Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
RCD Espanyol de Barcelona v Real Madrid - LaLiga EA Sports 2026/27Getty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Pengorbanan Guler dan hilangnya Vinicius: Penampilan yang berbeda dari para bintang Real Madrid menghadapi Espanyol

Surat kabar Mundo Deportivo menerbitkan penilaian terhadap penampilan para pemain Real Madrid dalam kemenangan atas Espanyol, pada pekan pertama La Liga Spanyol, dalam laga yang dimenangkan tim Los Blancos lewat gol larut yang dicetak Carlos Espi.

Real lolos dari skenario sulit di awal perjalanannya di La Liga, setelah Espanyol nyaris merebut satu poin berharga darinya, di mana Jude Bellingham unggul pada menit kesembilan dan tuan rumah menyamakan kedudukan melalui Calatrava pada menit ke-30, sebelum pemain anyar Los Merengues, Carlos Espi, menorehkan sentuhan pertamanya setelah tampil dari bangku cadangan, pada menit ke-90, untuk memberikan pelatih Jose Mourinho 3 poin yang sangat penting.

  • Courtois hadir, dan Dumfries menonjolkan diri

    Courtois (waspada): Kebobolan satu gol, tapi ia tak bisa berbuat apa-apa untuk mencegahnya. Ia tampil waspada dalam mengantisipasi bola-bola yang masuk ke kotak penalti.

    Dumfries (kehadiran bagus): Pemain asal Belanda ini mengungguli Trent, dan tampil sebagai starter pada laga resmi pertama Real Madrid. Ia menunjukkan kehadiran ofensif, tapi ia sebenarnya mampu memberikan lebih, terutama pada momen gol penyeimbang yang dicetak Espanyol.

    Konaté (serius): Bek tengah ini menjalani laga pertamanya bersama Real Madrid, dan menuntaskan pertandingan dengan menampilkan performa yang serius.

  • Iklan
  • Huijsen mengamankan lini belakang, Valverde di luar rencana

    Huijsen (bagus): Ia tidak mempersulit diri saat bertahan, dan ini kabar baik baginya serta bagi Real Madrid.

    Carreras: Keputusan-keputusannya tepat dalam bertahan, sementara kehadirannya di lini serang sangat terbatas.

    Valverde (menghilang): Mourinho menempatkannya dalam peran gelandang bertahan. Ini bukan posisi pemain asal Uruguay tersebut, dan hal itu terlihat jelas. Ia tidak memberikan banyak kontribusi atau hampir tidak sama sekali, dan Real Madrid kehilangan akselerasi Valverde dari lini kedua.

    Bernardo Silva (di luar posisinya): Pemain Portugal itu menjadi gelandang kreatif Real Madrid, dan berusaha memberikan nilai tambah, tetapi tampak jelas bahwa ini bukan posisi naturalnya.


  • Guler jadi korban, Bellingham curi perhatian

    Arda Guler (korban): Pemain asal Turki yang bermain dari sisi kanan ini menjadi salah satu pemain terbaik Real Madrid, bahkan ia yang melepaskan umpan silang untuk gol Bellingham, 0-1. Mourinho memutuskan mengorbankannya demi memainkan Diomande.

    Bellingham (kejutan): Pemain asal Inggris ini menjadi kejutan Mourinho dalam susunan pemain inti, dan kejutan itu muncul karena minimnya sesi latihan yang ia jalani. Ia mencetak gol 0-1, dan nyaris menambah gol lainnya. Ia bertahan hingga tenaga fisiknya habis.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google
  • Mbappe berjuang, Vinicius kalah dalam pertarungannya

    Vinicius (masalah bertubi-tubi): Pada laga perdana Real Madrid musim ini, masalah pertama pemain asal Brasil itu mulai muncul, terutama di babak pertama. Singkatnya, penampilannya biasa-biasa saja.

    Mbappe kering: Pemain Prancis itu terus berusaha, tetapi ia gagal mencetak gol. Ia mengakhiri pertandingan sebagai pemain di belakang penyerang.

  • Sang Juara Espy: Sentuhan Menentukan dari Para Pemain Pengganti

    Diomande (malu-malu): Masuk pada fase akhir pertandingan. Ia tampak sangat malu-malu di sisi kanan, lebih banyak mencari peluang mengoper bola kepada rekannya ketimbang berupaya melakukan aksi individu.

    Cucurella (kembali setelah lima tahun): Bek ini kembali ke Liga Spanyol. Ia masuk pada fase akhir dan tampil bagus, tidak lebih.

    Trent: Pemain Inggris itu menyaksikan bahwa Mourinho lebih memilih Dumfries, yang seharusnya menjadi pelapisnya, untuk tampil sebagai starter di posisi bek kanan.

    Camavinga: Masuk untuk memberikan kekuatan dan kesegaran pada lini tengah Real Madrid.

    Espi (bintang): Penyerang ini masuk pada menit ke-80, dan pada menit ke-90 mencetak gol yang memberikan kemenangan bagi Real Madrid, sehingga meraih momen akhir yang menegangkan.

    Baca juga: Mourinho selamat dari pertempuran pertama, masalah lama Real muncul kembali ke permukaan