Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
RCD Espanyol de Barcelona v Real Madrid - LaLiga EA Sports 2026/27Getty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Kilau BMV: Diomande Jadi Korban Cemerlangnya Trio Madrid

Awal musim yang apik bagi Real Madrid di Liga, dengan kemenangan atas Espanyol dan Real Sociedad, menyorotkan trio Kylian Mbappe, Jude Bellingham, dan Vinicius Junior, yang tampil begitu memukau di bawah asuhan pelatih Jose Mourinho.

Mbappe bersinar saat Los Blancos menang 4-1 atas Sociedad dengan mencetak hat-trick, sementara winger asal Brasil itu menyumbang satu gol dan satu assist, dan gelandang asal Inggris tersebut memberikan penampilan terbaiknya bersama Real Madrid dalam beberapa bulan terakhir setelah menyumbang dua umpan matang.

Ketiga pemain itu menuai pujian dari Mourinho, yang tampaknya telah menemukan formula yang tepat untuk menciptakan harmoni di antara trio serang di dalam lapangan.

Surat kabar Mundo Deportivo menyebutkan bahwa pemain anyar Yan Diomande dirugikan oleh kilau trio Mbappe, Bellingham, dan Vinicius, yang menguasai judul-judul surat kabar dan pemberitaan.

Diomande tiba di Real Madrid dengan menyandang gelar sebagai transfer termahal dalam sejarah Los Merengues, senilai 125 juta euro, tetapi hal itu tidak memberinya tempat istimewa di dalam skuad tim.

Meski pemain berusia 19 tahun itu dipandang sebagai perekrutan yang menjadi taruhan untuk masa depan sekaligus masa kini, Diomande untuk saat ini justru berada di belakang Vinicius dan Arda Guler, dua pemain yang mengisi posisi sayap dalam skema 4-2-3-1 yang diterapkan Mourinho dalam dua pertandingan resmi pertama musim ini.

  • imago-sport-1082024591.jpgAFLOSPORT

    Diomande masuk dalam rencana Mourinho secara terbatas

    Diomande masuk dalam perhitungan Mourinho secara terbatas. Dalam laga menghadapi Espanyol, pemain anyar tersebut masuk pada babak kedua ketika skor masih 1-1.

    Sementara menghadapi Real Sociedad, setelah pertandingan sudah terputuskan sejak pertengahan babak kedua, ia masuk pada menit ke-84 menggantikan Vinicius Junior.

    Dengan demikian, Yan Diomande bermain dengan total waktu sedikit lebih dari setengah jam selama dua pekan pertama La Liga.

    Sayap asal Pantai Gading itu merasakan dampak dari level ofensif kuat yang ditampilkan Real Madrid, sehingga ia harus menunggu kesempatannya di bangku cadangan, persis seperti yang terjadi pada Brahim Diaz, yang tidak bermain menghadapi Espanyol, lalu mencatatkan penampilan perdananya menghadapi Real Sociedad.

    Selain itu, posisi baru Arda Guler juga menjadi kendala bagi Diomande untuk mendapatkan peran yang lebih besar.

    Mourinho telah menemukan bahwa sayap kanan merupakan tempat ideal bagi gelandang asal Turki tersebut, yang memulai dari posisi ini lalu bergerak ke area yang lebih dalam di lini tengah ketika Real Madrid menguasai bola.

    Kini Diomande tidak memiliki pilihan selain bersabar dan menunggu kesempatannya, hingga Mourinho menerapkan kebijakan rotasi pada pertandingan-pertandingan mendatang.

    Anda dapat mendiskusikan berbagai topik dan berita secara lebih mendalam di forum Kooora

  • Iklan

    SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google