Achraf Hakimi menjadi sasaran cemoohan tanpa henti dari sekelompok besar pendukung Skotlandia selama kemenangan tipis Maroko 1-0 di Piala Dunia di Gillette Stadium. Sambutan yang tidak ramah itu semakin memanas sepanjang pertandingan saat bek sayap Paris Saint-Germain itu memimpin timnas negaranya sebagai kapten, yang terjadi hanya beberapa hari setelah terjadi perkembangan besar dalam kehidupan pribadinya.
Bek Paris Saint-Germain, Achraf Hakimi, telah diperintahkan untuk diadili di pengadilan pidana Prancis menyusul putusan final dari Pengadilan Banding Versailles. Pemain timnas Maroko tersebut telah menjadi sorotan hukum yang intens sejak awal 2023 terkait tuduhan pelecehan seksual, sebuah tuduhan yang secara konsisten dan tegas dibantah oleh sang bek sayap.