Paul Pogba menegaskan bahwa ambisi jangka panjangnya tetaplah kembali ke tim nasional Prancis, meskipun ia mengalami masa-masa sulit akibat cedera selama berseragam Monaco. Gelandang tersebut baru tampil sebentar-sebentar sejak kembali berkarier di Ligue 1, namun ia mengatakan bahwa memulihkan kebugaran sepenuhnya dan kembali ke level tertinggi tetap menjadi prioritas utamanya saat ini.
Paul Pogba, setelah penampilan perdananya yang mengecewakan di laga kompetitif bersama Monaco, kini memiliki dua alasan mengapa pindah ke MLS atau Liga Profesional Arab Saudi mungkin menjadi pilihan yang tepat pada tahap kariernya saat ini. John Arne Riise termasuk di antara mereka yang merasa kecewa melihat gelandang mantan Manchester United dan Juventus itu gagal bersinar di Prancis dan tak mampu menghidupkan kembali semangatnya yang telah pudar.
Musim yang kurang memuaskan bagi Paul Pogba harus berakhir lebih awal setelah gelandang berpengalaman itu dipastikan absen dalam laga terakhir Monaco musim ini. Mantan bintang Manchester United itu tidak akan ikut serta dalam lawatan ke Strasbourg, menandai akhir yang mengecewakan bagi musim yang diwarnai oleh minimnya kesempatan bermain.
Paul Pogba telah membagikan pengalamannya mengenai beban mental yang ia rasakan akibat cedera berulang yang dialaminya di Monaco, dan mengakui bahwa ada saat-saat di mana masalah fisik tersebut "membuatku kesal". Gelandang mantan Manchester United ini telah menjalani musim debut yang sulit bersama klub raksasa Ligue 1 tersebut, namun ia akhirnya tampil sebagai starter untuk pertama kalinya bersama klub tersebut saat melawan Metz pada Sabtu lalu.
Kembalinya Paul Pogba ke dunia sepak bola bersama Monaco yang sangat dinantikan itu dengan cepat berubah menjadi skenario "mimpi buruk", di mana mantan gelandang Manchester United itu harus menghadapi penilaian yang sangat keras terhadap kondisi fisiknya. Meskipun kariernya dikenal karena kehebatan teknis dan kejayaan di Piala Dunia, musim comeback pemain berusia 33 tahun itu di Ligue 1 dilaporkan mulai meredup karena cedera terus menghambat kemajuannya.
Mantan gelandang Manchester United, Paul Pogba, menyampaikan pesan yang jujur kepada bintang akademi Kobbie Mainoo terkait masa depannya di Old Trafford. Saat pemain berusia 21 tahun itu mendekati penandatanganan kontrak baru yang menggiurkan setelah kembali tampil gemilang di bawah asuhan Michael Carrick, Pogba enggan memberikan pendapat apakah pemain timnas Inggris itu sebaiknya tetap bertahan atau hengkang.
Paul Pogba telah membicarakan hubungan rumitnya dengan Jose Mourinho selama mereka berdua berada di Manchester United, dan menggambarkan manajer asal Portugal itu sebagai sosok yang "sangat lucu" meskipun keduanya sering berselisih di depan publik. Gelandang asal Prancis itu kembali ke Old Trafford melalui transfer yang saat itu memecahkan rekor dunia untuk bermain di bawah asuhan Mourinho pada tahun 2016, namun hubungan mereka akhirnya memburuk sebelum sang manajer dipecat dua tahun kemudian.
Paul Pogba memicu perdebatan baru mengenai posisi Manchester United di kancah sepak bola dunia dengan menyatakan bahwa Bruno Fernandes terhambat oleh kehidupan di Old Trafford. Mantan gelandang Setan Merah itu meyakini bahwa gelandang serang asal Portugal itu akan menjadi kandidat kuat untuk Ballon d'Or jika ia bermain untuk Manchester City asuhan Pep Guardiola.
Paul Pogba menegaskan bahwa ia berkomitmen untuk AS Monaco dalam "jangka panjang" setelah akhirnya tampil untuk pertama kalinya pada tahun kalender 2026, meskipun kembalinya sang pemain Prancis itu tidak seindah yang dibayangkannya karena Monaco harus menelan kekalahan. Gelandang mantan Manchester United itu kembali beraksi pada Jumat malam setelah empat bulan berjuang melawan cedera betis yang membuatnya frustrasi.
Paul Pogba akhirnya kembali beraksi di laga resmi setelah lama dinanti, dengan tampil bersama Monaco dalam laga Ligue 1 melawan Paris FC pada Jumat malam. Gelandang asal Prancis itu absen selama empat bulan akibat cedera betis yang berkepanjangan, dan ini menjadi penampilannya yang pertama di tahun kalender 2026.
Paul Pogba akhirnya semakin dekat dengan kembalinya ke lapangan untuk Monaco, dengan kapten klub Denis Zakaria memuji pemenang Piala Dunia itu sebagai talenta yang "luar biasa" yang akan menjadi kunci bagi performa klub di sisa musim ini. Gelandang yang pernah membela Manchester United dan Juventus ini telah menjalani musim yang penuh cobaan akibat cedera lutut dan betis, namun kembalinya yang telah lama dinantikan tampaknya hanya tinggal hitungan hari.
Perjalanan gelandang Monaco, Paul Pogba, menuju kebangkitan kembali diwarnai momen yang penuh bintang pada Minggu lalu, saat pemain asal Prancis itu terlihat berpelukan di pinggir lapangan dengan ikon lari cepat Usain Bolt. Pertemuan tersebut terjadi di Stade Louis-II tepat saat sang juara Piala Dunia itu kembali masuk dalam skuad untuk pertandingan Ligue 1 melawan Marseille, setelah absen selama empat bulan yang penuh tantangan.
Karier Paul Pogba di dunia sepak bola Prancis belum berjalan sesuai rencana sejak kedatangannya. Gelandang asal Prancis ini harus menghadapi musim debutnya di Monaco yang terganggu parah akibat cedera, namun kini cahaya di ujung terowongan sudah mulai terlihat. Ia akhirnya hampir kembali beraksi di laga resmi bersama Monaco setelah empat bulan absen yang membuat frustrasi.
Paul Pogba mungkin pernah menjadi pemain sepak bola termahal di dunia, tetapi kondisi keuangannya saat ini di Monaco menceritakan kisah yang sangat berbeda. Gelandang yang pernah membela Manchester United dan Juventus itu dilaporkan menerima gaji yang bahkan tidak menempatkannya di antara 10 pemain dengan gaji tertinggi di Monako.