Erling Haaland memperingatkan Inggris bahwa mereka beruntung memiliki talenta sekelas Jude Bellingham, setelah aksi gemilang gelandang tersebut mengantarkan The Three Lions ke semifinal Piala Dunia. Penyerang Manchester City itu menjadi saksi langsung penampilan luar biasa Bellingham saat Norwegia tersingkir dari turnamen tersebut dalam laga perempat final yang menegangkan.
Kemenangan dramatis Inggris atas Norwegia di perempat final Piala Dunia ini terhalangi oleh kontroversi wasit yang aneh yang melibatkan kabel spidercam. Meskipun Three Lions memastikan tempat mereka di empat besar dengan kemenangan 2-1, tim Skandinavia itu merasa dirugikan setelah gol penyama kedudukan krusial dari Jude Bellingham tetap dinyatakan sah.
Sorakan paling meriah malam itu terdengar saat Jude Bellingham tampil dalam pertandingan perpisahannya. Dia tak butuh waktu lama. Bahkan cara dia berlari meninggalkan lapangan pun terlihat penuh tekad — berlari lurus ke depan, mencium dua kali, dan melambaikan tangan kepada penonton. Hal itu sangat mirip dengan penampilannya sepanjang pertandingan. Bellingham telah menguasai pertandingan ini dan membentuknya sesuai keinginannya. Ia mencetak dua gol yang sangat menentukan, dan juga melakukan banyak hal penting lainnya — tekel, umpan, dribel, dan teriakan.
Dua gol yang dicetak Jude Bellingham untuk Inggris pada babak perempat final melawan Norwegia (2-1 setelah perpanjangan waktu) telah mengantarkan Real Madrid pada rekor bersejarah di Piala Dunia.
Alf-Inge Haaland tampak sangat marah di tribun penonton saat menyaksikan putranya, Erling, dan timnas Norwegia tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah mengalami kekalahan yang penuh drama melawan Inggris. Mantan gelandang Manchester City itu tidak menyembunyikan rasa frustrasinya terhadap keputusan wasit, karena ia tampak membuat gestur yang menyinggung dan meluapkan kemarahannya di media sosial kepada wasit serta bintang tim Three Lions, Jude Bellingham.
Inggris lolos ke semifinal dengan susah payah saat melawan Norwegia, namun suasana memanas setelah peluit akhir dibunyikan: Pelatih Thomas Tuchel mengkritik penampilan timnya, sementara Jude Bellingham, pencetak dua gol, membalas kritik tersebut.
Jude Bellingham memberikan tanggapan tegas terhadap kritik Thomas Tuchel terhadap penampilan timnas Inggris setelah The Three Lions mengalahkan Norwegia 2-1 dan memastikan tempat mereka di semifinal Piala Dunia. Meskipun Bellingham tampil gemilang di Miami, manajer timnas Inggris itu tetap merasa frustrasi dengan penampilan yang menurutnya di bawah standar yang diharapkan.
Meskipun sempat menjadi perbincangan menjelang Piala Dunia, Jude Bellingham kini menjadi faktor penentu bagi Inggris. Hal ini mengingatkan kita pada seorang legenda gelandang asal Jerman.