Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, dijuluki sebagai "Messi mini" oleh mantan kapten Manchester United, Nemanja Vidic, setelah penampilannya yang menentukan di Piala Dunia 2026. Pemain sayap remaja itu berperan penting saat Spanyol mengalahkan rivalnya, Portugal, untuk memastikan tempat mereka di babak perempat final turnamen tersebut.
Kenaikan pesat para bintang muda seperti Lamine Yamal telah memicu kembali perdebatan mengenai siapa yang berpotensi mewarisi tahta yang ditinggalkan oleh dua legenda terbesar sepak bola modern. Namun, mantan pemain Tonito mengingatkan bahwa untuk mencapai level Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, diperlukan konsistensi yang hanya sedikit orang dalam sejarah yang berhasil tunjukkan selama puluhan tahun.