Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, telah melontarkan peringatan tegas kepada Atletico Madrid setelah malam yang mengecewakan di Spotify Camp Nou, sambil menegaskan bahwa laga perempat final Liga Champions mereka masih jauh dari kata selesai. Pemain remaja itu tampak sangat kecewa saat peluit akhir dibunyikan setelah tim asuhan Diego Simeone memastikan keunggulan 2-0 pada leg pertama di Catalonia.
Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, telah diperingatkan bahwa ia sedang menempuh "jalur berbahaya" setelah insiden kemarahannya di pinggir lapangan dalam kemenangan La Liga atas Atletico Madrid akhir pekan lalu. Meskipun tim asuhan Hansi Flick berhasil mengantongi tiga poin penting dalam perebutan gelar La Liga, rasa frustrasi yang tampak jelas dari remaja tersebut akibat diganti telah memicu perdebatan sengit di Spanyol.
FIFA secara resmi telah membuka proses disiplin terhadap Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) menyusul maraknya nyanyian bernada anti-Muslim selama pertandingan persahabatan internasional melawan Mesir pada Selasa lalu. Pertandingan yang digelar di Stadion RCDE di Barcelona itu dirusak oleh nyanyian-nyanyian yang menyinggung, yang telah memicu kemarahan publik dan penyelidikan polisi.
Pelatih kepala Barcelona, Hansi Flick, membela bintang muda Lamine Yamal menyusul ledakan amarahnya yang terbaru setelah ditarik keluar dari lapangan. Dalam konferensi pers menjelang laga leg pertama perempat final Liga Champions melawan Atletico Madrid, pelatih asal Jerman itu menekankan pentingnya melindungi pemain berusia 18 tahun tersebut saat ia terus menjalani perkembangan pesat di Spotify Camp Nou.