Pelatih Arsenal asal Spanyol, Mikel Arteta, mendapat dorongan moral yang besar menjelang fase penentuan musim ini, di mana skuad The Gunners bersaing memperebutkan gelar Liga Premier dan Liga Champions.
Arsenal memimpin klasemen Liga Premier Inggris dengan 70 poin, unggul 9 poin dari Manchester City yang memiliki satu pertandingan tunda, dengan sisa 7 putaran sebelum kompetisi berakhir.
Sementara di ajang Liga Champions, Arsenal kini berada di ambang lolos ke semifinal setelah menang 1-0 di kandang Sporting Lisbon pada leg pertama perempat final.
Dalam hal ini, surat kabar Inggris "Mirror" melaporkan bahwa Iberechi Eze secara mengejutkan kembali berlatih bersama Arsenal, yang memberikan dorongan moral besar bagi tim.
Kekhawatiran semakin meningkat mengenai kemungkinan absennya mantan pemain Crystal Palace ini dalam waktu lama setelah ia mengalami cedera sebelum dimulainya jeda internasional terakhir.
Setelah mengalami cedera betis menjelang jeda internasional, beberapa laporan media menyebutkan bahwa bintang Inggris tersebut akan absen selama 6 minggu, namun ia muncul dalam sesi latihan The Gunners pada hari Kamis bersama rekan-rekannya.
Kembalinya Eze terjadi di tengah banyaknya pemain yang cedera di skuad The Gunners, terutama kapten Martin Ødegaard, yang terpaksa meninggalkan lapangan Sporting Lisbon saat pertandingan setelah mengalami cedera, sehingga absen dari sesi latihan hari ini.
Selain Odegaard, Bukayo Saka, Jurrin Timmer, Riccardo Calafiori, dan Piero Hincapie juga absen dalam sesi latihan hari ini, sebagai persiapan untuk pertandingan melawan Bournemouth pada Sabtu mendatang di pekan ke-32 Liga Premier.
Calafiori bermain penuh (90 menit) melawan Sporting, dan dikabarkan bahwa pemain Italia tersebut absen dari sesi latihan hanya untuk istirahat dan pemulihan, menurut laporan situs "Football London".
Sementara itu, Saka absen dari skuad Arsenal sejak final Piala Liga, sedangkan laporan menunjukkan bahwa Hincapie akan absen untuk sementara waktu setelah mengalami cedera otot paha belakang selama jeda internasional.
Semua kekhawatiran ini harus dihadapi Arteta saat The Gunners memasuki tujuh pertandingan terakhir mereka di Liga Premier Inggris.
Baca juga: Arteta setelah kemenangan di Eropa: Momen ajaib yang menentukan hasil pertandingan... dan Raya, fenomena luar biasa


