Marc Cucurella kembali menegaskan komitmennya untuk menepati salah satu janji paling unik di Piala Dunia, menyusul kemenangan tim nasional Spanyol atas Argentina di final. Bek kiri tersebut menegaskan bahwa ia akan membuat tato wajah pelatih Luis de la Fuente setelah La Roja dinobatkan sebagai juara di New York New Jersey Stadium.
Setelah lima minggu, dengan rekor 104 pertandingan yang digelar dan 308 gol yang tercipta, Piala Dunia 2026 secara resmi telah berakhir. Dari sudut pandang sepak bola murni, turnamen terbesar FIFA sepanjang masa ini tidak mengecewakan, dengan 48 tim bertarung di tiga negara tuan rumah dan wilayah Amerika Utara yang luas. Dan ketika 46 negara di antaranya telah tersingkir, hanya dua tim peringkat teratas di dunia yang tersisa: Spanyol dan Argentina.
Lionel Messi menuai kritik setelah tampak mendesak wasit untuk mengusir Marc Cucurella dari lapangan selama final Piala Dunia. Reaksi kapten timnas Argentina itu terjadi setelah Enzo Fernandez diusir dari lapangan, dan mantan pemain timnas Inggris Lee Dixon menyebut perilaku pemenang Ballon d'Or delapan kali itu sebagai "konyol" selama pertandingan yang penuh drama tersebut.
Lionel Messi berusaha memancing kartu merah bagi pemain Spanyol Marc Cucurella saat Argentina kalah di final Piala Dunia — dan karena itu ia mendapat kritik tajam.
Final Piala Dunia akhirnya tiba, dan pertandingan puncak pada hari Minggu antara Spanyol dan Argentina di New Jersey dipastikan akan menjadi laga yang sangat memukau antara dua tim terbaik di turnamen ini — dengan penekanan yang sangat kuat pada kata 'tim'.
Hanya tersisa maksimal 120 menit dan satu kemenangan atas Argentina yang memisahkan Marc Cucurella dari keputusan untuk pensiun dari tim nasional Spanyol, seperti yang baru saja ia umumkan sendiri.
Marc Cucurella mengungkapkan bahwa ia akan pensiun dari sepak bola internasional jika Spanyol mengalahkan Argentina di final Piala Dunia. Bek tersebut meyakini bahwa meraih gelar juara Kejuaraan Eropa dan Piala Dunia akan melengkapi perjalanannya bersama La Roja, sekaligus membuat janji yang tidak biasa sebagai bentuk penghormatan kepada pelatih kepala Luis de la Fuente.