Morgan Rogers mengungkapkan peran penting yang dimainkan Xabi Alonso dalam keputusannya untuk menyelesaikan transfer sensasional ke Chelsea. Penyerang serba bisa yang didatangkan dari Aston Villa sebagai rekrutan termahal dalam sejarah sepak bola Inggris ini mengakui bahwa kesempatan untuk bermain di bawah asuhan pelatih asal Spanyol tersebut dan kembali bersatu dengan "sahabat terbaiknya", Cole Palmer, membuat keputusannya menjadi mudah.
Chelsea secara resmi mengonfirmasi perekrutan bersejarah Morgan Rogers dari Aston Villa melalui kesepakatan senilai £117 juta ($157 juta). Penyerang berusia 23 tahun ini bergabung dengan Stamford Bridge sebagai pemain asal Inggris termahal dalam sejarah, menggeser rekor sebelumnya yang baru saja ditetapkan pada bursa transfer musim panas yang penuh gejolak ini.
Aston Villa dilaporkan telah mengadakan pembicaraan mendadak terkait kemungkinan mendatangkan pemain sayap Chelsea, Alejandro Garnacho, setelah menyetujui kepergian Morgan Rogers. Tim asuhan Unai Emery diperkirakan akan menerima dana besar dari transfer Rogers senilai £117 juta ke Stamford Bridge—yang memecahkan rekor—dan langsung mulai mencari pemain penyerang ternama sebagai tambahan skuad.
Chelsea telah mencapai kesepakatan dengan Aston Villa untuk merekrut Morgan Rogers dalam kesepakatan senilai £117 juta yang sangat fantastis. Gelandang serang berusia 23 tahun itu memilih Stamford Bridge daripada rivalnya di Liga Premier, Arsenal, setelah tertarik dengan proyek yang dipimpin oleh pelatih kepala baru Xabi Alonso.
Morgan Rogers membalas narasi "konyol" menjelang Piala Dunia yang menyarankan agar Jude Bellingham dicoret dari susunan pemain inti Inggris. Bintang Real Madrid itu telah menjadi pemain paling menonjol bagi The Three Lions di Amerika Utara, membungkam para kritikus dengan serangkaian penampilan gemilang yang menentukan hasil pertandingan di bawah asuhan Thomas Tuchel.
Morgan Rogers menjadi subjek spekulasi mengenai transfer bernilai besar dari Aston Villa — yang kabarnya mencapai £130 juta ($175 juta) — namun Stan Collymore menjelaskan kepada GOAL mengapa pemain seperti Phil Foden dan Eberechi Eze kemungkinan besar tidak akan diincar sebagai calon pengganti rekan setim mereka di timnas Inggris tersebut. Unai Emery diperkirakan akan memperkuat skuadnya dengan tipe pemain yang berbeda.
Gelandang timnas Inggris, Morgan Rogers, mendapat kejutan tak terduga saat menjalani sesi wawancara media terbarunya di markas latihan Piala Dunia tim tersebut di Kansas City. Pemain berusia 23 tahun itu tiba-tiba dibuat malu secara lucu ketika rekan setimnya di timnas, Djed Spence, tiba-tiba menerobos masuk ke ruang konferensi pers untuk menuntut jawaban mengenai siapa sebenarnya raja sprint di skuad tersebut.
Tony Cascarino mengakui kepada GOAL bahwa “pemain-pemain besar memang selalu pindah”, namun mantan striker Aston Villa itu tetap merasa kesal dengan situasi yang agak membingungkan ini, di mana Morgan Rogers menjadi sorotan dalam spekulasi transfer yang intens. Pemain timnas Inggris tersebut dikabarkan akan pindah ke Arsenal dengan nilai transfer yang besar, sementara Aston Villa perlu menyetujui penjualan pemain agar dapat mematuhi Aturan Laba dan Keberlanjutan (PSR).