Presiden FIFA Gianni Infantino tengah menghadapi badai politik besar setelah 72 anggota parlemen Eropa mendesak dilakukannya penyelidikan resmi terhadap perilakunya. Reaksi keras ini muncul menyusul keputusan kontroversial untuk menangguhkan sanksi terhadap striker asal Amerika Serikat, Folarin Balogun, selama Piala Dunia setelah adanya intervensi langsung dari Gedung Putih.
Penangguhan hukuman larangan bermain yang diberikan secara bersyarat kepada penyerang AS Folarin Balogun merupakan salah satu skandal terbesar dalam sejarah Piala Dunia terkini. Padahal, FIFA sendiri pernah mengancam akan menjatuhkan sanksi yang sangat berat jika federasi-federasi sepak bola mempertimbangkan langkah serupa.
Aston Villa dikabarkan tertarik pada Folarin Balogun, namun Stan Collymore menjelaskan kepada GOAL mengapa Unai Emery kemungkinan besar akan lebih memilih bintang Piala Dunia 2026 lainnya daripada pemain timnas Amerika Serikat yang sempat menjadi sorotan utama di ajang unggulan FIFA tersebut. The Villans berencana memperkuat skuad mereka dari lini belakang hingga depan selama bursa transfer musim panas ini, dengan sejumlah perpindahan pemain yang sedang dibicarakan.
Bintang timnas AS (USMNT), Folarin Balogun, telah menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada para pendukungnya menyusul tersingkirnya Amerika Serikat secara memalukan dari Piala Dunia 2026. Penyerang Monaco ini menjadi sorotan kontroversi global setelah kartu merah yang diterimanya saat melawan Bosnia dan Herzegovina secara mengejutkan dibatalkan oleh FIFA, sehingga ia dapat tampil dalam laga babak 16 besar yang berakhir dengan kekalahan 4-1 dari Belgia.
Dengan kemenangan telak atas Amerika Serikat, Belgia berhasil memastikan langkahnya ke perempat final Piala Dunia. Tuan rumah bersama itu menuai banyak ejekan—bahkan Presiden AS Donald Trump pun ikut menjadi sasaran kritik.