FBL-FRA-LIGUE1-MARSEILLE-METZAFP

Diterjemahkan oleh

Mason Greenwood bertekad meraih gelar top skor Ligue 1 setelah bintang Marseille itu mencetak dua assist dalam kemenangan atas Metz

  • Greenwood membawa Marseille kembali ke jalur kemenangan

    Greenwood tampil gemilang saat Marseille mengalahkan Metz 3-1, membantu timnya bangkit dari dua kekalahan beruntun. Penyerang asal Inggris itu memicu gol pembuka pada menit ke-13, dengan melepaskan umpan terobosan akurat kepada Pierre-Emerick Aubameyang, yang menyelesaikannya dengan tenang setelah serangan balik yang cepat. Greenwood kembali berperan tak lama setelah babak kedua dimulai, memberikan assist lainnya kepada Igor Paixao untuk menggandakan keunggulan Marseille. Metz sempat mengancam untuk membalikkan keadaan ketika Georgiy Tsitaishvili memperkecil ketertinggalan, namun Hamed Junior Traore memastikan kemenangan di masa tambahan waktu, mengamankan tiga poin yang mengangkat Marseille ke posisi ketiga.

  • Iklan
  • FBL-FRA-CUP-MARSEILLE-RENNESAFP

    Greenwood secara tegas mengungkapkan ambisinya untuk meraih Sepatu Emas

    Meskipun tampil gemilang sebagai pengatur serangan, Greenwood menegaskan bahwa fokus utamanya tetap mencetak gol dan menutup musim sebagai pencetak gol terbanyak Ligue 1. Saat ini ia berada di peringkat ketiga dengan 15 gol—hanya selisih satu gol dari bintang Rennes, Esteban Lepaul, dan pemain sensasional Strasbourg, Joaquin Panichelli.

    "Top skor di Ligue 1? Saya berusaha mencetak gol sebanyak mungkin untuk membantu tim," katanya setelah pertandingan. "Musim lalu saya menjadi top skor seperti Ousmane Dembele, tapi kali ini saya ingin memenangkannya sendiri."

  • Persaingan sengit perebutan Sepatu Emas mulai memanas

    Tekad Greenwood sebagian besar berasal dari keadaan yang terjadi pada akhir musim lalu. Meskipun ia mengakhiri musim dengan jumlah gol yang sama, yakni 21 gol, bersama Dembele, gelar Sepatu Emas resmi Ligue 1 justru diberikan kepada pemain sayap Paris Saint-Germain tersebut karena kriteria penentu pemenang. Keputusan tersebut dipengaruhi oleh statistik tendangan penalti, di mana Greenwood mencetak tujuh gol dari titik putih dibandingkan dengan satu gol penalti Dembele. Musim ini, Greenwood saat ini unggul atas bintang PSG tersebut dengan 15 gol berbanding 10 gol milik Dembele. Namun, persaingan tetap ketat, dengan Lepaul, Panichelli, dan striker Lens, Odsonne Edouard, yang semuanya mengincar penghargaan individu tersebut.

  • FBL-FRA-CUP-MARSEILLE-TOULOUSEAFP

    Apa yang akan terjadi selanjutnya?

    Kemenangan ini menjadi dorongan penting bagi Marseille dan pelatih kepala Habib Beye, seiring upaya klub untuk mengamankan posisi tiga besar dan lolos ke Liga Champions musim depan. Saat ini mereka berada di peringkat ketiga Ligue 1 dengan 52 poin dari 29 pertandingan, hanya unggul dua poin dari Lille (28 pertandingan). Pertandingan berikutnya Marseille adalah laga tandang melawan Lorient.

    Dengan Greenwood yang terus memengaruhi jalannya pertandingan baik sebagai pencetak gol maupun pengumpan, Marseille berharap dapat membangun momentum di pekan-pekan terakhir musim ini sementara pemain berusia 24 tahun itu berupaya merebut Sepatu Emas Ligue 1 secara mutlak.