Luis de la Fuente mengakui bahwa Lamine Yamal belum mencapai performa puncaknya di Piala Dunia 2026, meskipun Spanyol berhasil meraih kemenangan telak atas Austria. Pelatih tim nasional tersebut sama sekali tidak terpengaruh oleh minimnya gol yang dicetak pemain remaja itu di turnamen ini, dan tetap memberikan dukungan penuh kepada talenta muda andalannya untuk segera memberikan kontribusi yang menentukan.
Luis de la Fuente mengkritik gaya permainan fisik Uruguay dan mempertanyakan penggunaan VAR setelah Spanyol memastikan posisi teratas di grup Piala Dunia mereka. Pelatih La Roja itu berharap ada penegakan aturan yang lebih baik di babak gugur setelah pertandingan yang keras itu menimbulkan kekhawatiran baru terkait cedera di timnya.
Pelatih kepala Spanyol, Luis de la Fuente, telah memperingatkan bahwa membandingkan Lamine Yamal dengan ikon-ikon sepak bola seperti Lionel Messi dan Diego Maradona merupakan sebuah "kesalahan" yang dapat menghambat perkembangan remaja tersebut. Meskipun demikian, pelatih La Roja itu mengakui bahwa bintang Barcelona tersebut termasuk dalam kategori langka para "jenius", sejajar dengan tokoh-tokoh bersejarah seperti Michelangelo dan Salvador Dali.
Luis de la Fuente menyebut Julian Alvarez sebagai pemain timnas Argentina yang akan ia rekrut tanpa ragu untuk Spanyol, sebuah keputusan yang muncul bertahun-tahun setelah sang manajer sempat membuat heboh dengan memilih penyerang tersebut dalam ajang FIFA The Best 2022, mengungguli Lionel Messi. Pelatih La Roja ini telah lama mengagumi talenta asal Amerika Selatan yang saat ini menjadi ujung tombak Atletico Madrid, dan memandangnya sebagai potongan puzzle yang hilang bagi juara Eropa tersebut.
Spanyol mungkin memiliki salah satu skuad terkuat di Piala Dunia 2026, namun hal itu tak menghentikan perdebatan sengit seputar satu posisi tertentu. Meskipun memiliki kiper kelas dunia seperti David Raya dan Joan Garcia, pelatih kepala Luis de la Fuente tetap teguh mendukung Unai Simon. Data statistik yang tidak menguntungkan bagi kiper asal Athletic Club ini memang tak bisa diabaikan, namun jangan berharap ada perubahan dalam waktu dekat.
Pelatih kepala Spanyol, Luis de la Fuente, dengan tegas membela Rodri setelah munculnya kritik pasca laga pembuka Piala Dunia 2026 La Roja yang berakhir tanpa gol melawan Cape Verde. Gelandang Manchester City itu dituduh memperlambat alur permainan Spanyol, namun sang pelatih kepala membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa gelandang tersebut tetaplah pemain terbaik di dunia.
Setelah hasil imbang 0-0 yang memalukan melawan Kap Verde pada laga pembuka Piala Dunia, media Spanyol menyerang juara Eropa tersebut. Di sisi lain, pelatih tim nasional Luis de la Fuente tampak tenang.
Pelatih kepala Spanyol, Luis de la Fuente, meminta para pendukung untuk tetap tenang setelah juara Eropa itu harus puas dengan hasil imbang 0-0 yang mengecewakan melawan Cape Verde, yang baru pertama kali berlaga di Piala Dunia. Meskipun menguasai bola dan mendominasi lapangan, La Roja gagal mencetak gol dalam laga pembuka Grup H mereka di Atlanta.