Benfica menghadapi 'krisis moral' setelah legenda klub mengkritik keras tanggapan terhadap insiden rasisme yang melibatkan Vini Jr.
Legenda Benfica, Luisao, telah melancarkan serangan publik yang tajam kedua terhadap hierarki klub tersebut menyusul penanganan kontroversial mereka terhadap tuduhan rasisme yang melibatkan bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dan gelandang Argentina, Gianluca Prestianni. Mantan kapten Eagles tersebut mengungkapkan kekecewaan yang mendalam terhadap respons institusional klub, secara eksplisit menuduh Prestianni berbohong tentang insiden tersebut. Luisao memperingatkan bahwa raksasa Portugal tersebut saat ini sedang menghadapi krisis moral yang parah, yang berisiko menodai warisan historis mereka secara permanen. Ia mendesak kepemimpinan klub untuk menghadapi kenyataan yang tidak nyaman daripada sekadar menyembunyikan masalah sosial yang serius di bawah karpet.