Manajer Barcelona, Hansi Flick, turut mendukung pesan anti-rasisme yang kuat dari Lamine Yamal menyusul nyanyian-nyanyian Islamofobia yang "tak dapat ditoleransi" yang menodai pertandingan persahabatan Spanyol melawan Mesir baru-baru ini. Pemain sayap berusia 18 tahun itu, yang beragama Islam, mengungkapkan rasa jijiknya setelah para penonton di Stadion RCDE melontarkan nyanyian-nyanyian menghina terhadap agamanya, yang memicu penyelidikan resmi oleh kepolisian lokal Catalunya.
Bintang Barcelona, Lamine Yamal, mengecam nyanyian anti-Muslim yang "tak dapat ditoleransi" yang merusak pertandingan imbang tanpa gol antara Spanyol dan Mesir di Stadion RCDE. Pemain berusia 18 tahun yang beragama Islam itu menyebut para pelaku sebagai "orang-orang yang tidak berpengetahuan" dan "rasis" setelah kepolisian setempat membuka penyelidikan resmi.
Pahlawan legendaris Portugal, Ricardo Quaresma, telah mengungkapkan pandangannya secara tegas terkait perdebatan mengenai siapa pemain terbaik di dunia saat ini. Mantan pemain sayap tersebut mengabaikan ikon-ikon ternama seperti Erling Haaland dan Kylian Mbappé, dan justru memilih bintang muda Barcelona, Lamine Yamal.
Mantan bintang Arsenal dan timnas Spanyol, Santi Cazorla, telah menjelaskan mengapa ia lebih memilih Pedri daripada wonderkid Barcelona, Lamine Yamal. Pemenang Kejuaraan Eropa dua kali ini mengaku sangat mengagumi gelandang berkelas milik Barca tersebut. Ia juga merupakan penggemar berat Yamal, yang terus memukau penonton di seluruh dunia, namun ia akan selalu lebih memilih pemain yang pandai mengolah bola daripada pencetak gol.
Ronald Araujo mengakui bahwa Uruguay mungkin membutuhkan campur tangan Tuhan saat menghadapi Lamine Yamal dan Spanyol di Piala Dunia 2026, sambil berkata kepada rekan-rekan setimnya di tim nasional: “Kalau mereka tahu cara berdoa, lebih baik mereka melakukannya.” Araujo sangat menyadari ancaman yang akan ditimbulkan oleh wonderkid remaja itu saat keduanya berhadapan di panggung terbesar dalam turnamen besar musim panas ini.