiliki musim yang kuat meskipun timnya kehilangan poin melawan Wolves yang berada di dasar klasemen dalam laga Premier League di Old Trafford pada hari Selasa. Menghadapi media setelah penampilan yang sangat mengecewakan dari Setan Merah, pelatih asal Portugal itu mencoba menjelaskan apa yang salah, menunjuk pada kurangnya keluwesan dan fakta bahwa ada beberapa pemain kunci yang absen. Tonton klip lengkapnya di atas ⬆️