Paris FC dilaporkan sedang merencanakan langkah ambisius pada bursa transfer musim panas untuk mendatangkan bintang Marseille, Mason Greenwood. Didukung oleh kekayaan keluarga Arnault dan grup Red Bull, klub kedua di ibu kota Prancis ini sedang menyiapkan tawaran besar-besaran untuk menguji keteguhan hati Marseille. Kesepakatan tersebut akan menjadi berita besar bagi Manchester United, yang diperkirakan akan menerima keuntungan besar berkat klausul penjualan lanjutan yang sangat menguntungkan.
Mason Greenwood dituduh kurang disiplin selama sesi latihan di Marseille, dengan mantan pemain timnas Maroko Younes Belhanda mengutarakan kekhawatirannya terkait perilaku sang penyerang. Meskipun catatan golnya di Prancis cukup mengesankan, kini muncul pertanyaan mengenai dampak yang ditimbulkan mantan pemain Manchester United tersebut terhadap suasana tim.
Mason Greenwood kabarnya akan dimasukkan ke dalam daftar pemain yang akan dilepas pada musim panas ini karena petinggi Marseille mulai bosan dengan sikapnya yang "acuh tak acuh". Meskipun secara statistik ia kembali mencatatkan musim yang produktif, bahasa tubuh mantan penyerang Manchester United ini telah menimbulkan ketegangan di balik layar.
Mason Greenwood terus menjadi bahan pembicaraan seputar transfer, namun legenda Marseille Marcel Desailly menjelaskan kepada GOAL mengapa penyerang asal Inggris itu hanya akan cukup bagus untuk Aston Villa — bukan Arsenal atau Manchester City — jika ia kembali ke Liga Premier. Klub-klub papan atas di seluruh Eropa dikaitkan dengan pemain sayap yang produktif ini, dengan kemungkinan kepindahannya dari Prancis pada tahun 2026 yang mulai dibicarakan.
Mason Greenwood menjadi motor kebangkitan Marseille dengan mencetak dua assist dalam kemenangan 3-1 atas Metz. Penyerang asal Inggris itu memainkan peran penting di Stade Velodrome sekaligus menegaskan kembali ambisinya untuk menjadi pencetak gol terbanyak Ligue 1 pada akhir musim ini.
Pelatih kepala Marseille, Habib Beye, menanggapi perdebatan yang semakin memanas mengenai kontribusi Mason Greenwood di luar bola di Stade Velodrome, dengan mengakui bahwa kehadirannya menimbulkan "kekurangan di lini pertahanan". Meskipun pemain asal Inggris itu menjadi pemain paling menonjol di klub dalam hal mencetak gol, muncul pertanyaan apakah kurangnya kerja kerasnya mulai mengganggu keseimbangan tim.
Marseille sedang bersiap menghadapi ujian karakter yang berat menjelang lawatan mereka ke Monaco. Tanpa kehadiran aset serangan utama mereka, Mason Greenwood, pelatih Habib Beye pun mengandalkan pemain muda berbakat yang dipinjamkan dari Arsenal, Ethan Nwaneri, untuk mengambil alih peran tersebut. Namun, manajer berusia 48 tahun itu telah memberikan peringatan tegas kepada Nwaneri mengenai tuntutan di level tertinggi.
Manajer Marseille, Habib Beye, menjauhkan diri dari kontroversi terbaru seputar Mason Greenwood, dengan menegaskan bahwa dirinya bukanlah "pengadilan opini publik." Pelatih asal Senegal itu angkat bicara setelah pendahulunya di Orange Velodrome, Roberto De Zerbi, menjadi sorotan media karena meminta maaf atas pembelaannya terhadap sang penyerang sebelumnya, saat ia mulai menjabat sebagai pelatih Tottenham.
Pelatih kepala Tottenham yang baru dilantik, Roberto De Zerbi, telah menyampaikan permintaan maaf resmi atas dukungannya yang pernah ia sampaikan secara terbuka kepada Mason Greenwood. Kelompok-kelompok suporter Spurs telah menyuarakan ketidaksetujuan mereka atas keputusan klub untuk mendatangkan pelatih asal Italia tersebut, yang pernah bekerja sama dengan Greenwood di Marseille.
Tottenham Hotspur Supporters’ Trust telah menyampaikan "kekhawatiran yang serius dan mendalam" menyusul penunjukan Roberto De Zerbi, dengan mengutip dukungan terbuka yang pernah ia berikan kepada Mason Greenwood saat masih di Marseille. Kontroversi ini muncul di saat yang sensitif bagi klub asal London Utara tersebut, yang tengah berjuang mempertahankan kekompakan tim sambil berupaya menghindari degradasi dari Liga Premier.
Pemilik Olympique de Marseille, Frank McCourt, secara resmi membuka peluang bagi masuknya mitra finansial baru ke Stade Velodrome. Untuk bisa bersaing memperebutkan gelar juara, pengusaha asal Amerika Serikat itu meyakini bahwa klub harus siap memasuki fase baru dalam perkembangan ekonominya, dengan harapan dapat kembali menjadi kekuatan yang diperhitungkan di dunia sepak bola Prancis.
Kelompok-kelompok pendukung Tottenham Hotspur bersatu untuk menyuarakan penolakan keras mereka terhadap kemungkinan penunjukan Roberto De Zerbi sebagai pelatih kepala klub berikutnya. Reaksi keras ini terutama dipicu oleh dukungan terbuka yang pernah diberikan manajer asal Italia tersebut kepada penyerang Mason Greenwood saat mereka masih bersama di Marseille.
Mason Greenwood akan menjalani skorsing di Ligue 1 setelah menerima kartu kuning kelimanya di kompetisi domestik musim ini dalam kekalahan Marseille 2-1 dari Lille pada Minggu malam. Penyerang asal Inggris itu merasa kesal setelah sebuah tekel keras menjatuhkannya, yang memicu bentrokan massal antara kedua tim. Greenwood mendapat kartu kuning dan harus diganti pada menit ke-18, sementara Marseille kini khawatir akan kemungkinan cedera yang dialaminya.
Pertandingan Ligue 1 yang sangat krusial antara Marseille dan Lille berubah menjadi kekacauan pada Minggu dini hari setelah sebuah tekel keras terhadap Mason Greenwood memicu perkelahian besar-besaran di lapangan. Penyerang asal Inggris itu sangat marah setelah dijatuhkan saat melakukan serangan balik, yang memicu bentrokan antara para pemain dari kedua tim di Stade Velodrome. Greenwood pun tidak dapat melanjutkan pertandingan dan harus diganti setelah insiden tekel tersebut.
Mason Greenwood dilaporkan siap mengakhiri masa baktinya di Prancis karena ia menargetkan kepindahan besar-besaran ke Juventus pada musim panas ini. Mantan penyerang Manchester United itu telah menjalani musim yang gemilang bersama Marseille, namun kini ia ingin melanjutkan kariernya di Serie A. Greenwood juga telah memutuskan untuk pindah ke Italia setelah menyadari bahwa kembalinya ke Liga Premier tidak akan mungkin terwujud.
Atlético Madrid sedang menjajaki kemungkinan untuk mendatangkan bintang Marseille, Mason Greenwood, pada bursa transfer musim panas ini, seiring persiapan mereka untuk melakukan perombakan besar-besaran pada lini serang. Diego Simeone dilaporkan sangat tertarik pada penyerang tersebut, yang sebelumnya tampil gemilang di La Liga selama masa peminjamannya bersama Getafe.