Brazil v Japan: Round Of 32 - FIFA World Cup 2026Getty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Video: Ancelotti bernapas lega... Gol penentu menyelamatkan Brasil dari serangan Samurai

Pada malam yang luar biasa, timnas Brasil berhasil membalikkan keadaan melawan Jepang, setelah sempat tertinggal satu gol hingga menit-menit akhir, di mana mereka merebut kemenangan di menit-menit terakhir melalui gol yang dicetak oleh penyerang Gabriel Martinelli pada menit ke-96, sehingga memastikan "Samba" lolos ke babak 16 besar dalam salah satu pertandingan paling mendebarkan di Piala Dunia 2026.

Organisasi permainan yang sangat ketat dari tim nasional Jepang mempersulit tugas Brasil dan menempatkan mereka di bawah tekanan, terutama pada babak pertama, sebelum pasukan asuhan pelatih Carlo Ancelotti berusaha mempertahankan harga diri mereka, serta harapan untuk melaju sejauh mungkin di Piala Dunia ini, demi merebut kembali gelar yang telah hilang sejak 2002.

  • Ketangguhan ala Jepang dan serangan mendadak

    Tim nasional Jepang mengakhiri babak pertama pertandingan melawan Brasil di babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan keunggulan 1-0 berkat gol yang dicetak oleh Kaishu Sano.

    Pada menit ke-29, Sano mengejutkan tim “Samba” yang tak mampu menembus pertahanan Jepang yang terorganisir dengan baik sepanjang babak ini, melalui serangan balik cepat, ia berlari hingga batas kotak penalti sebelum melepaskan tendangan yang mengarah ke sudut kanan bawah gawang kiper Alisson, sehingga membawa Jepang unggul dalam salah satu serangan paling berbahaya yang dilancarkan tim Asia tersebut pada babak pertama.

    Gol tersebut tercipta berkat umpan terobosan dari Ritsu Doan, yang mengejutkan penonton Brasil yang semula mengharapkan tim mereka akan menguasai permainan sepenuhnya.

  • Iklan
  • Semangat Samurai: Penampilan pertahanan yang luar biasa

    Jepang tidak hanya mencetak gol pada babak pertama, tetapi juga menampilkan performa pertahanan yang luar biasa, di mana kiper Zion Suzuki berhasil menggagalkan tiga tembakan berbahaya: dari Vinícius Júnior pada menit ke-34, Matheus Cunha pada menit ke-38, dan Lucas Paquetá pada menit ke-14.

    Di sisi lain, lini serang Brasil kesulitan menghadapi barisan pertahanan yang kokoh di bawah kepemimpinan Shogo Taniguchi dan Takehiro Tomiyasu, yang berhasil mempersempit ruang gerak dan mencegah para penyerang masuk ke kotak penalti dengan mudah.

  • Casemiro memecahkan kode Jepang

    Babak kedua dimulai dengan pergantian pemain terpaksa di kubu Brasil, di mana Lucas Paquetá meninggalkan lapangan karena cedera, digantikan oleh Endrick pada menit ke-45. Menit-menit awal berlangsung dengan penuh kehati-hatian, dengan sundulan Bruno Guimarães pada menit ke-52, namun kiper Jepang, Zion Suzuki, berhasil menepisnya dengan gemilang.

    Pada menit ke-53, Endrick membuang peluang emas dengan tendangan dari tengah kotak penalti yang meleset tipis di sebelah tiang kanan setelah menerima umpan silang dari Vinícius, lalu Casemiro menyusul dengan sundulan dari jarak dekat pada menit ke-54, namun bola memantul dari para bek.

    Gol penyama kedudukan tercipta pada menit ke-56 ketika Casemiro melompat tinggi dan menyundul umpan silang Gabriel Magalhães dengan sempurna, sehingga bola masuk tepat di tengah gawang, mencetak gol pertamanya di turnamen ini.


  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google
  • Tekanan yang sangat kuat dari Brasil

    Brasil terus menekan untuk mencari gol kemenangan. Pada menit ke-58, Vinícius melepaskan tendangan dari sisi kiri, namun kiper Jepang kembali tampil gemilang dan menepis bola yang membentur tiang gawang hingga melambung jauh, Kemudian, Matheus Cunha membuang peluang dari luar kotak penalti, sebelum digantikan oleh Gabriel Martinelli pada menit ke-66.

    Di sisi lain, Jepang tidak mengendurkan serangan baliknya, di mana Ayase Ueda melepaskan tendangan dari sisi kiri pada menit ke-64, namun Alisson berhasil menahannya, Jepang juga melakukan serangkaian pergantian pemain pada menit ke-66, di mana Yukinari Sugawara masuk menggantikan Ritsu Doan, Shoto Machino menggantikan Junya Ito, dan Tanaka menggantikan Daichi Kamada pada menit ke-78, Sementara itu, pada menit ke-84, Junosuke Suzuki menerima kartu kuning akibat tekel keras terhadap Danilo.

  • Gigitan mematikan... Martinelli berhasil menyelesaikan tugas sulit

    Saat semua orang mengira pertandingan akan berakhir imbang dan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu, serangan Brasil meluncur pada menit ke-90+3. Brasil mendapatkan tendangan sudut yang dieksekusi oleh Bruno Guimarães, dan Fabinho melompat untuk menyundul bola, namun bola melambung tinggi.

    Tekanan Brasil terus berlanjut hingga menit ke-90+6, ketika Bruno Guimarães memberikan umpan cerdas kepada Gabriel Martinelli, yang melepaskan tendangan kaki kanan dari tengah kotak penalti ke sudut kanan bawah gawang, mencetak gol kemenangan, sehingga tribun Stadion Houston pun meledak dalam sorak-sorai kegembiraan.

    Dengan hasil ini, timnas Brasil akan menunggu pemenang dari pertandingan babak 32 besar yang akan datang antara Norwegia dan Pantai Gading di babak 16 besar.

    Baca juga:

    Perubahan Menarik... Casillas Mengejutkan Mourinho

    Mbappé dan Vinícius menanti: Perang terselubung di Real Madrid