Gabriel Magalhaes memuji strategi taktis Arsenal yang membantunya memberikan umpan kunci kepada Casemiro dalam laga dramatis Brasil melawan Jepang di babak 32 besar Piala Dunia. Bek tersebut menjelaskan bahwa garis pertahanan tinggi yang diterapkan klubnya memberinya kepercayaan diri untuk maju ke depan, sehingga ia mampu memberikan umpan yang menghasilkan gol penyama kedudukan yang krusial sebelum Gabriel Martinelli memastikan kelolosan timnya.
Casemiro dan Gabriel Martinelli mencetak gol saat Brasil bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Jepang 2-1 di Houston dan melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Juara dunia lima kali itu tampaknya akan tersingkir lebih awal secara memalukan setelah tertinggal akibat gol luar biasa di babak pertama dari Kaishu Sano, yang mencetak gol ke sudut bawah gawang Alisson Becker dengan tendangan rendah setelah memanfaatkan umpan yang salah dari Danilo.
Casemiro, mantan bintang gelandang Real Madrid yang terakhir kali bermain untuk Manchester United, tampaknya akan segera menandatangani kontrak dengan Inter Miami.
Ada sesuatu yang terlalu mudah ditebak dari penampilan Brasil dalam laga pembuka Piala Dunia mereka melawan Maroko. Setelah terus-menerus tampil tidak konsisten sejak Carlo Ancelotti ditunjuk setahun lalu, penampilan yang tidak terkoordinasi di New Jersey hanya membuahkan satu poin, karena Selecao terpaksa mengandalkan aksi ajaib dari Vinicius Jr untuk mencetak gol penyama kedudukan. Menatap ke depan, pelatih asal Italia itu memiliki banyak hal yang perlu dipikirkan.
Rencana kepindahan Casemiro ke Inter Miami menemui hambatan tak terduga akibat peraturan daftar pemain MLS. Gelandang Manchester United yang akan hengkang itu dilaporkan sangat berminat untuk pindah ke Florida, namun perselisihan mengenai hak penemuan pemain dengan LA Galaxy menghambat penyelesaian kesepakatan tersebut, sementara pemain asal Brasil itu mempertimbangkan langkah selanjutnya dalam kariernya.
Perjalanan Brasil menuju Piala Dunia 2026 dimulai dengan kurang mulus setelah Selecao harus puas dengan hasil imbang 1-1 yang mengecewakan melawan Maroko di New York New Jersey Stadium. Meskipun Vinicius Jr mencetak gol, pembicaraan pasca-pertandingan justru berfokus pada kelemahan pertahanan dan kurangnya dominasi di lini tengah yang menghantui tim asuhan Carlo Ancelotti.