Getty Images Sport
AFPPemecatan Amorim bikin heboh
Manchester United akhirnya memecat Ruben Amorim setelah 14 bulan masa kepemimpinannya, menyusul memburuknya hubungan antara pelatih asal Portugal itu dan jajaran petinggi klub. Ketegangan memuncak usai hasil imbang kontra Leeds akhir pekan lalu, ketika Amorim—yang tampak frustrasi—memanfaatkan momen konferensi pers pascalaga untuk menegaskan dirinya adalah “manajer”, bukan sekadar “pelatih kepala”, sekaligus melontarkan kritik terbuka kepada direktur olahraga Jason Wilcox.
Serangan yang disampaikan di ruang publik ini, yang berasal dari selisih paham soal kebijakan transfer dan taktik, menjadi akhir kesabaran petinggi klub. Setan Merah, yang saat ini berada di peringkat enam Liga Inggris, menyebut keputusan tersebut diambil “dengan berat hati”, namun dinilai perlu untuk “memberi tim peluang terbaik” meraih posisi akhir yang lebih tinggi.
Amorim pun pergi dengan catatan rasio kemenangan terendah di antara manajer permanen Man United di era Premier League. Meski demikian, ia tetap dibanjiri ucapan terima kasih dari banyak mantan anak asuhnya, walau tidak semuanya.
Pemain Manchester United beri penghormatan untuk Amorim
Unggahan perpisahan bermunculan di Instagram, dipimpin oleh kapten tim Bruno Fernandes yang menulis: “Terima kasih, Mister. Semoga yang terbaik untuk Anda dan staf kepelatihan.”
Joshua Zirkzee menambahkan: “Semoga sukses ke depannya, bos.”
Patrick Dorgu menambahkan pesan yang serupa, menyatakan: "Terima kasih untuk segalanya, Mister. Semoga sukses di masa depan."
Matthijs de Ligt melanjutkan dengan sentimen yang sama, mengatakan: "Terima kasih untuk segalanya, bos. Semoga sukses di masa depan." Pesan yang diulangi oleh Harry Maguire.
Benjamin Sesko dengan singkat berkata: "Terima kasih untuk segalanya, bos."
Sementara Amad Diallo menulis: “Semoga sukses, coach. Terima kasih atas segalanya. Saya doakan yang terbaik.”
Mereka yang diam
Namun, ada dua nama besar yang absen dari daftar pengirim ucapan perpisahan: Kobbie Mainoo dan Lisandro Martinez. Hubungan Amorim dengan Mainoo memang dikenal tidak harmonis, terutama karena perbedaan pandangan taktik dan minimnya menit bermain bagi gelandang muda tersebut.
Amorim disebut menilai Mainoo kurang memiliki kecepatan yang dibutuhkan dalam sistemnya, sehingga kerap mencadangkannya. Situasi itu menyebabkan ketegangan hingga dilaporkan terjadi "pertengkaran" di tempat latihan. Keluarga Mainoo dan sejumlah mantan pemain bahkan secara terbuku mengkritik perlakuan sang manajer terhadap gelandang Inggris itu, yang tampil menonjol pada musim sebelumnya di bawah Erik ten Hag. Beberapa pekan lalu, kakak tiri Mainoo bahkan terlihat di Old Trafford mengenakan kaus bertuliskan “Free Kobbie Mainoo”.
Situasi dengan Martinez sedikit berbeda. Amorim kerap memuji karakter dan kepemimpinan bek Argentina itu, bahkan sempat menunjuknya sebagai kapten saat Bruno absen. Meski begitu, keduanya juga sempat berselisih ketika Martinez memaksa ingin kembali bermain lebih cepat dari rekomendasi medis setelah cedera ACL panjang.
Sementara itu, Alejandro Garnacho, yang kini berseragam Chelsea usai berselisih dengan Amorim pada akhir musim lalu, terlihat memberi like pada unggahan media sosial Fabrizio Romano yang mengumumkan pemecatan mantan pelatihnya, seolah menikmatinya.
Getty Images SportBursa calon pengganti Amorim mulai memanas
Manchester United kini bergerak cepat mencari pengganti Amorim, dengan daftar kandidat yang cukup panjang dan minat dari berbagai pihak. Tantangan utamanya adalah menemukan sosok yang mampu mengembalikan The Red Devils ke puncak sepakbola Inggris.
Nama favorit saat ini adalah pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner, yang kontraknya akan habis di akhir musim. Selain itu, mantan pelatih timnas Inggris Gareth Southgate serta eks manajer Chelsea, Enzo Maresca, juga masuk dalam bursa. Sambil menunggu keputusan final, mantan gelandang Man United Darren Fletcher akan bertindak sebagai pelatih sementara saat menghadapi Burnley pada laga hari Kamis (8/1) dini hari WIB.
Iklan

